Bisnis
Micro-management di Sebuah Perusahaan, Mimpi Buruk Karyawan? Bos yang selalu ikut campur memengaruhi kinerja karyawan. (Foto: Pixabay/RyanMcGuire)

AKIBAT begitu banyaknya pekerjaan yang ditujukan kepadamu, belum lagi “titipan” dari sesama rekan kerja, kamu pun keteteran mengerjakan semuanya. Atasan pun tak segan mengawasi gerak-gerikmu selama di kantor. Ditambah jika kantor mengalami masalah, kamu duluan yang dituduh macam-macam. Giliran kantor mendapatkan penghargaan, atasan malah tidak menghargai jerih payahmu selama ini. Kerja di lingkungan seperti ini rasanya enggak banget deh.

Kalau kata enterpriseleague.com, gaya kepemimpinan micro-management, atau selalu mengawasi pekerjaan bawahannya sebaiknya dibuang saja. Selain hanya menekan mental para pekerja, stres berkelanjutan juga tidak baik bagi kesehatan.

Baca Juga:

Pentingnya 'Project Management Plan' Bagi Sebuah Perusahaan

Micro-management cenderung membuat atasan mengawasi, mendikte, dan ikut campur terhadap semua yang dilakukan para bawahannya. Alhasil tidak ada pekerja yang berani menunjukkan performa apa adanya dan berakhir mengubur potensi yang ada di dalam dirinya.

Karyawan bisa merasakan hal ini gara-gara gaya kepemimpinan micro-management, misalnya:

1. Kehilangan motivasi

Tidak punya semangat kerja. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Setiap manusia memiliki potensi dalam dirinya. Begitu juga pada seorang karyawan. Motivasi tersebut terbentuk dari keinginan untuk memberikan performa terbaik bagi perusahaan tempatnya bekerja. Jika atasan terus menerus mendikte bagaimana cara karyawan bekerja, mereka pun lama-lama akan kehilangan motivasi hingga bekerja seperti robot.

2. Membunuh karakter karyawan

Karyawan terpaksa mengubur potensi yang ada di dalam dirinya. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Memberikan tugas kepada karyawan sama seperti memberikan kepercayaan. Meskipun pekerjaan para karyawan perlu diawasi secara berkala, bukan berarti atasan boleh mengawasinya sepanjang waktu.

Baca Juga:

Pentingnya Memberikan 'Bonus' kepada Karyawan, Termasuk Hampers Lebaran

Terlebih lagi atasan tidak memberikan kesempatan untuk para karyawan menyuarakan pendapatnya dan malah ikut campur dalam setiap pekerjaan. Micro-management secara tidak langsung membunuh karakter para karyawan.

3. Koordinasi antar karyawan memburuk

Antar karyawan saling menusuk dari belakang. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Saking tertekannya para karyawan di sebuah perusahaan, koordinasi di antara mereka pun kacau balau. Bahkan hal tersebut bisa menyebabkan antar karyawan saling fitnah satu sama lain agar tidak terkena teguran dari atasan.

Gaya micro-management ini memang terkenal membuat para pekerja saling bermusuhan demi mendapatkan promosi lebih dahulu. Tapi sayangnya koordinasi antar karyawan yang buruk justru sangat memengaruhi citra dan masa depan perusahaan.

4. Gangguan kesehatan

Mengalami berbagai gangguan kesehatan. (Foto: Pixabay/PourquoiPas)

Lingkungan pekerjaan yang membuat para karyawan selalu tertekan sepanjang waktu tidak hanya memengaruhi kondisi mentalnya loh. Rasa ketakutan yang begitu dalam juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan.

Karyawan yang menjadi korban dari gaya kepemimpinan micro-management seringkali mengalami kelelahan sampai malnutrisi karena tidak lagi mementingkan asupan gizi. (mar)

Baca Juga:

Jangan Gugup Menjalani Wawancara Kerja Bahasa Inggris

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mau Mudik? Ini Tips Memilih Tempat Penitipan Hewan Terbaik
Fun
Mau Mudik? Ini Tips Memilih Tempat Penitipan Hewan Terbaik

Perjalanan mudik memaksa kamu meninggalkannya selama beberapa hari.

IIMS 2022 Pamerkan Mobil Listrik untuk Keluarga Muda
Fun
IIMS 2022 Pamerkan Mobil Listrik untuk Keluarga Muda

Mobil listrik cocok untuk keluarga muda.

Segala Hal Tentang Flu Singapura
Fun
Segala Hal Tentang Flu Singapura

Flu Singapura tengah ramai dibicarakan di lini masa.

Pembalap Indonesia Unjuk Gigi di Ajang ARRC 2022 Sepang
Hiburan & Gaya Hidup
Pembalap Indonesia Unjuk Gigi di Ajang ARRC 2022 Sepang

Pembalap Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT) sukses menorehkan pretasi

Twitter Perluas Fitur Birdwatch untuk Tangkal Konten Hoaks
Fun
Twitter Perluas Fitur Birdwatch untuk Tangkal Konten Hoaks

Banyak konten hoaks beredar di Twitter.

Jazz Gunung Bromo 2021 Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat
ShowBiz
Jazz Gunung Bromo 2021 Digelar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Jazz Gunung Bromo 2021 menjadi titik kebangkitan penyelenggaraan event seni dan budaya.

.hack Series 20th Anniversary Hadirkan Berbagai Buah Tangan
Fun
.hack Series 20th Anniversary Hadirkan Berbagai Buah Tangan

Banyak gim, manga, dan anime yang telah dicetus terinspirasi dari light novel terlaris di Jepang akhir 90-an ini.

Dosen Ini Jadi Viral karena Jago Gambar di Papan Tulis
Fun
Limp Bizkit Rilis Album Terbaru Setelah 10 Tahun
ShowBiz
Limp Bizkit Rilis Album Terbaru Setelah 10 Tahun

Terakhir kali Limp Bizkit merilis album pada 2011, tepat satu dekade lalu.

Tokyo Game Show 2022 akan Digelar Luring
Fun
Tokyo Game Show 2022 akan Digelar Luring

Akan digelar pada 15 hingga 18 September di Makuhari Messe yang ada di Chiba, Jepang.