Metode Belajar Daring Makin Diminati Masyarakat Luas Ilustrasi pendidikan (Foto: pixabay)

MerahPutih.com - Tahun 2018 layak disebut sebagai tahun keemasan metode daring. Mulai dari belanja hingga belajar. Dalam dunia pendidikan, sudah banyak lembaga sekolah yang memperkenalkan metode belajar daring. Dan peminatnya terus bertambah.

Metode belajar dalam jaringan (daring) semakin diminati dilihat dari berkembang pengeluaran untuk pendidikan digital di Indonesia dalam lima tahun terakhir berdasarkan laporan bertajuk "Indonesia Digital Education and e-Learning Market Outlook 2018".

Menurut laporan tersebut, terdapat kolaborasi antara institusi pendidikan dan penyedia digital untuk melengkapi kelas dengan fasilitas digital.

"Sesi belajar menggunakan teknologi video serta menciptakan lingkungan untuk mengembangkan keterampilan," ujar CEO platform penghubung siswa dan guru daring Squline Tomy Yunus dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/1) kemarin.

Kemajuan teknologi di bidang pendidikan di Indonesia dapat memberikan manfaat untuk institusi pendidikan.

Tomy Yunus sebagaimana dilansir Antara menilai terdapat masa depan cerah untuk pasar teknologi Indonesia serta keuntungan untuk siswa yang dapat menikmati kemudahan dengan pendidikan daring.

Dengan belajar daring pun, siswa tidak hanya melihat dan mendengar guru, melainkan juga materi pembelajarannya dapat disesuaikan dengan tingkat keahlian siswa.

Untuk belajar bahasa misalnya, ujar Tomy, dengan belajar daring, siswa dapat terhubung dengan guru bahasa asing negara asal.

ITony Yunus menyebut metode belajar daring lebih menguntungkan karena dapat menghemat waktu belajar, biaya serta lebih efektif.

Keterbatasan jumlah guru dibandingkan siswa serta kebutuhan yang besar untuk buku teks dapat diatasi dengan bantuan pembelajaran daring.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH