Microsoft Tunda Akusisi TikTok Microsoft dikabarkan menunda akusisi TikTok (Foto: anadoluagency)

BEBERAPA waktu lalu santer terdengar kabar perihal raksasa teknologi Microsoft ingin mengakuisisi TikTok. Namun, baru-baru ini negosiasi antara Microsoft dan ByteDance untuk mengakusisi TikTok dikabarkan tertunda.

Seperti yang dilansir dari laman The Verge, kabar tertundanya akusisi tersebut diketahui setelah Presiden Donald Trump meluncurkan pernyataan soal rencana itu. Saat ini negosiasi memang dikabarkan masih bisa terjadi, tapi kedua belah pihak ingin melihat terlebih dahulu situasi terkait sikap pemerintah AS pada TikTok.

Baca Juga:

Huawei Geser Samsung dan iPhone dalam Angka Penjualan Smartphone Global

Rencana Microsoft untuk mengakusisi TikTok dikabarkan tertunda usai pernyataan Donald Trump (Foto: gizguide)

Donald Trump sebelumnya mengumumkan rencananya untuk memblokir TikTok di Amerika Serikat. Presiden AS itu mengaku siap menandatangani dokumen untuk memerintahkan pemblokiran TikTok.

"Selama berbuhungan dengan TikTok, kami akan melarangnya di AS," ucap Trump.

Menurut laporan Bloomberg, Donald Trup mengatakan dia siap menandatangani dokumen untuk memerintahkan larangan tersebut hari ini, baik melalui perintah eksekutif atau kekuatan ekonomi darurat. "Saya akan menandatangi dokumennya besok," ucap Trump pada Jumat malam,(31/7)

Baca Juga:

WhatsApp Bisa Digunakan di Beberapa Ponsel dengan Nomor yang Sama?

Sebelumnya TikTok dikabarkan telah setuju untuk menjual operasinya di Amerika Serikat, guna menghindari pemblokiran dari pemerintah AS. Setelah itu Microsoft yang akan melindungi data-data pengguna TikTok di Amerika Serikat, yakni dengan cara mengakuisisi TikTok di AS.

Pemerintah AS telah meluncurkan ancaman untuk memblokir TikTok (Foto: pixabay/konkarampelas)

Terkait hal itu, pemerintah AS beberapa pekan lalu telah meluncurkan sejumlah ancaman untuk memblokir TikTok. Tapi, GM TikTok di Amerika Serikat, Vanessa Pappas bersikeras bahwa TikTok akan tetap beroperasi di Amerika Serikat, dan TikTok akan hadir di Amerika Serikat dalam waktu yang lama.

Seperti yang sebelumnya diberitakan, TikTok menuai kritik dari pemerintah AS lantaran rumor kekhawatiran data pengguna pengguna di Amerika Serikat, dikumpulkan setelah itu dikirim pada pemerintah Tiongkok. Tak hanya itu, ada pula tudingan TikTok sebaga mata-mata pemerintah Tiongkok.

Namun, TikTok bersikukuh tuduhan itu tidak benar. Karena TikTok menyebut data milik pengguna disimpan di luar Tiongkok dan tak akan memberikannya pada pemerintah Tiongkok. (Ryn)

Baca Juga:

Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan Cara Unik Lewat Snapchat

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH