Kesehatan
Meski Aktivitas Fisik Terbatas, Lansia Harus Tetap Jaga Asupan Cairan dan Gizi (Foto: Pexels/Marcus Aurelius)

AKTIVITAS fisik sebagian besar lansia cenderung lebih sedikit jika dibandingkan dengan mereka yang lebih muda. Meski demikian, kebutuhan akan cairan tubuh pada lansia harus tetap selalu dijaga. Hal ini yang diingatkan oleh Ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia Dr. Atmarita, MPH.

“Biasanya kalau lansia aktivitasnya berkurang, tapi kebutuhan cairan tetap dibutuhkan supaya tidak dehidrasi. Kadang-kadang orang tua suka lupa minum, nah, itu bisa dehidrasi,” kata Atmarita mengitup Antara, Kamis (26/5). Buku kesehatan lansia dari Kementerian Kesehatan menyarankan setiap orang minimal delapan gelas air putih per hari.

Baca juga:

Suplemen Vitamin D dan Minyak Ikan dapat Kurangi Risiko Autoimun pada Lansia

Meski Aktivitas Fisik Terbatas, Lansia Harus Tetap Jaga Asupan Cairan dan Gizi
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi. (Foto: Unsplash/engin akyurt)

Mengenai kebutuhan gizi lansia, Atmarita mengatakan, lansia pada dasarnya harus memenuhi pedoman gizi seimbang dari pemerintah yang berlaku bagi semua kelompok umur, hanya saja terdapat perbedaan dalam hal Angka Kecukupan Gizi (AKG).

“Sebetulnya prinsipnya sama untuk semua orang, hanya memang ada perbedaan. Kita pakai prinsip gizi seimbang, seluruh orang itu dari lahir sampai tua prinsipnya gizi seimbang. Hanya memang ada perbedaan jumlah-jumlah tertentu,” katanya.

Atmarita menjelaskan, pedoman gizi seimbang terdiri dari empat pilar, antara lain makanan yang beragam, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir sebelum dan sesudah makan, melakukan aktivitas fisik atau berolahraga, dan memantau berat badan ideal.Sementara AKG, kata Atmarita, menunjukkan angka rata-rata kebutuhan zat gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari bagi semua orang dalam kondisi sehat, bergantung jenis kelamin, usia, tingkat aktivitas fisik, tinggi badan, dan berat tubuh. Gizi yang harus dicukupi adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, serat, air, vitamin, dan mineral.

Baca juga:

Dokter Sarankan Lansia Jangan Sering Mandi, Ini Alasannya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membagi kelompok lansia menjadi empat kategori, yaitu usia pertengahan (45-59 tahun), lanjut usia (60-74 tahun), lanjut usia tua (75-90 tahun), dan usia sangat tua (di atas 90 tahun).Menurut Kementerian Kesehatan, kecukupan energi pada laki-laki usia 30-49 tahun (berat badan 60 kg dan tinggi badan 166 cm) yaitu 2.550 kkal. Kecukupan kalori cenderung berkurang menjadi 2.150 kkal pada usia 50-64 tahun serta 1.800 pada usia 65-80 tahun (berat badan 58 kg dan tinggi badan 164 cm).

Pada kelompok perempuan, kecukupan kalori usia 30-49 tahun (berat badan 56 kg dan tinggi badan 158 cm) sebesar 2.150 kkal. Angkanya juga cenderung menurun saat memasuki usia 50-64 tahun menjadi 1.800 kkal serta usia 65-80 tahun menjadi 1.550 kkal (berat badan 53 kg dan tinggi badan 157 cm).

Meski Aktivitas Fisik Terbatas, Lansia Harus Tetap Jaga Asupan Cairan dan Gizi
Kebutuhan gizi dapat dipenuhi lewat makanan sehat. (Foto: Pixabay/sorcel)

Atmarita mengatakan kebutuhan kalori harian dapat berkurang seiring bertambahnya usia dari dewasa hingga lansia. Hal tersebut terjadi karena faktor aktivitas fisik yang sudah semakin berkurang. Selain itu, penurunan fungsi organ tubuh, seperti pada sistem pencernaan, juga memungkinkan berkurangnya nilai AKG pada lansia.

Ia menambahkan lansia tetap bisa memenuhi gizi seimbang dengan menerapkan pedoman 'Isi Piringku' setiap sekali makan. Komposisi 'Isi Piringku' mencakup setengah piring buah dan sayur, sepertiga lauk pauk (sumber protein), dan dua pertiga makanan pokok (sumber karbohidrat) setiap kali makan.

Sedangkan untuk kebutuhan vitamin, Atmarita mengatakan konsumsi suplemen bagi lansia masih diperbolehkan selama mengikuti anjuran penggunaan dari dokter. Namun jika kondisi lansia sehat dan tidak terdapat kondisi medis tertentu, ia menganjurkan agar mencukupi vitamin yang didapat secara alami seperti dari makanan sehari-hari. (*)

Baca juga:

Pengaruh Musik Bagi Lansia dan Anak-Anak: Bangkitkan Memori dan Ingatan Verbal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kenali Penyebab Infeksi Salmonella?
Fun
Kenali Penyebab Infeksi Salmonella?

Bakteri Salmonella merupakan salah satu bakteri yang menyebabkan penyaki infeksi.

Memahami Istilah Blockchain Bagi Pemula
Hiburan & Gaya Hidup
Memahami Istilah Blockchain Bagi Pemula

Merupakan buku besar dari transaksi koin digital

Write Me A Love Song akan Tayang di Viu Besok
ShowBiz
Write Me A Love Song akan Tayang di Viu Besok

Kamu bisa melihat perjalanan cinta Kun seorang pemuda yang ingin menjadi musisi terkenal.

Duran Duran Ajak Giorgio Moroder di Single ‘Tonight United’
ShowBiz
Duran Duran Ajak Giorgio Moroder di Single ‘Tonight United’

Single ini akan menjadi penutup menuju album terbaru Duran Duran.

Justin Bieber dan Hailey Berencana Punya Momongan di Akhir 2021
ShowBiz
Justin Bieber dan Hailey Berencana Punya Momongan di Akhir 2021

Setelah berbagai pemberitaan miring, Justin dan Hailey Bieber berencana punya momongan.

Hyundai Ioniq 5 Uji Coba Otonom Level 4, Bisa Dikendarai Tanpa Pengemudi
Hiburan & Gaya Hidup
Hyundai Ioniq 5 Uji Coba Otonom Level 4, Bisa Dikendarai Tanpa Pengemudi

Hyundai Ioniq 5 akan menggunakan Robotaxi untuk mengemudikan kendaraan secara otomatis.

Tiga Kota di Inggris Pembentuk Gotham City dalam 'The Batman'
ShowBiz
Tiga Kota di Inggris Pembentuk Gotham City dalam 'The Batman'

Para kru film memang mencari lokasi dengan kesan keagungan Gotik yang suram.

Tesla Siap Bikin Robot Mirip Manusia
Fun
Tesla Siap Bikin Robot Mirip Manusia

Musk memamerkan rancangan robot ini.

Makna di Balik Tema Festival Film Indonesia 2021
ShowBiz
Makna di Balik Tema Festival Film Indonesia 2021

Menjadi tahun kedua yang dselenggarkan di tengah pandemi.

 Kiwis yang Lahir setelah 2008 Dilarang Merokok
Hiburan & Gaya Hidup
Kiwis yang Lahir setelah 2008 Dilarang Merokok

Diharapkan akan diberlakukan tahun depan.