Milton Crosby Kandidat Terkuat Gubernur Kalbar Versi IDM Milton Crosby. (Foto: www.facebook.com/milton.crosby)

MerahPutih.com - Lembaga survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menyebut mantan Bupati Sintang Milton Crosby sebagai kandidat terkuat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar 2018 mendatang. Prestasi yang dimiliki Milton menjadi alasan ia dipilih masyarakat Kalbar untuk menggantikan Cornelis.

Klaim tersebut dirilis IDM berdasar hasil survei terbarunya yang dilaksanakan pada 24 September hingga 5 Oktober 2017 lalu.

"Hal ini teruji dengan Pendapat 89,4 persen Responden dalam survei yang menyatakan Milton Crosby punya prestasi memuaskan selama memimpin Kabupaten Sintang dan dekat dengan masyarakat," kata Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel dalam keterangan tertulisnya, Jum'at (13/10).

Fahmi mengungkapkan bahwa survei ini dilakukan untuk menguji tingkat elektabilitas beberapa tokoh yang santer dikabarkan akan maju dalam Pilgub Kalbar tahun depan.

Selain Milton, beberapa nama lainnya adalah Bupati Mempawah Ria Norsan, Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, mantan Bupati Landak Adrianus Asia Sidot, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalbar Kartius, anggota DPR Lasarus dan Bupati Landak Karolin Margaret Natasya.

"Tingginya penilaian masyarakat terhadap Milton yang dianggap mampu dan cakap memimpin Kalbar karena selama ia menjabat sebagai Bupati Sintang, terbukti Sintang adalah kabupaten dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi dan pengurangan kemiskinan di atas rata-rata provinsi Kalimantan Barat. Hal ini sesuai dengan Analisis Pembangunan Wilayah Provinsi Kalimantan Barat 2015 yang dikeluarkan BPS," ungkap Fahmi.

Masih dalam kategori yang sama, posisi kedua ditempati oleh Ria Norsan yang meraih 75,7 persen suara responden. Menurut Fahmi, hasil tersebut dikarenakan Ria Norsan memiliki prestasi yang tak kalah dengan Milton selama memimpin Melawan.

Sementara itu, Milton dan Ria Bosan juga dipilih oleh koresponden sebagai kandidat yang akan dipilih masyarakat Kalbar pada Pilgub mendatang.

Menurut Fahmi, Milton dan Ria masing-masing mendapat 25,8 persen dan 14,4 persen dari 2.317 responden

Posisi berikutnya ditempati Hildi Hamid denfan 12,8 persen, Sutarmidji 11,3 persen, Lasarus 10,3 persen, dan Suryadman Gidot 3,3 persen.

"Sementara Kartius 2,2 persen, Adrianus Sidot 3,1 persen, serta Putri Gubernur Kalimantan Barat Karolin hanya dipilih oleh 8,2 persen responden. Sedangkan yang tidak memberikan jawaban sebanyak 8,6 persen," ujar Fahmi.

Fahmi juga menjelaskan bahwa hampir 85,6 persen masyarakat Kalbar menilai dan merasakan buruknya kinerja Pemprov Kalimantan Barat yang dipimpin Cornelis selama 10 tahun belakangan ini.

"Hal ini yang menyebabkan masyarakat menilai Karolin memiliki tingkat akseptabilitas dan kapabilitas yang rendah untuk memimpin Kalbar," tukasnya.

Fahmi mengatakan jika jajak pendapat i i dilakukan dengan wawancara dan pengisian kuisioner kepada masyarakat Kalbar yang telah dipilih secara acak (random) sebagai sampel.

"Responden sebanyak 2.317 orang dari 3 Kota dan 11 Kabupaten di Kalimantan Barat mengunakan metode multistage random sampling. Dengan Tingkat Kepercayaan Survei 95 persen dan Margin of error sebesar kurang lebih 2,04 persen," tutup Fahmi. (Pon)

Baca juga berita terkait Survei dalam artikel berikut: Jelang Pilkada Sulsel, Nama Rivai Ras Muncul Sebagai Sosok Alternatif



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH