hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-1
Mira Lesmana Dahulukan Penonton Indonesia Mira Lesmana ingin filmnya dinikmati penonton Indonesia. (foto: MP/Iftinavia Pradinantia)
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-2
hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-7

FILM Indonesia semakin mendapat tempat di panggung dunia. Satu per satu film nasional berkesempatan untuk ditayangkan di luar negeri. Film-film nasional seperti Laskar Pelangi, Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak hingga Pengabdi Setan sudah diputar di berbagai negara.

Seolah tak ingin ketinggalan dengan film-film tersebut, karya terbaru Riri Riza dan Mira Lesmana berjudul Bebas juga akan ditayangkan di luar negeri. Baru juga film itu ditayangkan secara perdana pada Kamis (3/10), keduanya memastikan bahwa film tersebut akan ditayangkan di negeri jiran, Malaysia.

BACA JUGA: Kualitas Film Nasional Membaik, Rumah Produksi Asing Berlomba-Lomba Ingin Mendanai

Tak hanya diputar secara serentak di Indonesia dan Malaysia, film Bebas juga berpotensi diputar di Korea Selatan. Hal itu mengingat film Bebas merupakan adaptasi dari film Korea berjudul Sunny.

mira lesmana dan riri riza
Banyak film Indonesia yang tayang di luar negeri. (foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Tak hanya itu, proses produksi film tersebut juga mendapat dukungan besar dari rumah produksi terkenal Korea Selatan, CJ Entertainment. "Ada kemungkinan untuk diputar di Korea Selatan, tetapi kami utamakan dulu di Indonesia dan Malaysia," ucap Mira saat ditemui di acara IdeaFest, di Jakarta Convention Center, Jumat (4/10).

Walaupun kesempatan film mereka diputar di luar negeri terbuka lebar, ia dan Riri tak ingin gegabah memutarkan film tersebut di 'Negeri Ginseng'. Ada berbagai pertimbangan yang membuat keduanya harus berpikir berulang kali sebelum memutarkan film tersebut di Korea Selatan. "Taste film ini Indonesia sekali. Mulai dari gaya bahasa hingga diksi yang digunakan. Agak sulit jika harus diterjemahkan dalam bahasa asing, termasuk bahasa Inggris," ujarnya.

Selain itu, film yang mengisahkan persahabatan remaja di era 1995-an tersebut juga sengaja didedikasikan untuk para penonton Indonesia. "Kami prioritaskan untuk penonton Indonesia," tukasnya.(avia)

BACA JUGA: Waspadai Adiksi Digital Mengganggu Hidup

Kredit : iftinavia

hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-3

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-4
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-5