Minta Formula E Dibatalkan, PDIP Desak Anies Alihkan Anggaran untuk Beli Vaksin Formula E. (Foto: Instagram/fiaformulae)

MerahPutih.com - Gubernur Anies Baswedan diminta untuk membatalkan perhelatan Formula E di Jakarta. Balapan itu tak mungkin dapat digelar karena masih tingginya kasus COVID-19 hingga saat ini.

Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menyarankan, anggaran balap mobil bertenaga listrik ini dimanfaatkan untuk masyarakat dengan membeli vaksin COVID-19. Sehingga, wabah virus corona bisa cepat hilang dari ibu kota.

Gilbert menghitung, total anggaran yang harus dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan dalam menyelenggarakan Formula E ini mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Baca Juga:

Revisi RPJMD, Ketua Komisi A DPRD DKI Minta Anies tak Masukan Event Formula E

Pemprov DKI sendiri telah membayar separuh commitment fee kepada penyelenggara Formula E sebesar Rp360 miliar sejak 2019, sisanya masih ada Rp200 miliar yang wajib dibayarkan supaya event ini bisa dihelat.

"Data terukur tidak langsung misalnya perubahan lapangan Monas yang sejak awal direncanakan berkaitan dengan Formula E, yang menelan biaya Rp28 miliar pada tahun 2019 dan Rp115 miliar pada 2020, total Rp143 miliar," papar Gilbert ketika dikonfirmasi, Selasa (26/1).

Tak sampai di situ, sambung Gilbert, masih diperlukan dana yang cukup besar misalnya biaya kerusakan akibat penebangan pohon yang ditanam kepala negara yang datang ke Indonesia di kawasan Monas selatan.

Di luar itu, lanjut Gilbert, ada dana penyertaan modal daerah (PMD) 2020 Rp305 miliar kepada Jakpro berkaitan Formula E, terdapat rincian antara lain Rp5 miliar untuk studi kelayakan, Rp600 juta untuk sosialisasi, Rp10 miliar untuk layanan umum dan lain-lain.

"Biaya ini tidak jelas apakah sudah dikeluarkan dan digunakan atau batal. Lalu biaya untuk negosiasi awal ke New York yang dilakukan oleh gubernur, 2019," kata Gilbert.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo di Lapangan Monas, Jumat (20/9/2019). ANTARA/Livia Kristianti/aa. (Antara/Livia Kristianti)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo di Lapangan Monas, Jumat (20/9/2019). ANTARA/Livia Kristianti/aa. (Antara/Livia Kristianti)

Gilbert melanjutkan, selain dana yang sudah disebutkan tersebut, ada juga biaya langsung berupa bank garansi sebesar Rp423 miliar di tahun 2020. Beberapa anggaran Formula E juga terdapat di beberapa SKPD lain seperti Dispora, Dishub seperti rencana pembelian sepeda dan Disparbud dengan jumlah yang tidak kalah besar.

"Biaya yang sudah keluar sebesar Rp1,1 triliun lebih," paparnya.

Menurut dia, anggaran itu cukup membeli vaksin yang lebih berkualitas seperti AstraZeneca untuk kebutuhan 18,3 juta warga Jakarta. Sebab, sudah 11 bulan warga dirundung rasa takut dan khawatir dengan kehadiran COVID-19 ini. Salah satu untuk mengatasinya pandemi dengan kehadiran vaksin.

"Harga vaksin AstraZeneca misalnya Rp60.000, dengan target vaksinasi DKI misalnya 7 juta, 2 kali suntikan jadi 14 juta. Bukan lalu menyerahkan penanganan COVID-19 ke pusat," ujar Gilbert.

Gilbert mengungkapkan, warga Jakarta tak semuanya bisa menikmati balapan mobil listrik itu. Hajatan tersebut kata dia, tak ada guna buat masyarakat apalagi kelas menengah ke bawah.

