Meski TKN Bubar, Koalisi Solid Kawal Pemerintahan Jokowi Sekretaris Jenderal PKPI Verry Surya Hendrawan. Foto: Senayanpost

Merahputih.com - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Verry Surya Hendrawan memastikan, meskipun TKN akan dibubarkan, namun 10 partai politik pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin tetap berkoalisi.

"Semuanya, sepuluh parpol (lima di dalam parlemen dan lima diluar parlemen), akan terus aktif dan kritis di pemerintahan maupun legislatif," kata Verry kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/7).

Baca Juga: TKN: Lembaga Negara Tidak Produktif Layak Bubar

Kesepuluh partai politik anggota KIK, yakni PDI Perjuangan, Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI dan PBB. Menurut Verry, mereka konsisten mengawal pemerintahan lima tahun ke depan.

Verry belum dapat memastikan di mana pertemuan para sekjen tersebut akan dilaksanakan. "Memang akan ada pertemuan terpisah antara Sekjen dengan presiden terpilih," singkat dia.

Jokowi dan para Sekjen Parpol pengusung (ist)

"Tapi lokasinya belum tahu. Harusnya sih kemarin (diketahui). Tapi ya mungkin hari ini di lokasi Seribu Rasa juga, atau mungkin ada special corner, kita belum tahu pastinya," ujar Verry.

Sementara, Wakil Ketua TKN Johnny G Plate di Jakarta, Kamis 25 Juli 2019 menilai, wajar jika TKN dibubarkan. Sebab tugasnya untuk memenangkan calon presiden Jokowi-Ma'ruf Amin sudah selesai.

Baca Juga: TKN Bubar Besok, Moeldoko Singgung Hotel Plus-Plus

Usai pembubaran TKN, kata Johnny, baru ada pertemuan dengan sekjen-sekjen parpol koalisi. "Jadi ada dua acaranya. Pertemuan selesai tugas TKN jam 16.00 WIB. Kemudian, jam 19.00 WIB pertemuan para Sekjen, internal," pungkas Jhonny. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
HMI Minta Omnibus Law Disahkan
Indonesia
HMI Minta Omnibus Law Disahkan

"Omnibus law akan mengatur sistem pajak dan penciptaan lapangan kerja. Semoga RUU ini cepat selesai," ungkapnya

Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?
Indonesia
Novel Baswedan Ada di Balik Penangkapan Menteri Edhy Prabowo?

Sesuai KUHAP, KPK sendiri mempunyai waktu 1X24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap

Pulau Galang Bakal Jadi Laboratorium Vaksin
Indonesia
Pulau Galang Bakal Jadi Laboratorium Vaksin

Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana membangun laboratorium vaksin di Pulau Galang, Kepulauan Riau.

DPR Wanti-Wanti Pemerintah Ancaman Badai di Balik Ambisi New Normal
Indonesia
DPR Wanti-Wanti Pemerintah Ancaman Badai di Balik Ambisi New Normal

Pemerintah harus juga melibatkan akademisi dan ahli dalam kebijakan new normal.

Masih Lakukan Mogok Nasional, Presiden Buruh Klaim Aksi Makin Membesar
Indonesia
Masih Lakukan Mogok Nasional, Presiden Buruh Klaim Aksi Makin Membesar

Tanggal 8 Oktober 2020 adalah hari terakhir mogok nasional KSPI

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Minta Kapolda Bebaskan Pelajar Ditahan karena Berbuat Anarkis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Minta Kapolda Bebaskan Pelajar Ditahan karena Berbuat Anarkis

Akun Facebook bernama Andy Rachman mengunggah foto sebuah situs yang bertuliskan “Anies Baswedan Sambangi Polda Metro Jaya, Bicarakan Pembebasan Pelajar Se-Jabodetabek Yang Ditahan”.

Kubu Polda Metro Cecar Saksi Rizieq soal Polisi Amankan Acara Maulid
Indonesia
Kubu Polda Metro Cecar Saksi Rizieq soal Polisi Amankan Acara Maulid

"Dari mana saksi tahu itu mengamankan? Apakah saksi melihat surat tugas pengamanan, apa hanya penglihatan saksi saja?" tanya tim hukum Polda Metro.

 Kementerian BUMN Siagakan RS Pertamina untuk Isolasi Pasien Corona
Indonesia
Kementerian BUMN Siagakan RS Pertamina untuk Isolasi Pasien Corona

"Kita siap, saat ini kita abis ini ke RSPT [Rumah Sakit Pertamina] jadi kita ada rumah sakit BUMN yang kita siapkan punya ruang isolasi," kata Tiko.

Warung Sate Taichan di Parkiran Senayan City Ditutup karena Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
Warung Sate Taichan di Parkiran Senayan City Ditutup karena Langgar Protokol Kesehatan

Penutupan ini karena mereka melanggar protokol kesehatan (prokes) saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, akhir pekan lalu.

Polisi Dalami Pengakuan Reza Artamevia Pakai Sabu
Indonesia
Polisi Dalami Pengakuan Reza Artamevia Pakai Sabu

Hingga kini, polisi mengaku masih mendalami lebih lanjut penyebab Reza memakai barang haram tersebut