Headline
 Minta Ditetapkan Jadi Anggota Dewan, Mulan Jameela cs Gugat Partai Gerindra Mulan Jameela artis yang juga caleg Gerindra (Foto: Instagram@mulanjameela1)

MerahPutih.Com - Sebanyak 14 caleg menggugat Partai Gerindra secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pihak tergugat dalam gugatan perdata itu adalah Dewan Pembina Partai Gerindra dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.

Baca Juga: Sekjen Partai Gerindra Sebut Hanya TPF Kecurangan Pemilu yang Bisa Selamatkan Demokrasi

Gugatan perdata ini teregister dengan nomor perkara 520/Pdt.Sus.Parpol/2019/PN JKT.SEL. Sidang kedua yakni pembacaan terkait gugatan akan digelar Rabu (17/7) besok.

Dari 14 nama tersebut terdapat keponakan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, R. Saraswati D Djojohadikusumo dan juga artis R. Wulansari alias Mulan Jameela yang ikut menggugat Partai Gerindra.

Partai Gerindra didugat para calegnya
Partai Gerindra didugat para calegnya (Foto: antaranews)

Selain keduanya, terdapat 12 kader yang menggugat, yakni Seppaiga, Nuraina, Pontjo Prayogo SP, Adnani Taufiq, Adam Muhammad, Prasetyo Hadi, Siti Jamaliah, Sugiono, Katherine A Oe, Li Claudia Chandra, Bernas Yuniarta dan dr. Irene.

Guntur mengatakan para penggugat mendesak agar Partai Gerindra menetapkan mereka (14 orang tersebut) sebagai anggota Legislatif dari Partai Gerindra.

"Jadi mereka menggugat agar ditetapkan jadi anggota legislatif dari Partai Gerindra ya," Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/7).

Baca Juga: Gerindra Satu-satunya Partai yang Belum Pernah Masuk Kekuasaan

Sidang sendiri akan segera dimulai.

"Karena ini cepat pada tanggal 10 (Juli) pembacaan gugatan dan jawaban. Kemudian ditunda untuk replik, Rabu (17/7) besok," pungkas Guntur.

Dihubungi secara terpisah, Wasekjen Gerindra Andre Rosiade menyatakan pihak Partai Gerindra menghormati Langkah Mulan Jameela dan 12 kadernya yang mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Mereka mencari keadilan, memperjuangkan nasibnya. Kami Partai Gerindra menghormati, silakan saja. Kamiakan mengikuti prosedur hukum yang berlaku, tandas Andre.(Knu)

Baca Juga: Caleg DPR Partai Gerindra Solo Jadi Tersangka Akibat Kampanye di Masjid

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aktivis Pertanyakan Revolusi Akhlak Rizieq Shihab
Indonesia
Aktivis Pertanyakan Revolusi Akhlak Rizieq Shihab

Pemerintah sepertinya tidak mempersulit proses kepulangan Rizieq

 KPK Segera Bahas Kasus Asabri dengan BPK
Indonesia
KPK Segera Bahas Kasus Asabri dengan BPK

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, usai pembahasan di tataran internal, BPK akan membahas kasus itu bersama dengan KPK, pada Kamis, (16/1) besok.

Anies Bersyukur COVID-19 di Jakarta Capai Rekor, Pengamat: Hanya Alibi
Indonesia
Anies Bersyukur COVID-19 di Jakarta Capai Rekor, Pengamat: Hanya Alibi

Pembatasan ruang gerak sepatutnya diberlakukan

Donald Trump Positif COVID-19
Dunia
Donald Trump Positif COVID-19

Presiden Amerika Serikat, Donald Trum beserta Ibu Negara, Melania Trump, dinyatakan positif COVID-19

 Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas
Indonesia
Pilkada Serentak 2020, Panglima TNI dan Kapolri Minta Anak Buahnya Jaga Netralitas

Hadi berharap para prajurit TNI-Polri dapat menerapkan arahan yang telah dia sampaikan agar Pilkada serentak 2020, khususnya di Kabupaten Kepulauan Morotai dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.

Jalani Pemeriksaan Darah Tes Uji Vaksin Corona, Ridwan Kamil: Mohon Doanya
Indonesia
Jalani Pemeriksaan Darah Tes Uji Vaksin Corona, Ridwan Kamil: Mohon Doanya

“Mohon doanya bahwa pengambilan darah pertama ini hasilnya bagus, kemudian (pengambilan) darah kedua pada Desembernya juga hasilnya bagus, mengonfirmasi kesuksesan (uji klinis) vaksin,” kata Kang Emil.

Antrean Ambulans di RS Darurat Wisma Atlet karena Mengantar Pasien OTG
Indonesia
Antrean Ambulans di RS Darurat Wisma Atlet karena Mengantar Pasien OTG

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9) malam.

DPR Minta Pemerintah Bikin Protokol Kesehatan Lebih Detail
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Bikin Protokol Kesehatan Lebih Detail

Kepatuhan masyarakat terhadap protokol yang dibuat dibangun secara ketat dan disiplin

Pengendara Kesal Demo Warga Priok di Kemenkuham Bikin Macet Jalanan
Indonesia
Pengendara Kesal Demo Warga Priok di Kemenkuham Bikin Macet Jalanan

"Iya macet banget bikin kemacetan panjang. Mereka nutup jalan dan motor parkir sembarangan di tengah jalan Kuningan," kata Rizki

 PAN Belum Tentukan Sikap Dalam Pemilihan Wagub, Zita: Kita Tunggu Instruksi DPP
Indonesia
PAN Belum Tentukan Sikap Dalam Pemilihan Wagub, Zita: Kita Tunggu Instruksi DPP

"Intinya, kita di PAN, sami'na Wa atho'na (kami mendengar, kami taat), kita taat, apapun keputusan DPP, kita jalani," jelasnya.