Microsoft Rencanakan Menonaktifkan Bing di Eropa

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 29 November 2023
Microsoft Rencanakan Menonaktifkan Bing di Eropa
Microaoft harus mematuhi aturan yang dibuat oleh EEA. (Unsplash/Turag Photography)

PERUSAHAAN raksasa Microsoft berencana menonaktifkan fungsi pencarian web Bing dan menghapus Microsoft Edge pada Windows 11 di Wilayah Ekonomi Eropa (European Economic Area - EEA). Bahkan mereka menambahkan penyedia pencarian web khusus, termasuk Google jika mereka menginginkannya, ke dalam antarmuka Windows Search.

Melansir dari The Verge, semua perubahan yang dilakukan pada Windows 11 merupakan bagian dari adaptasi penting untuk mematuhi Aturan Pasar Digital Komisi Eropa (European Commission’s Digital Markets Act) yang akan berlaku sejak Maret 2024.

Baca Juga:

Keyboard di iPhone Lemot? Coba Atasi dengan Cara Ini

tekno
Bagian dari adaptasi penting untuk mematuhi Aturan Pasar Digital Komisi Eropa (European Commission’s Digital Markets Act) yang akan berlaku sejak Maret 2024. (Pixabay/Efes)

Sesuai dengan aturan itu, Microsoft wajib mematuhi sejumlah aturan mengenai interoperabilitas dan persaingan. Ini mencakup kemampuan pengguna untuk dengan mudah menghapus aplikasi yang telah diinstal sebelumnya. Dapat pula mengubah pengaturan default pada sistem operasi, asisten virtual, atau browser web yang mengarahkan ke produk dan layanan dari pihak yang mengendalikan akses pasar, dan menyediakan layar pilihan untuk layanan utama.

Selain menandai dengan jelas aplikasi mana yang merupakan komponen sistem di Windows 11, Microsoft juga merespons dengan menambahkan kemampuan untuk menghapus beberapa aplikasi. Seperti Camera, Cortana, Pencarian Web dari Microsoft Bing, Microsoft Edge dan Foto.

Hanya pengguna Windows 11 di EEA yang dapat sepenuhnya menghapus Microsoft Edge dan pencarian web Bing dari Pencarian Windows. Meskipun Microsoft dapat dengan mudah memperluas fitur ini ke semua pengguna Windows 1. Hanya saja, mereka membatasi fungsionalitas tambahan tersebut ke pasar EEA untuk mematuhi aturan.

Dilansir dari The Verge, Microsoft menjelaskan, "Windows menggunakan wilayah yang dipilih oleh pelanggan selama penyiapan perangkat untuk mengidentifikasi apakah PC berada di EEA. Setelah dipilih dalam pengaturan perangkat, wilayah yang digunakan untuk kepatuhan DMA hanya dapat diubah dengan mengatur ulang PC.”

Baca Juga:

Robot AI Pecahkan Masalah Oksigen di Mars

tekno
Mendapatkan akses ke fitur interoperabilitas baru untuk feed di papan Windows Widgets dan pencarian web di Windows Search. (Unsplash/Tadas Sar)

Di pasar EEA yang mencakup negara-negara Uni Eropa seperti Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia. Pengguna Windows 11 akan mendapatkan akses ke fitur interoperabilitas baru untuk feed di papan Windows Widgets dan pencarian web di Windows Search. Fitur ini akan memungkinkan penyedia layanan pencarian seperti Google untuk memperluas antarmuka utama Windows Search dengan pencarian web kustom mereka sendiri.

Microsoft membuat pengguna di EEA dapat menghapus hasil pencarian Bing. Ini memungkinkan Google atau mesin pencarian lainnya untuk menyediakan hasil pencarian mereka sendiri. Efektif menjadi default jika pengguna telah menghapus Bing.

Dikutip dari The Verge, Aaron Grady, manajer produk grup mitra untuk Windows, menjelaskan, "Jika pengguna menginstal lebih dari satu penyedia pencarian, Windows Search akan menampilkan pencarian yang terakhir digunakan saat dibuka.”

"Di EEA, Windows akan selalu menggunakan pengaturan default aplikasi yang dikonfigurasi pelanggan untuk jenis tautan dan file, termasuk jenis tautan browser standar industri (http, https)," jelas Microsoft. (aqb)

Baca Juga:

Jaga Kesehatan Fisik dan Mental dengan Huawei Watch Fit SE

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love
Bagikan