Merawat Kesehatan Mental dalam Pelancongan Melancong bermanfaat bagi kesehatan mental dan jantung. (Foto: Pexels/Abhiram Prakash)

LIBURAN secara berkala ternyata mampu memberi dampak positif bagi kesehatan emosi kita. Pakar Kesehatan Mental, Sydney Integrative Medicine, dr Claudi Lee menuturkan melakukan perjalanan dengan menyenangkan dapat meningkatkan fungsi otak, menurunkan resiko demensia atau Alzheimer. Tak hanya baik untuk kinerja otak, liburan juga dapat menyehatkan jantung. Ketika berlibur kita akan terbebas dari tekanan dan stres.

traveling
Melancong melepaskan stres. (Foto: Pexels/mentatdgt)

Untuk mengoptimalkan manfaat liburan bagi kesehatan mental ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Pertama, kita harus menghabiskan banyak waktu dengan orang ketika berlibur. Kita bisa berinteraksi dengan teman-teman dan keluarga nun jauh di sana dengan telepon atau video call. Kita juga bisa berinteraksi dengan sesama pelancong. Suasana liburan yang tenang dan komunikasi dengan orang yang menyenangkan dapat memaksimalkan liburan kita.

Hal kedua yang harus dilakukan saat liburan yakni dengan melatih konsentrasi. Untuk dapat melatih konsentrasi kita tak harus melakukan meditasi loh. Yang harus kita lakukan hanyalah berjalan-jalan menikmati alam, berenang di laut, atau hal apapun yang bisa melatih konsentrasi dengan cara menyenangkan.

traveling
Traveling dapat membuat seseorang melatih konsentrasi. (Fotyo: Pixabay/StockSnap)

Jangan lupa melakukan hal yang kau suka. Jika kau suka sepakbola, luangkan waktu untuk menonton pertandingan bola secara langsung di stadion. Bagi kau yang suka menari, cobalah ikuti kelas dansa yang tersedia di kota tempatmu berlibur. Setiap kali kau melakukan hal yang membuatmu bahagia, kau telah berkontribusi banyak bagi kesehatan mentalmu. (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo