Minta Maaf ke Jokowi Karena Terlalu Keras, Prabowo: Saya Setengah Minahasa Setengah Banyumas Capres nomor urut 01, Joko Widodo (kiri), dan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto hendak berjabat tangan usai mengikuti debat capres keempat (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)

Merahputih.com - Debat Capres telah selesai. Baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto sudah menyampaikan gagasannya demi kemajuan bangsa.

Jokowi mengatakan, debat kali ini seru karena banyak perbedaan pendapat yang terjadi.

"Malam hari ini ingin menyampaikan melalui debat malam ini kita banyak perbedaan pendapat. Namun kita jangan pernah lupa bahwa yang terpenting adalah tentang debat tapi masa depan dan kesejahteraan bangsa kita," kata Jokowi di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Sabtu (30/3).

Dia mengatakan, debat kali ini memahami dan menyayangi rakyat dan bangsa. "Bagaimana mendengarkan dan mencarikan solusi pada bangsa dan negara ini," jelas dia.

Jokowi mengibarat seperti naik sepeda. "Saya senang naik sepeda dan sering rantainya putus, bahwa rantai persahabatan saya dengan pak Prabowo tak akan pernah putus. Juga tali persahabatan maruf amin pak prabowo dan sandiaga uno tak akan pernah putus tali sahabat dan silaturrahmi atar kita," kata Jokowi.

Sementara itu, Prabowo memohon maaf karena dirinya teelalu keras. "Maaf saya keras karena setengah Banyumas setengah Minahasa. Bapak kan Solo," jelas Prabowo seraya disambut tawa.

Ia mengaku hormat pada Jokowi sebagai Presiden. "Saya yakinkan bahwa saya bersahabat dgn tokoh2 semua, sahabat saya bu Mega mbak Yenny dan semua mas Pram," tutup dia. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH