Otomotif
Mini Hanya Jual Mobil Listrik di 2030 Dalam waktu dekat Mini akan produksi kendaraan listrik yaitu Mini Cooper SE. (Foto: unsplash/Devon Janse)

MOBIL kecil yang diproduksi oleh British Motor Corporation (BMC), Mini, akan mengubah strategi penjualannya. Pada pertemuan tahunan perusahaan, mereka mengumumkan hanya akan menjual Mini model konvensional sampai akhir 2025.

Mini menargetkan mobil listrik sudah bisa mewakili 50 persen total penjualan global pada 2027. Model seperti Cooper, Countryman, dan Clubman kemungkinan akan jadi mobil listrik.

Baca juga:

Mengintip Mobil Listrik Termurah di Dunia, Hanya Rp13 Juta

Bukti keseriusan 'anak' BMW atas mobil rendah emisi ini, akan memainkan peran penting dalam elektrifikasi si Mini dengan melakukan usaha patungan bersama pabrik China Great Wall Motor. Hal ini menjadi kunci produsen dalam mencapai target emisi.

Mini menargetkan mobil listrik sudah bisa mewakili 50 persen total penjualan global pada 2027. (Foto: unsplash/Devon Janse)

Keputusan ini juga sejalan dengan komitmen menggunakan listrik sepenuhnya dan mengakhiri penjualan bertenaga gas mulai 2030. Mereka juga menghindari denda undang-undang emisi kendaraan eropa pada 2021 yang semakin ketat. Kemitraan ini akan membuat mobil listrik pertama yang dibuat di Tiongkok untuk pasar negara itu muncul pada 2023.

Mini rupanya telah menjual satu model listrik murni, yaitu Mini Cooper SE, yang dirilis di Australia pada akhir 2020. Rencananya Mini juga akan merilis mobil listrik versi PHEV (plug in hybrid vehicle). Dari 15 persen penjualan mobil listrik dari semua penjualan BMW eropa, Mini sudah menjual 17.580 unit Cooper SE pada paruh kedua 2020 di seluruh dunia.

Baca juga:

Mobil Listrik Pertama dengan Tenaga Surya

Mini menyumbang sekitar 12,5 persen dari penjualan BMW di seluruh dunia, atau hanya di bawah 300 ribu unit. Selain Mini, produsen mobil asal Eropa telah mengungkap rencana lebih ambisius untuk menghentikan teknologi mobil konvensional, demikian diberitakan CNN.

Mini menyumbang sekitar 12,5 persen dari penjualan BMW di seluruh dunia. (Foto: unsplash/Lance Anderson)

Perusahaan mobil dari Swedia, Volvo juga ungkap rencana hentikan teknologi mobil konvensional. Volvo berpendapat 'tidak ada masa depan' bagi mesin pembakaran dan sepenuhnya akan mulai menggunakan listrik di 2030.

Grup Volkswagen juga ingin meningkatkan proporsi penggerak listrik murni di Eropa menjadi 70 persen di tahun itu. Sebelumnya perusahaan itu hanya menyebut 35 persen.

Masih milik Volkswagen, Porsche berencana 80 persen armadanya akan bertenaga hybrid atau listrik murni pada akhir dekade ini. Bos Daimler (Mercedes-Benz) Ola Kallenius juga berjanji target yang diterapkan sebelumnya untuk mencapai seperempat penjualan pada 2025. Setengah dari penjualan dengan mobil listrik dan hibrida pada 2030 harus dicapai lebih awal. (ans)

Baca juga:

Volkswagen Akan Rilis Mobil Listrik dengan Harga Terjangkau

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pentingnya Siaga Pertolongan Pertama di Rumah
Fun
Pentingnya Siaga Pertolongan Pertama di Rumah

Siapkan selalu kotak pertolongan pertama di rumah.

That's No Moon, Studio Berisikan Para Veteran Developer Game Ternama
Fun
That's No Moon, Studio Berisikan Para Veteran Developer Game Ternama

Nama-nama besar dalam dunia game bergabung di satu studio.

Sosok Pemudi Jagoan Negeri Aing Lulusan S3 Termuda Teknik Industri
Hiburan & Gaya Hidup
Sosok Pemudi Jagoan Negeri Aing Lulusan S3 Termuda Teknik Industri

Bidang studinya, Departemen Teknik Sistem dan Industri.

Kota Kelahiran Virgil Abloh Tetapkan 1 Desember Jadi 'Virgil Abloh Day'
ShowBiz
Kota Kelahiran Virgil Abloh Tetapkan 1 Desember Jadi 'Virgil Abloh Day'

Walikota Rockford, Tom McNamara mengumumkan hal tersebut lewat upacara khusus.

Karpet ‘Pontifex’ Milik Paus Fransiskus Dijadikan NFT
Fun
Karpet ‘Pontifex’ Milik Paus Fransiskus Dijadikan NFT

Karpet itu sendiri ditenun secara khusus oleh seorang perempuan pengrajin dari Afghanistan.

Kasus COVID-19 Bisa Kembali Meningkat pada Musim Hujan
Hiburan & Gaya Hidup
Kasus COVID-19 Bisa Kembali Meningkat pada Musim Hujan

Kondisi cuaca ekstrem dan banyak orang yang abai prokes mungkin meningkatkan kasus COVID-19.

Alasan Riri Riza Gandeng Aktris Caitlin North Lewis
ShowBiz
Alasan Riri Riza Gandeng Aktris Caitlin North Lewis

Caitlin North Lewis berperan sebagai Laura di film Paranoia.

Ini Tanda-Tanda Ketika Self-love Sudah Mengarah ke Egoisme
Fun
Ini Tanda-Tanda Ketika Self-love Sudah Mengarah ke Egoisme

Jangan terus memberi makan egomu sendiri

Mengapa Daging Kambing Sering Dikaitkan dengan Kolesterol?
Fun
Mengapa Daging Kambing Sering Dikaitkan dengan Kolesterol?

Daging kambing bisa meningkatkan kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.

‘Dexter’ Kembali Menyapa Penggemar di November 2021
Fun
‘Dexter’ Kembali Menyapa Penggemar di November 2021

Dexter sempat berakhir tapi akan dilanjutkan kembali.