Tak Ditahan, Lois Owien Tetap Tersangka Dr Lois Owien (baju kuning) saat digiring ke Bareskrim Polri. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong terkait dengan penanganan COVID-19, dr Lois Owien telah dipulangkan Bareskrim Polri.

Kendati demikian, Bareskrim memastikan kasus tersebut tetap berjalan. Termasuk dengan status tersangka dari dr Lois juga dinyatakan tidak akan gugur.

Baca Juga:

Penyidik Duga Dokter Lois Owien Sebar Hoaks Kematian Pasien COVID-19

“Akan terus berjalan. (Status tersangka) itu sesuai dengan pasal yang telah dipersangkakan kepada yang bersangkutan,” ungkap Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto melalui keterangannya, Selasa (13/7).

Sementara, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi menegaskan pihak kepolisian akan tetap memantau dr Lois. Dr Lois pun telah berjanji untuk tidak melarikan diri serta menghilangkan barang bukti.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. ANTARA/ HO-Polri
Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. ANTARA/ HO-Polri

“Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan,” tukas Slamet.

Polisi menangkap dokter Lois untuk diminta klarifikasi terkait pernyataannya masalah virus Corona yang penuh kontroversi itu.

Baca Juga:

Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri

Dokter Lois dilaporkan berkaitan pelanggaran UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Lois Owien, dalam wawancara soal ketidakpercayaanya terhadap virus Corona, direkam dan diedarkan melalui Akun YouTube Hotman Paris maupun Babeh Aldo. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tantangan Dokter RSHS Pisahkan Bayi Dempet Dada dan Perut
Indonesia
Tantangan Dokter RSHS Pisahkan Bayi Dempet Dada dan Perut

Semula tim dokter memperkirakan jalannya operasi akan memakan waktu 8-9 jam. Tapi nyatanya operasi selesai lebih cepat, yakni 6,5 jam. Sedangkan operasi pemisahannya memakan waktu 2,5 jam, yang dimulai pukul 10.30 WIB dan selesai pukul 12.30 WIB, Rabu (7/4).

Saksi Rahmat Benarkan Ponselnya Diminta Pinangki agar Tak Disita Kejagung
Indonesia
Saksi Rahmat Benarkan Ponselnya Diminta Pinangki agar Tak Disita Kejagung

Pengusaha Rahmat mengakui ponselnya diminta oleh Pinangki Sirna Malasari agar tak disita tim penyidik Kejaksaan Agung.

Bamsoet Tegaskan Kemerdekaan Palestina Prioritas Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Indonesia
Bamsoet Tegaskan Kemerdekaan Palestina Prioritas Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Hal itu dikatakan Bamsoet saat menerima komunikasi telepon dari Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop pada hari Jumat (23/7)

Kepala Desa Diminta Netral di Pilkada
Indonesia
Kepala Desa Diminta Netral di Pilkada

Masyarakat di 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan melakukan pemilihan calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020.

Pemkot Yogyakarta Siapkan Sanksi Buat Pedagang yang Tak Mau Divaksin
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Siapkan Sanksi Buat Pedagang yang Tak Mau Divaksin

Mereka terdiri dari pedagang dan penjaga toko pasar Bringharjo, PKL, dan penjaga toko dari mulai tugu sampai Kraton

Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim
Indonesia
Anak Buah Anies Nyatakan TPU Bambu Apus Khusus Jenazah COVID-19 Beragama Muslim

Per tanggal 25 Januari 2021 kemarin pukul 20.00 itu 162 jenazah yang masuk

Soal Pencopotan Baliho Rizieq Shihab, Gatot Sebut Pangdam Jaya tidak Salah
Indonesia
Soal Pencopotan Baliho Rizieq Shihab, Gatot Sebut Pangdam Jaya tidak Salah

"Kalau menurunkan baliho membantu Satpol PP itu perintah atasan, yakni atasan operasionalnya adalah Panglima TNI, atau bisa juga Presiden, maka Pangdam Jaya tidak salah," tegasnya

Biden Bakal Kumpulkan Sekutu Lawan Tiongkok
Dunia
Biden Bakal Kumpulkan Sekutu Lawan Tiongkok

Biden diyakini memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat, mengalahkan petahana Donald Trump .

PTM Dimulai Pekan Depan, PSI Minta Anies Prioritaskan yang Sudah Divaksin
Indonesia
PTM Dimulai Pekan Depan, PSI Minta Anies Prioritaskan yang Sudah Divaksin

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD meminta agar Gubernur Anies Baswedan prioritas tenaga pendidik maupun peserta didik yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Dinkes Kota Bandung Diinstruksikan Serius Perhatikan HIV-AIDS Saat Pandemi
Indonesia
Dinkes Kota Bandung Diinstruksikan Serius Perhatikan HIV-AIDS Saat Pandemi

Pemerintah berkewajiban untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa akibat COVID-19, termasuk korban jiwa dari saudara-saudara ODHA.