Miss Earth Trenyuh Mengetahui Penyu Makan Plastik Miss Earth 2018 peduli Laut Bersih. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

MENJAGA lingkungan itu tidaklah susah. Sebenarnya kamu cukup menimbulkan rasa peduli dalam diri mengenai pentingnya kebersihan lingkungan. Karena, pencemaran lingkungan sebenarnya murni karena ulah manusia.

Nah, yang rugi sebenarnya bukan kamu saja. Hewan dan tumbuhan bisa terkena imbasnya. Terlebih lagi kalau masalah utamanya kamu suka membuang sampah sembarangan. Lingkungan laut bisa menjadi korban. Sebab, sampah yang tidak dibuang pada tempatnya akan mengalir ke lautan.

Adinda Putri
Adinda Putri. Menyukai hewan dan menjaga lingkungan. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Bukan masalah laut menjadi kotor. Akan tetapi, tidak jarang sampah-sampah tersebut menjadi makanan 'salah' biota laut. Hal tersebut disampaikan Shabrina Andrawini, Education Officer Jakarta Aquarium. "Yang kasihan penyu. Makanan penyu kan ubur-ubur. Penyu gak bisa membedakan plastik dan ubur-ubur," tuturnya kepada merahputih.com, Selasa (3/7).

Menurut Shabrina, plastik saja sulit didaur ulang. Apalagi jika dikonsumsi oleh mahluk hidup. Tidak mungkin plastik dapat dicerna. "Di Bumi saja enggak bisa didaur ulang apalagi di perut penyu," sambungnya. Intinya plastik amat tidak bersahabat baik untuk lingkungan maupun mahluk hidup.

Risya Monika
Risya Monika. Ingin terjun membersihkan sampah. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Terkait hal ini, finalis Miss Earth Indonesia pun memberikan tips singkat bagaimana menjaga lingkungan hidup. Contohnya bagi finalis asal Surabaya ini, Adinda Putri. Menurutnya, untuk menjaga kelestrian lingkungan perlu dimulai dengan membangun rasa peduli terhadap hewan. Sebab lingkungan juga merupakan habitat hewan. "Saya pribadi menyukai hewan. Dengan rasa tersebut akan timbul menjaga lingkungan," imbuhnya.

Selain Adinda, finalis asal Palembang, Risya Monika, menghimbau agar tidak membuang sampah sembarangan. Pasalnya, tempat akhir sampah tersebut adalah lautan. Sehingga sampah yang dibuang sembarangan diperkotaan saja akan menuju lautan. "Sampah itu ujung-ujungnya ke laut," ujarnya.

Risya pribadi tidak hanya berangan-angan atau berwacana saja. Ia memiliki keinginan di masa depan untuk terlibat dalam aktivitas pembersihan sampah. Apalagi jika ia nanti terpilih sebagai Miss Earth Indonesia. "Tapi jujur aku bermimpi banget bisa bersihin sampah di laut," kata Risya.

bella martha
Bella Martha. Sudah seharusnya semua orang peduli pada sampah. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Yang terpenting, adalah saran yang disampaikan oleh Bella Martha. Meskipun ia adalah kontestan asal Jakarta, wanita berkulit sawo matang ini memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Ia sependapat agar masyarakat membangun rasa peduli untuk membuang sampah pada tempatnya.

Ditambah, pentingnya setiap orang merubah gaya hidup pemakaian plastik. Dalam hal ini adalah pemakaian sedotan plastik. Sebaiknya kata Bella, penggunaan sedotan plastik diganti dengan sedotan bambu dan alumunium. "Ini small act, tapi big impact," tukas Bella.

Nah, sahabat Merah Putih, yuk bersama-sama jaga lingkungan hidup. Kasihan lo, gara-gara manusia, hewan maupun tumbuhan bisa terkena imbasnya. (ikh)

Kredit : digdo


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH