Meski Dinahkodai Luhut, Kasus COVID-19 Terus Melonjak hingga 3.635 Ruang rawat isolasi pasien COVID-19 di BPSDM Provinsi Riau, di Kota Pekanbaru, Senin (7/9/2020). (ANTARA/FB Anggoro)

MerahPutih.com - Jumlah pasien COVID-19 di Indonesia bertambah 3.635 orang, per Kamis (17/9). Hari ini total ada 232.628 kasus positif.

Jumlah pasien sembuh bertambah 2.585 orang, sehingga total pasien sembuh ada 166.686 orang.

Pasien meninggal bertambah 122 orang. Total ada 9.222 pasien COVID-19 meninggal.

Baca Juga:

PMI Butuh Rp200 Miliar Buat Operasi Penanganan COVID-19

Jumlah kasus suspek secara keseluruhan sampai hari ini mencapai 103.209 orang.

Sehari sebelumnya, kasus positif mencapai 228.993 orang. Dari jumlah itu, 164.101 dinyatakan sembuh dan 9.100 meninggal dunia.

Mobil ambulans bersiap memasuki Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.
Mobil ambulans bersiap memasuki Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

DKI Jakarta masih jadi provinsi penyumbang kasus positif terbanyak, diikuti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Presiden Jokowi pada Selasa (15/9) telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala BNPB Doni Monardo menurunkan kasus di sembilan provinsi.

Baca Juga:

Pasar Kalimati Ditutup Setelah Ditemukan Belasan Pedagang Terinfeksi COVID-19

Sembilan provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua.

Keduanya diberi waktu selama dua minggu untuk menurunkan kasus di sembilan provinsi tersebut.

Jokowi meminta agar jumlah kasus harian dan angka kematian dapat ditekan, sementara angka kesembuhan ditingkatkan. (Knu)

Baca Juga:

Terjadi Lonjakan Penambahan Pasien COVID-19 di RS Wisma Atlet

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Corona tak Terkendali, Satgas COVID-19 Salahkan Masyarakat tidak Disiplin
Indonesia
Kasus Corona tak Terkendali, Satgas COVID-19 Salahkan Masyarakat tidak Disiplin

Wiku mengatakan, masyarakat cenderung tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan saat pergi ke tempat wisata.

Dua Anggota Yonif Linud 432 Kostrad Tewas Dianiaya OTK
Indonesia
Dua Anggota Yonif Linud 432 Kostrad Tewas Dianiaya OTK

Dua anggota Yonif Linud 432 Kostrad tewas dianiaya orang tak dikenal (OTK) tewas dianiaya orang tak dikenal pada Selasa (18/5).

KPK Sita Catatan Penerimaan Uang Suap Wali Kota Cimahi
Indonesia
KPK Sita Catatan Penerimaan Uang Suap Wali Kota Cimahi

Dokumen tersebut ditemukan saat tim penyidik menggeledah empat lokasi

104.000 Kendaraan Sudah Diputar Balik karena Nekat Mudik ke Kampung Halaman
Indonesia
104.000 Kendaraan Sudah Diputar Balik karena Nekat Mudik ke Kampung Halaman

Selama empat hari Operasi Ketupat 2021, polisi telah memutarbalikkan 104.000 kendaraan di seluruh titik pos penyekatan mudik.

Polisi Dinilai Tak Punya Alasan Tunda-tunda Usut Kasus Dugaan Pidana Rizieq
Indonesia
Polisi Dinilai Tak Punya Alasan Tunda-tunda Usut Kasus Dugaan Pidana Rizieq

Politikus PDIP Henry Yosodiningrat mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta agar laporannya atas pimpinan FPI Rizieq Shihab ditindaklanjuti.

DPD Hingga DPC Minta Prabowo Maju di 2024, Gerindra: Permintaan Terakhir Ini
Indonesia
DPD Hingga DPC Minta Prabowo Maju di 2024, Gerindra: Permintaan Terakhir Ini

Prabowo Subianto siap kembali maju sebagai capres apabila diminta kadernya

[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Tol di Sumatra Membelah Kebun Kurma
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jalan Tol di Sumatra Membelah Kebun Kurma

“Kanan kiri pohon kurma...???? Yg kemarin nggak butuh jalan Tol, nggak usah lewat sini yah..????”.

Satgas COVID-19: Tren Kasus COVID-19 Memburuk
Indonesia
Satgas COVID-19: Tren Kasus COVID-19 Memburuk

Hanya dibutuhkan waktu 2 bulan untuk mencapai 60 ribu dari yang sebelumnya 30 ribu.

Polda Jabar Tetap Lanjutkan Kasus Kerumunan Megamendung Meski Rizieq Shihab Ditahan
Indonesia
Polda Jabar Tetap Lanjutkan Kasus Kerumunan Megamendung Meski Rizieq Shihab Ditahan

"Besok penyidik Polda Jabar kordinasi dengan Polda Metro Jaya," kata Patoppoi

Kepung Balkot Surabaya, Warga: Di Madura Tidak Ada Corona yang Ada Markona
Indonesia
Kepung Balkot Surabaya, Warga: Di Madura Tidak Ada Corona yang Ada Markona

'Hentikan penyekatan yang diskriminatif', 'Wali Kota Surabaya harus minta maaf ke pada warga Madura', 'Di Madura gak ada corona yang ada markona'