Merasa Jadi Korban Saat Demo Tolak UU Ciptaker? Lapor Saja ke LPSK Demo Tolak Omnibus Law Rusuh di Jakarta. Foto: Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Merahputih.com - Pengesahan UU Cipta Kerja mendapatkan beragam tanggapan dari berbagai elemen masyarakat. Tak sedikit pula yang menyuarakan pendapatnya melalui aksi demontrasi.

Pada beberapa aksi penyampaian aspirasi itu, banyak pula yang berujung dengan kericuhan sehingga jatuh korban.

Baca Juga:

Demo Tolak UU Cipta Kerja Ricuh, Muhadjir: Tak Puas Silahkan Ajukan Judicial Review

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Manager Nasution berpendapat penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional warga negara.

Dengan demikian, tak ada alasan untuk membungkam aspirasi masyarakat tersebut, apalagi jika cara-cara yang dipilih melalui kekerasan.

"Demonstrasi terkait UU Cipta Kerja berujung dengan mencuatnya informasi banyak warga yang menjadi korban kekerasan. Ini menjadi perhatian kita," kata Nasution, Kamis (15/10).

Pengunjuk rasa membawa poster saat bentrokan antara demonstran dengan polisi saat aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Pengunjuk rasa membawa poster saat bentrokan antara demonstran dengan polisi saat aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Nasution pun mempersilakan kepada masyarakat yang menjadi korban kekerasan untuk mengajukan perlindungan ke LPSK.

"Dari informasi yang kita rangkum, mereka yang menjadi korban kekerasan sebagai dampak dari aksi menentang UU Cipta Kerja beragam, tidak saja dari peserta aksi itu sendiri, tetapi juga tenaga medis dan jurnalis, bahkan pihak keamanan, " ujarnya.

LPSK membuka pintu bagi masyarakat untuk mengakses perlindungan dan hak-hak lain yang disediakan negara melalui LPSK.

Baca Juga:

Ketua PBNU Serukan UU Cipta Kerja Dilakukan Judicial Review

Hak-hak dimaksud antara lain, selain perlindungan fisik dari potensi ancaman dan intervensi dari para pelaku kekerasan, korban juga bisa mendapatkan bantuan medis dan psikologis.

Permohonan perlindungan bisa disampaikan dengan datang langsung ke kantor LPSK, atau menghubungi Call Center 148 dan WA 085770010048. Tersedia pula aplikasi permohonan perlindungan online LPSK yang dapat diunduh di Playstore. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polresta Surakarta Rekonstruksi Aksi Koboi Penembakan Bos Tekstil
Indonesia
Polresta Surakarta Rekonstruksi Aksi Koboi Penembakan Bos Tekstil

Satreskrim Polresta Surakarta, Jawa Tengah menggelar rekonstruksi kasus penembakan mobil Toyota Alphard bernopol AD-8945-JP milik bos tekstil di Solo Kamis (28/1).

Pemerintah Wajib Pastikan Kesiapan Teknis dan Mitigasi Risiko Pengelolaan Dana Tapera
Indonesia
Pemerintah Wajib Pastikan Kesiapan Teknis dan Mitigasi Risiko Pengelolaan Dana Tapera

Program Tapera dijalankan sebagai amanat Undang-Undang No 1 Tahun 2011.

Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq
Indonesia
Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq

Polisi akan menjemput paksa Rizieq Shihab jika ia tidak memenuhi pemanggilan kedua terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Purnomo Ditolak Mundur PDIP Solo, Gibran: Kompetitor Adalah Teman dan Saudara
Indonesia
Purnomo Ditolak Mundur PDIP Solo, Gibran: Kompetitor Adalah Teman dan Saudara

Gibran menegaskan tidak mempermasalahkan lawannya itu tetap maju di Pilwakot Solo.

Kementerian PUPR Ingin Rest Area Tempat UMKM dan Informasi Wisata Daerah
Indonesia
Kementerian PUPR Ingin Rest Area Tempat UMKM dan Informasi Wisata Daerah

BUJT juga didorong untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan, termasuk menghadirkan lingkungan jalan tol yang lebih baik lewat pengelolaan rest area.

Pakar Kesehatan Ungkap Pasien Corona Meninggal Tidak Tulari Virus ke Orang Lain
Indonesia
Pakar Kesehatan Ungkap Pasien Corona Meninggal Tidak Tulari Virus ke Orang Lain

"Setiap virus hanya bisa hidup dengan cara menumpang pada sel manusia. Maka ketika pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia, virus yang ada di dalam tubuhnya ikut mati," terang Joni

Gunung IIi Lewotolok Kembali Meletus
Indonesia
Gunung IIi Lewotolok Kembali Meletus

Gunung Api Ili Lewotolok mengeluarkan kolom abu setinggi kurang lebih 700 meter dari atas puncak atau 2.123 mdpl.

NasDem Merapat ke Mantu Jokowi di Pilkada Medan
Indonesia
NasDem Merapat ke Mantu Jokowi di Pilkada Medan

Bobby Nasution sudah menerima rekomendasi dukungan dari lima partai, yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan NasDem.

Listrik Gratis dan Diskon Diperpanjang Hingga September
Indonesia
Listrik Gratis dan Diskon Diperpanjang Hingga September

Untuk masyarakat terpencil atau susah akses internet serta tidak memiliki akun whatsapp (WA), dengan mendatangi perangkat desa terdekat, kemudian meminta perangkat desa mencatat identitas pelanggan (ID) PLN.

Doni Monardo Resmikan Fasilitas Isolasi dan Observasi Penyakit Infeksi di Lamongan
Indonesia
Doni Monardo Resmikan Fasilitas Isolasi dan Observasi Penyakit Infeksi di Lamongan

“Saya mengharapkan Pemerintah Kabupaten Lamongan dapat mengelola fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya,” ucap Doni