Mangkirnya Neymar dan pernyataan PSG menjadi babak baru dari saga transfer ini. Babak di mana masa depan Neymar makin menjauh dari ibu kota Prancis. Sementara Barcelona dengan seksama mengikuti perkembangan yang terjadi.

Saga transfer Neymar memang terbilang rumit dan kompleks serta melibatkan banyak orang, baik itu dari pihak PSG, Neymar, ataupun Barcelona.

Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani (Pemilik PSG)

Dalam urutan orang penting, Tamin bin Hamad Al Thani menjadi yang pertama. Sebagai pemilik PSG, dia memiliki wewenang penuh memberi lampu hijau dalam negosiasi apapun.

Emir dari Qatar yang juga presiden Qatar Sports Investment ini terlibat dalam pada hampir seluruh keputusan. Belakangan dia semakin khawatir kelakuan Neymar di luar lapangan bisa mencoreng citra klub, dan Qatar.

Nasser Al-Khelaifi (Presiden PSG)

Sosok ini adalah tangan kanan dari Sheikh. Nasser Al-Khelaifi menjadi sosok yang diberi kepercayaan penuh untuk menjalan negosiasi. Artinya, klub manapun yang ingin menggaet Neymar harus bernegosiasi dengannya.

Bagi Barcelona situasi ini bisa jadi penghalang. Pasalnya, Khelaifi punya hubungan yang kurang bagus dengan Barcelona. Situasi yang disebut menjadi alasan mengapa Barca gagal mendapatkan Marco Verratti dan Adrien Rabiot.

Dalam wawancara dengan France Football, Khelaifi sudah menegaskan jika PSG tak akan melepas Neymar. Namun semua bisa berubah jika sang pemiliki berkata sebaliknya.

Leonardo (Direktur Olahraga PSG)

Meski mengenal Neymar, sejak resmi menjadi direktur olahraga, Leonardo belum bertemu sang bintang. Dengan kata lain, Leonardo belum sepenuhnya memahami situasi yang terjadi.

Saat mengisi jabatan yang sama di PSG sebelumnya, Leonardo memang bertugas mengurusi transfer pemain. Pada 2012, Leonardo menjadi sosok di belakang pembelian Maxwell dari Barcelona. Namun, kala itu Leonardo lebih fokus menangani perekrutan pemain dan tak bisa mengurusi pelepasan pemain.

Thomas Tuchel (Pelatih PSG)

Meski menjadi pihak yang langsung menggunakan jasa Neymar, Thomas Tuchel sama sekali tidak terlibat dengan saga transfer ini.

Sepanjang menjadi pelatih di PSG, Tuchel memiliki hubungan yang baik dengan Neymar. Malah, Tuchel lebih sering melontarkan kritik secara publik kepada Kylian Mbappe.