Miliki Kinerja Bagus, Guru PPPK Dijanjikan Bisa Jadi CPNS Guru tengah mengajar. (Foto: Kemendikbud).

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan guru akan tetap ada dalam formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Walaupun pada tahun ini, perekrutan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi fokus pemerintah.

"Kebijakan ini akan sejalan dan saling melengkapi," Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril dalam keteranganya, Selasa (5/1).

Ia menjelaskan, pemerintah tahun ini fokus melakukan perekrutan hingga satu juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga:

DPR Kritik Rencana Hilangnya Lowongan CPNS Guru

Pemerintah pun, mendorong para guru honorer serta lulusan pendidikan profesi guru melamar menjadi guru PPPK.

Nantinya, tegas ia, kinerja guru sebagai PPPK akan menjadi bagian dari pertimbangan penting dalam penerimaan CPNS.

"Kemendikbud terus berupaya memperjuangkan agar para guru mendapatkan kesempatan memperjelas status dan meningkatkan kesejahteraannya," kata Iwan.

Sebelumya, Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana menegaskan, guru akan beralih menjadi PPPK.

"Jadi bukan CPNS lagi. Ke depan mungkin kami tidak akan menerima guru dengan status CPNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," katanya.

Simulasi belajar. (foto: Antara)
Simulasi belajar. (Foto: Antara)

Pemerintah segera membuka seleksi bagi guru honorer atau non-PNS untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau kontrak. Jumlah formasi yang dibuka sebanyak satu juta guru.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) membuka jalan untuk mengangkat guru honorer menjadi PPPK. Pengaturan lebih rinci diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.

“Tahun 2021 pemerintah merencanakan melakukan seleksi terbuka bagi calon guru PPPK. Diharapkan dengan awal yang baik ini, persoalan status guru honorer secara bertahap dapat terselesaikan,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin beberapa waktu lalu. (Asp)

Baca Juga:

Seleksi 1 Juta Guru Honor Jadi PPPK Dimulai 2021

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Penyuplai Narkoba ke Pelaku Tawuran di Kawasan Jakarta Pusat
Indonesia
Polisi Tangkap Penyuplai Narkoba ke Pelaku Tawuran di Kawasan Jakarta Pusat

Polisi meringkus tiga orang terkait peredaran ganja di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Belasan Iklan Rokok Ditertibkan Satpol PP Petojo
Indonesia
Belasan Iklan Rokok Ditertibkan Satpol PP Petojo

Pencopotan itu sebagai tindak lanjut Seruan Gubernur (Sergub) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok.

Kementerian ESDM Kerahkan Teknisi Bantu Cari Nanggala 402
Indonesia
Kementerian ESDM Kerahkan Teknisi Bantu Cari Nanggala 402

Mereka bergabung dengan tim operasi gabungan yang dipimpin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak 22 April 2021 hingga nanti pada 28 April 2021.

Kemenhub Kebut Perbaikan Jalur KA Lintas Utara Jawa
Indonesia
Kemenhub Kebut Perbaikan Jalur KA Lintas Utara Jawa

Kementerian Perhubungan kebut perbaikan jalur kereta api lintas utara di Pulau Jawa tepatnya di petak antara Stasiun Lemahabang-Stasiun Kedunggedeh, Bekasi, Jawa Barat, pada Km 55 +100 hingga KM 54+500, karena air mulai surut.

Bos Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir Berharta Rp3 Miliar Lebih
Indonesia
Bos Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir Berharta Rp3 Miliar Lebih

Harta Adil Fadilah terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak

Masjid Istiqlal bakal Izinkan Salat Tarawih Selama Ramadan
Indonesia
Masjid Istiqlal bakal Izinkan Salat Tarawih Selama Ramadan

Pihak Masjid Istiqlal berencana menyelenggarakan shalat tarawih pada bulan Ramadan, April mendatang.

Pertemuan Stafsus Presiden dan Mendagri Bahas Pemenuhan Hak Disabilitas
Indonesia
Pertemuan Stafsus Presiden dan Mendagri Bahas Pemenuhan Hak Disabilitas

Pertemuan Tito dan Angkie membahas pemetaan dan pemenuhan hak untuk seluruh penyandang disabilitas.

Baru 60 Persen Daerah di Jawa Barat Bebas Buang Air Besar Sembarangan
Indonesia
Baru 60 Persen Daerah di Jawa Barat Bebas Buang Air Besar Sembarangan

Kepala daerah harus bisa membangun kota/kabupaten yang layak (bersih, aman, nyaman, sehat).

Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Miras
Indonesia
Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Miras

Polresta Surakarta, Jawa Tengah memusnahkan sebanyak 1.315 liter minuman keras berbagai jenis jelang Lebaran 1442 H. Minuman keras tersebut merupakan hasil operasi masyarakat (pekat) selama Januari-Mei.

Syarat Gratis Naik Bus Kita Trans Pakuan Bogor
Indonesia
Syarat Gratis Naik Bus Kita Trans Pakuan Bogor

Bus Kita Trans Pakuan Bogor akan mulai beroperasi pada Selasa (2/11). Selama masa uji coba, masyarakat bisa menikmati fasilitas transportasi terbaru di kota hujan itu secara grati