Migrasi ke TV Digital Hasilkan Penghematan Frekuensi dan Dorong Pertumbuhan Konten Lokal Kreatif Ilustrasi menonton televisi. Foto: pixabay/StockSnap

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama penyelenggara multipleksing telah siap menyukseskan program Analog Switch Off (ASO) tahap pertama tanggal 30 April 2022 yang tinggal menghitung hari.

Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik Philip Gobang menyatakan, kesiapan penghentian siaran analog ke digital merupakan momentum memasuki era transformasi digital. Bahkan, ASO dapat memberikan manfaat dalam penghematan frekuensi.

Baca Juga

Kominfo Pastikan Siaran TV Digital Paling Lambat 2 November 2022

"Program Analog Switch Off dapat menghemat ruang frekuensi, karena saat migrasi ke TV Digital akan terjadi efisiensi dan optimalisasi frekuensi yang paling nyata dalam penyiaran, diantaranya adalah banyak kanal siaran dalam jumlah yang lebih banyak," kata Philip dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/4).

Menurut Philip, kanal siaran dengan jumlah lebih banyak dan infrastruktur penyiaran seperti pemancar, antena dan saluran transmisi yang mampu melahirkan banyak program. Sehingga, selain penghematan frekuensi, migrasi TV digital akan membuka peluang bagi tumbuh kembangnya konten-konten lokal yang edukatif.

"Karena bila selama ini satu frekuensi hanya bisa dipakai untuk satu kanal, melalui migrasi ke siaran digital satu frekuensi bisa dipakai untuk mentransmisikan banyak siaran. Hal itu juga berdampak positif dari migrasi TV digital adalah munculnya kanal TV Baru," jelasnya.

Ia menjelaskan, tatanan baru dalam migrasi ke TV digital akan melahirkan insan-insan kreatif lokal. Karena anak muda akan memiliki peluang yang besar untuk menjadi konten kreator.

"Selain pertumbuhan konten lokal, migrasi TV digital juga mampu menstabilkan jaringan internet yang selama ini masih menjadi kendala di beberapa daerah, bahkan bisa memberikan dukungan yang luar biasa terhadap pengimplementasian 5G," tuturnya.

Philip menegaskan kesiapan penghentian siaran analog ke digital merupakan momentum memasuki era transformasi digital.

“Program Analog Switch Off yang akan dilaksanakan tahap pertama dua hari lagi merupakan suatu tuntutan di dalam transformasi digital, karena kita ketahui Indonesia sudah melakukan siaran TV analog sejak 6 dekade atau 60 tahun yang lalu," ujarnya.

Adapun tuntutan migrasi dari Tv analog ke TV digital sebagai bagian penting untuk terus beradaptasi dengan teknologi digital.

“Pada saat yang sama kita juga mesti mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang yang sangat cepat. Maka inilah momentum untuk kita beralih atau bermigrasi dari siaran tv analog ke TV digital,” katanya.

Baca Juga

Pemerintah Ajak Masyarakat Migrasi TV Digital

Menurut Philip, momentum siaran TV digital sangat tepat karena dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19 yang sejak lebih dari dua tahun terakhir menjadi tantangan tersebdiri bagi dunia, termasuk Indonesia.

“Karena terkait dengan migrasi TV analog ke digital kalau kita bandingkan dengan beberapa negara lain, termasuk negara-negara tetangga kita yang sudah bermograsi ke TV digital. Meskipun kita dibilang agak terlambat untuk bermigrasi, tetapi kita memanfaatkan momentum yang sangat tepat,” tuturnya.

Menurutnya, momentum pandemi COVID-19 tersebut juga kemudian ditegaskan melalui Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khusus di sektor pos, telekomunikasi dan penyiaran.

“Undang-Undang Cipta Kerja telah menetapkan bahwa dua tahun setelah disahkan, kita bermigrasi dari TV analog ke TV digital. Dan dua tahun setelah UU ditetapkan itu berarti paling lambat tanggal 2 November 2022,” ujarnya.

Berdasarkan amanat UU tersebut, Menkominfo Johnny G. Plate juga telah menetapkan tiga tahapan migrasi dari TV analog ke TV digital.

“Tahap pertama dua hari yang akan datang tanggal 20 April 2022, tahap kedua paling lambat pada 25 Agustus 2022 dan tahap ketiga pada 2 November 2022," jelasnya.

Melalui program ASO, Kementerian Kominfo terus mendorong masyarakat di seluruh pelosok tanah air agar secara bertahap memasuki era baru teknologi digital melalui pembangunan pembangunan infrastruktur digital.

“Bersamaan dengan itu, Kementerian Kominfo bersama berbagai mitra dan pemangku kepentingan terkait baik dari pusat hingga daerah-daerah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman apa pentingnya kita bermigrasi dari siaran analog ke digital,” tandasnya. (*)

Baca Juga

Migrasi TV Digital Dukung Pertumbuhan Siaran Televisi Komunitas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pembentukan Koalisi Dini Mengubah Tren di Pilpres 2024
Indonesia
Pembentukan Koalisi Dini Mengubah Tren di Pilpres 2024

Koalisi dini membuka percaturan baru, mengubah trend politik ke depannya.

DLH DKI Kerahkan 3.180 Petugas Kebersihan saat Malam Tahun Baru
Indonesia
DLH DKI Kerahkan 3.180 Petugas Kebersihan saat Malam Tahun Baru

"Minggu (1/1) subuh seluruh wilayah Jakarta sudah bersih dari sisa-sisa perayaan," kata Kepala Seksi Humas Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI, Yogi Ikhwan di Jakarta, Senin (26/12).

 Kuota BBM di Lokasi Acara Pertemuan G20 Ditambah
Indonesia
Kuota BBM di Lokasi Acara Pertemuan G20 Ditambah

Pertamina mengoperasikan satu unit mobil tangki BBM dengan kapasitas lima kiloliter yang ditempatkan di sekitar lokasi acara G20 guna melayani pengisian BBM bagi kendaraan peserta G20.

Surya Paloh Angkat Bicara Soal Wacana Duet Anies-Puan di Pilpres 2024
Indonesia
Surya Paloh Angkat Bicara Soal Wacana Duet Anies-Puan di Pilpres 2024

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh buka suara soal peluang duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di Pilpres 2024.

LPSK Khawatir Bharada E Tertekan saat Jalani Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
LPSK Khawatir Bharada E Tertekan saat Jalani Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) khawatir adanya potensi tekanan psikologis yang dialami Bharada E saat menjalani rekonstruksi

Ancaman Proses Hukum Menanti Netizen Buat Konten Ngemis Online
Indonesia
Ancaman Proses Hukum Menanti Netizen Buat Konten Ngemis Online

Di media sosial tengah ramai fenomena mengemis online terutama TikTok.

Respons Wakil Ketua Komisi II DPR soal Kabinda Sulteng jadi Pj Bupati Seram
Indonesia
Respons Wakil Ketua Komisi II DPR soal Kabinda Sulteng jadi Pj Bupati Seram

Namun, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang punya pendapat berbeda. Menurutnya, tidak ada larangan yang mengatur bahwa perwira TNI/Polri aktif tidak boleh menjadi Pj kepala daerah.

Partai NasDem Nonaktifkan Zulfan Lindan
Indonesia
Partai NasDem Nonaktifkan Zulfan Lindan

"Menonaktifkan (Zulfan Lindan) dari kepengurusan DPP Partai NasDem," tulis surat NasDem yang diterima MerahPutih.com, Kamis (13/10).

Pencak Silat Dapat Medali Emas, Ketua DPR: Memicu Cabor Lain untuk Lebih Berprestasi
Indonesia
Pencak Silat Dapat Medali Emas, Ketua DPR: Memicu Cabor Lain untuk Lebih Berprestasi

encak silat menyumbangkan medali emas lewat duet Riska Hermawan/Ririn Kinasih pada nomor seni ganda putri. Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat kepada atlet pencak silat Indonesia yang berhasil meraih emas dan perak pada ajang SEA Games 2021 di Vietnam.

KSP Tanggapi Klaim Kepulauan Riau dari Mantan PM Malaysia
Indonesia
KSP Tanggapi Klaim Kepulauan Riau dari Mantan PM Malaysia

KSP menanggapi pernyataan kontroversial Mahathir Mohamad tersebut yang mengklaim Kepulauan Riau merupakan bagian dari Malaysia.