Migrant Care Duga Bupati Langkat Parangin Lakukan Perbudakan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/1/2022). (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Bupati nonaktif Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, yang saat ini mendekam di KPK, diduga melakukan perbudakan modern di perkebunan sawit miliknya. Migrant Care mendapatkan laporan temuan adanya kerangkeng manusia di rumah Terbit Rencana.

"Di lahan belakang rumah Bupati tersebut, ditemukan ada kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi yang diduga kuat merupakan praktek perbudakan modern," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah dalam keterangannya, Senin (24/1).

Baca Juga:

Jadi Tersangka Suap, Bupati Langkat Punya Harta Puluhan Miliar

Terbit Rencana diketahui telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Pemkab Langkat. Kasus suap yang menjerat Terbit ini membuka kotak pandora atas dugaan kejahatan lain. Salah satunya, dugaan perbudakan modern terhadap pekerja perkebunan sawit.

Anis mengatakan, pihaknya akan melaporkan temuan kerangkeng manusia dan dugaan perbudakan tersebut kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pada hari ini.

"Atas laporan tersebut, Migrant Care akan membuat pengaduan ke Komnas HAM dan akan diterima oleh komisioner Komnas HAM Choirul Anam," ujar Anis.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (TRP) dalam laporan kekayaan pada KPK memiliki total kekayaan Rp 85.151.419.588. (Pon)

Baca Juga:

KPK Tahan Bupati Langkat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menko Airlangga Minta Anies Percepat Vaksin Booster
Indonesia
Menko Airlangga Minta Anies Percepat Vaksin Booster

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta kepada Pemerintah DKI untuk terus menggencarkan vaksin booster bagi warga yang mudik ke kampung halaman.

Warga Abaikan Prokes Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus COVID-19 di Kudus
Indonesia
Warga Abaikan Prokes Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus COVID-19 di Kudus

Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan tajam karena melonjaknya kasus COVID-19 pasca libur lebaran 2021.

20 Juta Keluarga Bakal Diberi BLT Minyak Goreng Rp 300 Ribu
Indonesia
20 Juta Keluarga Bakal Diberi BLT Minyak Goreng Rp 300 Ribu

Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada 20,5 juta keluarga pada pertengahan April 2022 ini.

KPK Sebut 95 Persen LHKPN Pejabat Negara Tidak Akurat
Indonesia
KPK Sebut 95 Persen LHKPN Pejabat Negara Tidak Akurat

"Di samping kecepatan verifikasi ini ternyata 95 persen LHKPN yang kita lakukan pemeriksaan, detail terhadap kebenaran isinya itu 95 persen memang tidak akurat secara umum," kata Pahala dalam webinar bertajuk 'Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat', Selasa (7/9).

Pasar Kratif Bandung Diharapkan Bikin UMKM Dapat Pasar Baru Saat PPKM
Indonesia
Pasar Kratif Bandung Diharapkan Bikin UMKM Dapat Pasar Baru Saat PPKM

Hadirnya Pasar Kreatif bisa mendorong semangat para pelaku UMKM untuk kembali pulih.

Panglima TNI Tanya 'Nasib' Mantan Menkes Terawan pada IDI
Indonesia
Panglima TNI Tanya 'Nasib' Mantan Menkes Terawan pada IDI

Polemik soal pencopotan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terus ramai dibahas. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa pun sampai didatangi Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi yang didampingi sejumlah anggotanya.

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Gibran Vaksin 500 Siswa
Indonesia
Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Gibran Vaksin 500 Siswa

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mulai merencanakan vaksinasi pelajar anak usia 12 -17 tahun, Rabu (4/8).

Eks Direktur KPK Sebut Respons Dewas Perkuat Dugaan Pelanggaran Hukum Lili Pintauli
Indonesia
Eks Direktur KPK Sebut Respons Dewas Perkuat Dugaan Pelanggaran Hukum Lili Pintauli

Dewas KPK menolak permintaan Novel Baswedan cs melaporkan dugaan pelanggaran pidana yang dilakukan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

Polda Metro Klaim Street Race Berimbas ke Sepinya Balapan Liar
Indonesia
Polda Metro Klaim Street Race Berimbas ke Sepinya Balapan Liar

Ajang balap liar khususnya yang kerap terjadi di bulan Ramadan selepas sahur semakin berkurang.

Ratusan Personel Satpol PP Jaga Titik Rawan Kerumunan di Jakpus
Indonesia