Miris, Raja Keraton Agung Sejagat Pernah Tinggal di Bantaran Rel Kampung Bandan Raja Kerajaan Keraton Agung Sejagat Totok Santoso Hadiningrat dan Fanni Aminadia (permaisuri). Foto: Net

MerahPutih.com - Raja Keraton Agung Sejagat, Totok Santoso sempat tinggal di rumah kontrakan yang terbuat dari bedeng kayu berukuran 2x3 meter dipinggiran rel kereta Stasiun Kampung Bandan.

Namun, karena berdiri ilegal di pinggiran rel kereta api, maka bangunan tersebut sudah rata dengan tanah sekarang. Atau dengan kata lain, kontrakan tempat Toto sudah tidak ada lagi di sana.

Baca Juga

Pro Kontra Keraton Agung Sejagat, FSKN Minta Klarifikasi Kemendagri dan Kemendikbud

"Dia tinggal di kontrakan ukuran 2x3. Bangunan ini sifatnya bangunan non-permanen, sementara, karena bangunan ini di bantaran rel kereta api," ujar Lurah Ancol, Rusmin saat dikonfirmasi, Kamis (16/1).

Totok Santoso Hadiningrat (raja) dan Fanni Aminadia (permaisuri)
Totok Santoso Hadiningrat (raja) dan Fanni Aminadia (permaisuri)

Ketua RT 12 RW 05, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Manaf mengatakan kalau Toto hanya sebentar tinggal di sana.

Baca Juga

Pemkab Purworejo Tutup Keraton Agung Sejagat

Hal itu dilakukannya agar dia bisa memiliki Kartu Tanda Penduduk DKI Jakarta.

"Yang bersangkutan hanya singgah sebentar biar mempunyai KTP Kelurahan Ancol," kata dia lagi.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan Toto Santoso dan Fanni Aminadia yang mengklaim raja dan ratu keraton agung sejagat sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal penipuan.

Argo menjelaskan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik gabungan dari Polda Jateng dan Polres Purworejo melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pengumpulan alat bukti.

Baca Juga

Geger Keraton Agung Sejagat, Majelis Adat Kerajaan Nusantara: Dasar Historisnya Mana?

Keduanya dikenakan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang menyebarkan berita bohong dan 378 KUHP tentang penipuan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH