Merugi Rp 2,4 Miliar, Youtuber Magdalena Fridawati Polisikan Mantan Asistennya Magdalena Fridawati (instagram.com/mgdalenaf)

MerahPutih.com - Youtuber Magdalena Fridawati atau yang dikenal dengan Mgdalenaf mengaku ditipu oleh asitennya sendiri. Ia mengalami kerugian sebesar Rp 2,4 miliar.

Mgdalenaf sudah melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya, atas dugaan penggelapan uang, pencurian hingga pemalsuan surat oleh asistennya GC.

Baca Juga

Soal Kasus Dugaan Penipuan, David Noah Tempuh Jalur Mediasi

Ada pula laporan Mgdalenaf sudah terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor polisi LP/B/3893/VIII/2021/SPKT POLDA METRO JAYA, Tanggal 12 Agustus 2021 atas nama pelapor Magdalena Fridawati

Pasal yang disangkakan ada di Padal Pidana 374 tentang penggelapan uang dalam jabatan. Lalu Pasal 378 untuk penipuan, Pasal 263 untuk pemalsuan surat, dan Pasal 3 dan 5 untuk pencucian uang.

Tak menutup kemungkinan pasal yang disangkakan akan berkembang seiring berjalannya proses penyelidikan .

Terkait laporannya, Mgdalenaf juga sudah menjalani pemeriksaan polisi untuk dimintai klarifikasi atas laporannya pada 31 Agustus 2021.

"Diduga adanya tindak pidana penipuan, penggelapan uang, pemalsuan uang, dan pencucian uang. Oleh mantan asistenku," ujar Mgdalenaf kepada wartawan, Rabu (1/9).

Polda Metro Jaya
Youtuber Magdalena Fridawati

Wanita asal Bandung itu menuturkan, asistennya menerima beberapa endorsement dari UMKM yang mengatasnamakan dirinya.

Namun GC tak pernah menyampaikan hal itu pada Mgdalenaf dan membawa kabur uang tersebut.

Diakui Mgdlenaf masalah ini cukup pelik buatnya sehingga harus melaporkannya ke polisi.

"Memang cukup pelik juga kasusnya. Soalnya Rp 2,4 miliar kerugianku dari dana UMKM yang digunakan. Rp 2,4 miliar itu ada uang saya dan uang UMKM," kata Mgdalenaf.

Permasalahan diketahui setelah adanya aduan dari salah satu brand, yang tiba-tiba meminta uangnya dikembalikan. Padahal selama ini dirinya tidak pernah bermasalah dengan brand tersebut.

Sampai akhirnya mulai Februari 2021, ia endapat aduan dari suatu brand yang mengatakan belum menerima uangnya kembali.

"Padahal saya sendiri tidak pernah melakukan proses refund selama bekerjasama dengan saya," ujarnya.

Ia meminta pihak yang merasa ditipu oleh asistennya segera mengirimkan email kepadanya. Agar diketahui berapa banyak yang tertipu dan total kerugian.

"Tolong hubungi saya aja di email yang bisa dijadikan aduan," lanjutnya. (Knu)

Baca Juga

David Noah Bakal Dikonfrontasi dengan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imlek Nasional 2021 Akan Dihadiri Presiden Jokowi
Indonesia
Imlek Nasional 2021 Akan Dihadiri Presiden Jokowi

Jokowi akan ikut serta dalam kegiatan Imlek Nasional (Imleknas) 2021 yang digelar secara virtual pada Sabtu (20/2) mendatang.

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, BPBD Jatim Minta Warga tidak Panik
Indonesia
Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, BPBD Jatim Minta Warga tidak Panik

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur itu mengimbau warga tidak panik, namun tetap mewaspadai dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Semeru.

Panggil Mahfud MD, Wapres Klaim Pembangunan di Papua Bakal Dimasifkan
Indonesia
Panggil Mahfud MD, Wapres Klaim Pembangunan di Papua Bakal Dimasifkan

Wapres Ma’ruf Amin menerima Menko Polhukam Mahfud MD, Rabu (9/6), di Kediaman Resmi Wapres, Jakarta.

KPK Sita Dokumen Proyek Kabupaten Indramayu dari Kantor DPRD Jabar
Indonesia
KPK Sita Dokumen Proyek Kabupaten Indramayu dari Kantor DPRD Jabar

Ali mengatakan, tim penyidik mengamankan barang bukti sejumlah dokumen penganggaran yang terkait kasus tersebut.

Berani Umumkan Positif COVID-19, Anies Dinilai Sosok Bertanggung Jawab
Indonesia
Berani Umumkan Positif COVID-19, Anies Dinilai Sosok Bertanggung Jawab

Menurut Moeldoko, pengumuman itu sebagai bentuk pertanggungjawaban dan sebuah perhatian.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri Positif COVID-19
Indonesia
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri Positif COVID-19

Ali saat ini menjalani isolasi mandiri

Dewa United FC Bakal Lawan Borneo FC, Barito Putera dan Persik Kediri
Olahraga
Dewa United FC Bakal Lawan Borneo FC, Barito Putera dan Persik Kediri

Selama pertandingan uji coba, tidak ada target yang saya berikan kepada para pemain. Fokusnya, hanya membangun tim ini saja sebelum mereka main di Liga 2 2021.

KPK Sebut Laporan Harta Kekayaan 52 Pejabat Eksekutif Tidak Akurat
Indonesia
KPK Sebut Laporan Harta Kekayaan 52 Pejabat Eksekutif Tidak Akurat

Tim Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan banyak Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang tidak akurat.

Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta
Indonesia
Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta

Masyarakat yang keluar masuk Bali harus membawa surat keterangan hasil swab

PMI Tangsel Luncurkan Sentra Vaksinasi untuk Pemerataan Vaksin
Indonesia
PMI Tangsel Luncurkan Sentra Vaksinasi untuk Pemerataan Vaksin

PMI Tangsel melakukan kegiatan peluncuran sentra vaksinasi untuk pemerataan vaksin di Kota Tangerang Selatan.