"Formula E yang tidak dibutuhkan masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga:

Indonesia tidak Masuk Kalender Formula E, JakPro Buka Suara

Sementara itu, anggota DPRD Fraksi PDIP Hardiyanto Kenneth meminta Gubernur Anies Baswedan untuk membatalkan rencana gelaran Formula E di Jakarta

Kenneth menilai, perhelatan ini sama sekali tidak penting untuk dilaksanakan. Apalagi, Jakarta kini tengah berkutat dengan pandemi corona.

“Acara tersebut juga tidak ada urgensi-nya sama sekali. Jadi tak perlu lah Pak Anies membuat acara Formula E ini," tegas Komisi D DPRD DKI ini. (Asp)

Baca Juga:

Desak Tarik Commitment Fee Formula E, Ketua Komisi E: Keputusan Ada di Anies

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Tak Diundang ke Kongres Demokrat karena Corona
Indonesia
Jokowi Tak Diundang ke Kongres Demokrat karena Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan tak akan datang dalam pembukaan Kongres V Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta.

Pemprov DKI: Kebijakan Kerja di Rumah Pengaruhi Kualitas Udara di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI: Kebijakan Kerja di Rumah Pengaruhi Kualitas Udara di Jakarta

Selain itu, Andono mengungkapkan, kebijakan kerja di rumah bukan merupakan faktor tunggal membaiknya kualitas udara.

Wuhan Mulai Perlonggar Akses Keluar-Masuk
Dunia
Wuhan Mulai Perlonggar Akses Keluar-Masuk

Penduduk setempat hanya perlu menunjukkan kartu keterangan sehat melalui ponsel berikut dokumen pengesahan dari atasan mereka di kantor.

7 Pelajar Papua Timba Ilmu di Tiga Universitas di Amerika
Indonesia
7 Pelajar Papua Timba Ilmu di Tiga Universitas di Amerika

Tujuh pelajar asal Papua mendapatkan kesempatan berharga untuk menimba ilmu di tiga universitas di Amerika Serikat.

DPRD Nilai Kesiapan DKI Hadapi Banjir Sudah Baik, tapi Gorong-gorong Harus Diwaspadai
Indonesia
DPRD Nilai Kesiapan DKI Hadapi Banjir Sudah Baik, tapi Gorong-gorong Harus Diwaspadai

Komisi D DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk mewaspadai adanya ancaman banjir yang bersumber dari gorong-gorong atau saluran mikro akibat sumbatan sampah di musim hujan.

Di Tengah Upaya Tekan COVID-19, Wagub Sentil Massa Tuntut Pembebasan Rizieq
Indonesia
Di Tengah Upaya Tekan COVID-19, Wagub Sentil Massa Tuntut Pembebasan Rizieq

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau Ariza meminta kepada simpatisan FPI untuk menempuh jalur hukum.

Gerindra Puas Terhadap Kinerja Anies Selama Pimpin DKI Jakarta
Indonesia
Gerindra Puas Terhadap Kinerja Anies Selama Pimpin DKI Jakarta

"Saya sependapat yah perasaannya sama lah kira-kira seperti itu lah. Kinerja pak Anies lebih 3 tahun ini memuaskan," terangnya

 Eks Kontributor Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI, HNW: Tak Sesuai TAP MPR
Indonesia
Eks Kontributor Playboy Dipilih Jadi Dirut TVRI, HNW: Tak Sesuai TAP MPR

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menilai Iman tidak memiliki pengalaman dalam mengatasi masalah seperti yang terjadi di TVRI sebagaimana yang diharapkan oleh Dewas TVRI.

Tetap Gelar Upacara 17 Agustus, Pemprov DKI Batasi Tamu
Indonesia
Tetap Gelar Upacara 17 Agustus, Pemprov DKI Batasi Tamu

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia tahun 2020 ini akan terasa berbeda dari tahun sebelumnya karena pandemi COVID-19.

Jokowi Kembali Sentil Menkes Soal Insentif Tenaga Kesehatan Yang Belum Cair
Indonesia
Jokowi Kembali Sentil Menkes Soal Insentif Tenaga Kesehatan Yang Belum Cair

"Kita tunggu apa lagi kalau anggarannya sudah ada?" tegas Jokowi.