Misbakhun Klaim Mudik Lancar Sebagai Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur Anggota DPR M Misbakhun (Foto: fraksigolkar.or.id)

MerahPutih.Com - Mudik Lebaran 2018 tampak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data dan catatan Masyarakat Transportasi Indonesia, arus mudik tahun ini relatif lancar. Meski masih ada sedikit titik macet namun tidak separah tahun lalu atau saban tahun lampau.

Kelancaran arus mudik dan berkurangnya keluhan para pemudik menurut politikus Golkar M Misbakhun ditopang dengan gencarnya pembangunan infrastruktur pemerintahan Presiden Jokowi.

"Kelancaran para pemudik terutama di Pulau Jawa, membuat waktu tempuh antarkota dan antardaerah di Pulau Jawa menjadi lebih singkat," kata Mukhammad Misbakhun melalui pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (14/6).

M Misbakhun
Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun (Foto: fraksigolkar.or.id)

Anggota Komisi XI DPR RI ini menegaskan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menggenjot pembangunan infrastruktur selama dua tahun ini telah memberikan efek luar biasa, yang manfaatnya dirasakan langsung para pemudik melalui jalur darat di Pulau Jawa.

"Mudik Lebaran 2018 di Pulau Jawa menjadi sangat lancar dan minim kendala," katanya.

Menurut Misbakhun sebagaimana dilansir Antara, faktor kunci kelancaran arus mudik lebaran sampai H-1 atau Kamis hari ini, adalah pembangunan infrastruktur jalan tol yang saling menyambung pada ruas jalur pantai utara Pulau Jawa.

Kelancaran arus mudik Lebaran 2018 ini, kata dia, menjadi sangat fenomenal dan dipuji para pemudik, meskipun masih ada ruas jalan padat merayap, tapi masih bisa diurai, sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya setiap musim mudik lebaran selalu terjadi kemacetan dari kota ke kota.

Polisi mengatur arus mudik
Polisi sedang mengatur arus lalu lintas saat mudik (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Sementara pada mudik lebaran kali ini, kata Misbakhun, arus lalu lintas sangat lancar, meskipun masih ada ruas jalan padat merayap, tapi masih bisa diurai.

"Ruas jalan tol, meskipun belum seluruhnya selesai 100 persen, tapi beberapa ruas tol sudah dioperasikan sebagai jalan tol fungsionalkan dan dapat membantu mengurai kemacetan di beberapa daerah," katanya.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II, yakni Kota/Kabupaten Pasuruan dan Kota/Kabupaten Probolinggo, menilai pembangunan jalan tol yang begitu masif menunjukkan Presiden Joko Widodo bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Kini, siapa pun bisa menikmati hasil kerja keras pemerintahan Presiden Jokowi. Perlu ada kerendahan hati dari seluruh elemen bangsa Indonesia untuk mengakui hasil kerja Pemerintah saat ini," katanya.

Arus mudik kendaraan dari Jakarta
Antrian mobil melintasi jalur tol fungsional Salatiga-Kartasura saat melewati jembatan Kali Kenteng, Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Misbakhun juga memuji proses pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh BUMN infrastruktur secara masif dan tidak menimbulkan skandal besar.

"Pembangunan jalan tol ini juga tidak ada keterlibatan keluarga Pak Jokowi. Ini menjadi poin besar pada transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek infrastruktur," ujarnya.

"Transparansi tersebut dibuktikan dari hasil audit BPK untuk laporan keuangan Pemerintah Pusat yang memberikan opini WTP (wajar tanpa pengecualian), selama dua tahun berturut-turut," katanya.

Misbakhun juga tak menafikan kerja sama berbagai pihak sehingga proses mudik Lebaran tahun 2018 semakin lancar, terutama Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Polri, PT Jasa Marga dan instansi terkait lainnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kementerian Agama: 1 Syawal 1439 H Jatuh Pada Jumat 15 Juni 2018



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH