Millennial Jadi Penyebab Meningkatnya Harga Bitcoin Milennial mengikuti arus naik turun harga bitcoin (Foto: Pexels/rawpixel.com)

MATA uang elektronik bitcoin masih agak asing di Indonesia. Tapi, kalangan tertentu sangat paham mengenai bitcoin ini. Apalagi bagi para gamer. Transaksi jual beli di dalam game, menggunakan mata uang elektronik tersebut.

Layaknya sebuah mata uang asli. Harga bitcoin bisa meningkat setiap harinya. Bisa mencapai belasan ribu dolar per kepingnya. Rupanya, dibalik meningkatnya harga bitcoin, ada peran dari kalangan milennial.

Ya, milennial bukan cuma eksis di media sosial atau main ke mal. Mereka juga mengikuti arus naik turun harga bitcoin. Enggak mengherankan jika mereka berani berinvestasi dengan cara itu. Hal tersebut diungkapkan Jordan Simanjuntak, manager Triv.

"Milennial memengaruhi harga bitcoin, karena mereka merubah pasar dan segalanya," ujarnya dalam acara Halal Bi Halal Crypto yang diselanggarakan Coinvestasi di Satrio Tower, Sabtu (22/6).

Transaksi bitcoin dilindungi blockchain (Foto: Pexels/David McBee)

Menurut Jordan, sudah sewajarnya millennial memengaruhi harga pasar bitcoin. Sebab, kalangan millennial tengah berada dalam usia yang produktif. Sehingga mereka enggak ragu untuk mencari cara baru dalam berinvestasi.

Apalagi transaksi bitcoin juga dilindungi teknologi blockchain. Segala transaksi dalam berinvestasi pun akan aman dengan adanya teknologi itu.

Baca juga:

Selain Aman, Blockchain juga Transparan

Hal lain yang tentunya bikin milennial tertarik berinvestasi bitcoin, karena mereka punya banyak modal. "Millennial ini memiliki usia produktif dan mereka juga punya duit," tambahnya.

Investasi bitcoin lebih menguntungkan daripada jual beli tanah (Foto: Pexels/Pixabay)

Selain itu, millennial bukan satu-satunya penyebab meningkatnya harga bitcoin kata Jordan, jika bitcoin memiliki regulasi dari pemerintah, harga bitcoin akan semakin melonjak tinggi. "Semakin banyak negara meregulasi, bitcoin kayak 'keran' dibuka. Pemain saham dan reksadana bisa masuk," imbuhnya.

Jordan menyarankan agar siapapun berinvestasi menggunakan bitcoin. Karena naik turun harga bitcoin cukup stabil. Bahkan, harga bitcoin bisa mengalahkan nilai saham. "Saat saham turun Bitcoin malah Naik. Artinya Bitcoin adalah aset baru yang pergerakannya tidak mengikuti aset tradisional," paparnya.

Bahkan kata Jordan, investasi bitcoin lebih aman dan menguntungkan daripada jual beli tanah. Memang investasi jual beli tanah memiliki keuntungan besar. Sayangnya, itupun kalau laku. "Beli 1M, jual 1,5M, siapa yang beli?," tukasnya. (ikh)

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH