Minimalkan Risiko, TNI dan Brimob Dinilai Perlu Dikerahkan Bantu Tangkap Rizieq Pendiri FPI Rizieq Shihab. (MP/Dery Ridwansah)

Merahputih.com - Pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bakal menangkap Rizieq Shihab cs menimbulkan pertanyaan. Terutama soal keberanian Polri menindak pentolan FPI yang jadi tersangka pelanggaran protokol kesehatan itu.

Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menilai, TNI dan Brimob perlu diturunkan langsung untuk menangkap Rizieq. Mengingat massa dan militansi para pengikutnya kerap merepotkan Polisi. Kekuatan aparat tentu akan diterjunkan sesuai dengan tingkat kerawanan dan ancaman yang ada.

"Yang penting bisa meminimalkan risiko yang bisa terjadi," ujar lulusan Program Doktoral Kajian Ilmu Intelijen UI ini kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (11/12).

Baca Juga

BREAKING: Rizieq Resmi Tersangka Kasus Kerumunan Hajatan Anaknya

Polri juga diminta tegas dan juga cermat. Penetapan tersangka pasti sudah dengan minimal dua alat bukti. "Jika memang ada pelanggaran hukum dalam kasus tersebut maka penegakan hukum harus dilakukan," jelas Stanislaus

Stanislaus melanjutkan, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga aturannya harus dijalankan. Namun perlu strategi yang tepat mengingat ada silang pendapat dalam kasus ini dan ada basis massa yang pro dan kontra.

Potensi aksi massa dampak dari resistensi penegakkan hukum kemungkinan ada. Untuk itu langkah yang paling tepat bagi polri adalah menjaga profesionalisme.

"Selama semua tindakan sudah dilakukan dengan profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku tidak perlu khawatir," ungkap Stanislaus.

Seperti diketahui, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengultimatum kepada para tersangka kasus kerumunan di di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto: MP/Kanu
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat konpers penetapan tersangka Rizieq Shihab. Foto: MP/Kanu

Polisi menegaskan siap menangkap para tersangka. “Habib Rizieq akan kita tangkap!” ujar Fadil menegaskan, di Polda Metro Jaya.

“Kepada para tersangka, penyidik akan melakukan penangkapan. Kami ulangi, kami akan melakukan penangkapan!” terang Fadil menegaskan kembali, dalam pernyataan resminya.

Polda Metro Jaya telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus kerumunan massa yang terjadi di Petamburan. Salah satu yang ditetapkan sebagai tersangka ialah pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab.

"Ada enam yang ditetapkan sebagai tersangka. Yang pertama sebagai penyelenggara sudara MRS sendiri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam konferensi pers, Kamis (10/12).

Terhadap penetapan tersangka itu, Polda Metro juga telah melayangkan surat pencegahan keluar negeri ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Selain Rizieq Shihab, penyidik Polda Metro Jaya menetapkan lima orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehatan.

Baca Juga

Polisi Tegaskan Punya Dasar Lakukan Upaya Paksa Terhadap Rizieq dkk

Kelimanya terdiri dari panitia atau penyelenggara kegiatan resepsi pernikahan putri Habib Rizieq di Petamburan pada November lalu. Para tersangka lainnya itu dikenai pasal berlapis, di antaranya Pasal 160 dan Pasal 216 KUHP.

Pengacara Rizieq Aziz Yanuar menuturkan, pihaknya masih belum berencana mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan kliennya sebagai tersangka oleh tim penyidik Polda Metro Jaya terkait perkara dugaan tindak pidana pelanggaran protokol kesehatan COVID-19.

Aziz juga menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka dan rencana penangkapan kliennya oleh tim penyidik Polda Metro Jaya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina
Indonesia
Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina

Anies Salat Id bersama keluarga besarnya di halaman belakang rumahnya dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.

Pentolan FPI Susul Rizieq Shihab Ditahan Karena Pelanggaran Prokes
Indonesia
Pentolan FPI Susul Rizieq Shihab Ditahan Karena Pelanggaran Prokes

Tujuh tersangka yang ditahan karena pelangaran protokol kesehatan adalah Rizieq Shihab, Haris Ubaidillah, Ali bin Alwi Alatas, Maman Suryadi, Sobri Lubis, Idrus dan Hanif Alatas.

[HOAKS atau FAKTA]: Uap Panas Hasil Rebusan Cuka Dapat Obati COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Uap Panas Hasil Rebusan Cuka Dapat Obati COVID-19

Cosmo City Vibes mengunggah narasi yang menyatakan uap air panas hasil rebusan daun jambu, jahe, bawang putih, lemon, bawang merah, dan cuka dapat mengobati COVID-19.

Anies: JIS Kebanggaan Warga Jakarta, Kita Boleh Bersyukur dan Bangga
Indonesia
Anies: JIS Kebanggaan Warga Jakarta, Kita Boleh Bersyukur dan Bangga

"JIS adalah kebanggaan bagi warga Jakarta. Ini dibiayai lewat uang pajak dari seluruh warga Jakarta. Jadi, bukan hadiah dari perusahaan A, perusahaan B, tapi ini sebuah kerja besar dari pajak rakyat Jakarta dan kita boleh bersyukur, boleh bangga," ucap Anies

Selama Bersandar di Babel, KRI Semarang-594 Produksi 41 Tabung Oksigen Ukuran 6m3
Indonesia
Selama Bersandar di Babel, KRI Semarang-594 Produksi 41 Tabung Oksigen Ukuran 6m3

Kehadiran KRI Semarang-594 sangat membantu Kabupaten Belitung dalam menghadapi dan melewati krisis oksigen

Lurah di Jakarta Pusat Diminta Aktif Jemput Bola Tes COVID-19 Pemudik
Indonesia
Lurah di Jakarta Pusat Diminta Aktif Jemput Bola Tes COVID-19 Pemudik

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi meminta Lurah mendatangi kediaman warga yang pulang kampung saat larangan mudik Lebaran 2021 untuk melaksanakan tes COVID-19.

Pemkot Bogor Ingatkan Pengelolaan Kebun Raya Harus Perhatikan Kearifan Lokal
Indonesia
Pemkot Bogor Ingatkan Pengelolaan Kebun Raya Harus Perhatikan Kearifan Lokal

Pemkot Bogor meminta kepada PT MRN untuk menghentikan semua aktivitas Glow selama proses selama proses evaluasi tersebut berlangsung.

Ini Sanksi Pemprov DKI untuk Kantor Paksa Karyawan Masuk saat PPKM Darurat
Indonesia
Ini Sanksi Pemprov DKI untuk Kantor Paksa Karyawan Masuk saat PPKM Darurat

Pemprov DKI Jakarta akan memberi sanksi kepada perusahaan non-esensial dan non-kritikal yang tetap memaksa pegawainya bekerja di kantor selama PPKM Darurat.

Ada Yang Masuk Kerja, TransJakarta dan MRT Ramai Saat Pagi Hari
Indonesia
Ada Yang Masuk Kerja, TransJakarta dan MRT Ramai Saat Pagi Hari

Umumnya penumpang TransJakarta merupakan pegawai yang bekerja di sekitar Jalan Thamrin dan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Central Data Technology Gugat Anak Usaha Multi Buana Grup Senilai Rp16 Miliar
Indonesia
Central Data Technology Gugat Anak Usaha Multi Buana Grup Senilai Rp16 Miliar

Gugatan ini diajukan lantaran PT Buana Artha Tekno Sains yang merupakan bagian dari Multi Buana Grup tak kunjung membayar atas jual beli yang terjadi antara kedua perusahaan.