Meski Jadi Tahanan KPK, Besok Romahurmuziy Berlebaran di RS Polri Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi dalam mobil tahanan KPK. Foto: net

MerahPutih.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih membantarkan penahanan tersangka kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama, Romahurmuziy alias Romi di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dengan demikian, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu dipastikan tidak akan berlebaran bersama tahanan korupsi lainnya di KPK.

"Masih dibantarkan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (4/6)

Diketahui, penahanan Romi sempat dibantarkan di RS Polri selama sebulan sejak 2 April hingga 2 Mei lalu. Namun, penahanan Romy kembali dibantarkan pada Jumat (31/5) lalu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

"RMY (Romahurmuziy) kembali mengeluh sakit dan setelah dibawa ke RS Polri, sesuai dengan diagnosa dokter di sana, dibutuhkan rawat inap. Sehingga RMY kembali dibantarkan per Jumat (31/5)," kata Febri.

BACA JUGA: Malam Takbiran, Umat Muslim Papua Tak Gelar Pawai

Amankan Malam Takbiran, Polda Metro Jaya Siagakan 5000 Personel

Tak Sempat Melayat, Begini Penilaian Wapres JK Terhadap Sosok Ani Yudhoyono

Romi ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya yakni, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. ‎Keduanya diduga sebagai pemberi suap terhadap Romi.

Dalam perkara ini, Muafaq dan Haris diduga telah menyuap Romi untuk mengurus proses lolos seleksi jabatan di Kemenag. Adapun, Muafaq mendaftar untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris, mendaftar sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim.(Pon)

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH