Mewahnya Kain Tradisional pada 'Street Couture' Rancangan Jeny Tjahyawati di JFW 2020 Rancangan Jeny Tjahyawati sukses hipnosis fashionista di Jakarta Fashion Week 2020 (Foto: istimewa)

PADA gelaran akbar Jakarta Fashion Week (JFW) 2020, Wastra Khas Indonesia mendapat tempat spesial. Pada hari pertama sejumlah desainer ternama mengeksplorasi kain tradisional. Dimana kekayaan Sumatera Barat dikemas dengan busana modern hingga hijab yang mengagumkan.

The Ethnic of West Sumatra menjadi ajang promosi Dekranasda Provinsi Sumatera Barat. Untuk mengenalkan khasanah tekstilnya. Dalam upaya menampilkan tekstil Sumatera Barat secara elegan dan eksklusif, beberapa fashion desainer mengolah songket, batik, tenun dan sulaman khas daerah tersebut.

Baca Juga:

IMFW 2019 Menyongsong Indonesia Jadi Kiblat Modest Fashion Dunia

Jeny Tjahyawati menyulap kain tradisional dengan sentuhan mewah (Foto: istimewa)

Salah satunya ialah Jeny Tjahyawati , yang mengusung konsep Street Couture yang dipadukan dengan kain songket Pandai Sikiek dari Sumatera Barat dan organza untuk detail lipatannya.

"Konsep Street Couture sendiri merupakan gaya dengan aura kekayaan dan kemewahan sebuah rancangan desain. Dimana potongan-potongan high-end yang memiliki empasis pada kemewahaan desain tetap terlihat minimalis pada tampilannya," tutur Jeny Tjahyawati, saat dihubungi merahputih.com, Rabu (23/10).

Baca Juga:

Indonesia Fashion Week 2020 Angkat Tema Budaya Kalimantan

Pada total 12 koleksi yang ditampilkan, Jeny Tjahyawati menghadirkan beberapa siluet H, dengan warna-warna pastel seperti soft pink, soft grey, soft purple dan baby blue.

Warna-warna itu diambil dari tren spring summer 2020, sementara inspirasi desainnya terfokus pada gaya feminin dan kemewahan.

Jeny Tjahyawati memberikan sentuhan teknik eklusif pada rancangannya (Foto: istimewa)

Untuk rancangannya, Jeny menyulap kain songket tradisional menjadi sebuah karya yang mengagumkan, dengan beberapa sentuhan modern.

"Jadi kain songket saya buat lebih modern jadi street wear, terus saya buat dengan teknik di mix pleats, dan pleatsnya ini saya bikinnya handmade," tambah Jeny.

Menariknya, dalam mengerjakan Kain songket tak sedikitpun ada yang terbuang. Dengan cermat sisa bahan Kain Songket itu dibuat menjadi outer, tas maupun sepatu.

Dalam menampilkan 12 koleksi terbarunya di Jakarta Fashion Week 2020, Jenny tak hanya menyuguhkan busana saja. Tapi juga berkolaborasi dengan brand sepatu Buccheri. Hal itu tentunya menjadikan fashion show kali ini lebih spesial dari biasanya.

Belasan rancangan Jeny Tjahyawati yang dipamerkan di Jakarta Fashion Week 2020 itu, harganya berkisar antaran Rp2 juta - Rp4 juta. Namun tidak ready stock, melainkan harus Pre Order 10 hari. Kamu bisa memesannya di Butik Muslim Fashion Gallery milik Jeny Tjahyawati di Jl. Cipinang Cempedak 4 nomor 20e, Polonia Jakarta Timur. (Ryn)

Baca Juga:

Rancangan 11 Desainer Indonesia Di ASC Fashion Week New York, Bikin Takjub

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH