Miris, Sekitar 13 WNI di Arab Saudi Terancam Hukuman Mati Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal (Foto: rri.co.id)

MerahPutih.Com - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi terancam hukuman mati. Menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal ada 13 WNI yang sedang dalam proses hukum yang kemungkinan besar mendapat hukuman mati.

Pemerintah Indonesia saat ini terus melakukan pendekatan kepada Arab Saudi untuk meringankan hukuman para WNI tersebut.

"Yang jelas fokus pemerintah memastikan mereka terpenuhi hak-hak hukumnya, yang terpenting adalah pembelaan diri, mendapatkan penterjemah, dan proses peradilan yang fair," kata Iqbal dalam keterangan di Jakarta, Selasa (30/10).

Ilustrasi hukuman mati
Ilustrasi. (Pixabay)

Dari 13 WNI tersebut, salah satunya yakni Eti binti Toyib, sudah mendapatkan putusan "inkracht" sementara lainnya masih dalam tahap peradilan umum sehingga masih dapat diupayakan bebas dari hukuman mati.

Hukuman mati terhadap Eti pun sedang diupayakan keringanannya karena tergolong hukuman mati qisas, yang bisa dimaafkan oleh ahli waris korban dan kasusnya diselesaikan dengan diyat.

"Saat ini kami masih dalam pembicaraan dengan ahli waris. Kami meminta ahli waris menyampaikan tawaran tertulis mengenai persyaratan untuk pemaafan Eti. Sampai saat ini pemberitahuan tertulis untuk Eti binti Toyib belum disampaikan keluarga korban kepada hakim," ujar Lalu Muhammad Iqbal sebagaimana dilansir Antara.

Dalam rentang 2011-2018 tercatat 103 WNI dijatuhi hukuman mati di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 85 orang berhasil dibebaskan dari ancaman hukuman mati sementara lima orang lainnya telah dieksekusi sehingga tersisa 13 WNI yang masih diupayakan pembelaan hukumnya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Wapres Jusuf Kalla Berharap Bahasa Indonesia Ikuti Perkembangan Zaman



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH