Minuman Bersoda Bisa Memicu Diabetes? Ini Penjelasan Ilmiahnya Minuman bersoda bisa memicu risiko diabetes (Foto: pixabay/lernestorod)

MINUM minuman bersoda dingin ditengah cuaca panas, tentunya akan sangat nikmat untuk meredakan rasa haus, selain itu tubuh pun menjadi lebih segar dan terasa dingin.

Tapi dibalik nikmatnya buih-buih dingin, terdapat bahaya minuman bersoda yang bisa menyerang tubuh, salah satunya ialah penyakit diabetes.

Baca Juga:

Cokelat, Susu Segar, dan Tolak Angin dalam Satu Racikan Minuman

Bicara soal minuman bersoda, satu kaleng minuman bersoda rata-rata mengandung 15 hingga 18 sendok teh gula dan lebih dari 240 kalori.

Selain jumlahnya yang tinggi dan dicerna cepat, gula dan kalori itu pun tak menurunkan asupan kalori pada menu makananmu.

Zat-zat itu hanya akan menambah jumlah kalor pada makanan harian kamu, jadi bukan sebagai pengganti. Dengan berlebihnya asupan kalori dan gula, ditambah rendahnya aktivitas fisik, membuat zat itu menjadi jarang digunakan. Hingga kalori dan gula pun akhirnya disimpan dan menumpuk di dalam tubuh.

satu kaleng minuman bersoda rata-rata mengandung 15 hingga 18 sendok teh gula dan lebih dari 240 kalori (Foto: pixabay/lernestorod)

Baca Juga:

Rp12,8 Juta untuk Secangkir Kopi, Apa Istimewanya?

Menggunungnya jumlah gula itu diduga berkaitan erat dengan diabetes. Terdapat bukti ilmiah yang menunjukan, jika minuman bersoda yang mengandung gula, mampu meningkatkan risiko berkembangnya penyakit diabetes tipe 2.

Lalu penelitian lainnya juga mengungkapkan, bahwa mengonsumsi satu maupun lebih minimuman soda dalam sehari, akan membuat tubuh lebih sulit mengelola gula darah.

Tak hanya gula darah yang sulit dikendalikan, risiko terserang sindrom metabolik pun jadi meningkat. Sindrom metabolik sendiri merupakan sekumpulan faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko diabetes, stroke dan penyakit jantung.

Seperti yang dilansir dari laman alodokter, faktor-faktor itu meliputi tingginya tekanan darah, kadar lemak dalam darah, lemak perut, kadara gula darah serta rendahnya tingkat kolesterol baik HDL.

Sebaiknya membatasi atau mengganti minum minuman bersoda dengan minuman yang lebih sehat (foto: pixabay/cote62)

Jika kamu ingin mengganti minuman soda biasa dengan dengan yang minuman soda rendah gula (diet soda), hasilnya tak lebih menyehatkan atau tak lebih baik.

Diet soda memang tak mengandung gula dan hanya mengandung sedikit kalori, atau bahkan tidak sama sekali. Tapi, diet soda biasanya mengandung pemanis buatan.

Disamping itu, menurut studi terdapat 66.118 perempuan selama 14 tahun, baik minuman bergula asli atau dengan gula buata, sama-sama meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Agar kamu tak terancam bahaya minuman bersoda seperti halnya diabetes, kamu bisa menggantinya dengan berbagai pilihan sehat, seperti air putih, smoothie buah, air jahe, cokelat panas, susu, air lemon, jus jeruk, teh hijau serta kopi dengan catatan semuanya tanpa menggunakan gula atau pemanis buatan. (ryn)

Baca Juga:

5 Makanan dan Minuman Sehari-hari yang Menjadi Penyebab Jerawat

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH