Merasa Dilangkahi, Lukas Enambe Adukan Penunjukan Plh ke Jokowi Gubernur Papua Lukas Enambe. (Foto: papua.go.id)

MerahPutih.com - Penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua menuai polemik. Hal ini terjadi usai Gubernur Papua Lukas Enembe menolak keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tersebut.

Jubir Lukas Enembe, Rifai Darus menyebut, penunjukan Sekda Papua Dance Yulian Flassy menjadi Plh Gubernur, akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo.

"Berkenaan dengan dugaan adanya maladministrasi penunjukan Plh Gubernur Papua oleh Dirjen Otda an. Mendagri, Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe telah merespon cepat secara prosedural dengan menyampaikan laporan tertulis secara langsung kepada Presiden," kata Rifai dalam keteranganya, Sabtu (26/6).

Baca Juga:

Lima Tewas dan 4 Orang Warga Sipil Diduga Disandra KKB Papua

Rifai menerangkan, Gubernur Papua meyakini Presiden Joko Widodo dikenal sebagai sosok yang memahami suara hati masyarakat Papua.

"Dengan kearifan yang dimiliki oleh beliau tentu diharapkan agar Bapak Presiden dapat bijak memutuskan sesuatu yang sesuai dengan harapan dan keinginan rakyat Papua," imbuh Rifai.

Lukas mengklaim, Lukas Enembe masih aktif sebagai Kepala Daerah Provinsi Papua. Penunjukkan (Sekda) tersebut, dinilai tidak melalui prosedur dan mekanisme yang benar.

Berdasarkan Surat Mendagri Nomor 857.2590/SJ tanggal 23 April 2021 disebutkan bahwa penyelenggaraan pemerintah tetap melalui koordinasi kepada Gubernur Papua.

"Namun praktik kemarin memperlihatkan bahwa ketentuan yang mewajibkan adanya koordinasi kepada Bapak Lukas Enembe (tidak) diacuhkan dan tidak digunakan," sambungnya.

Lukas Enembe pun meminta warga Papua tak turun ke jalan terkait penunjukan Plh Gubernur Papua. Lukas Enembe berpesan bahwa ingin meninggalkan legacy yang baik kepada rakyat dan penerusnya. Lukas Enembe, kata Rifai akan tetap menghormati aturan yang berlaku.

plh gubernur papua dance yulian flassy.(Foto: papua.go.id)
Plh Gubernur Papua Dance Yulian Flassy.(Foto: papua.go.id)

"Gubernur akan tetap menghormati konstitusi dan aturan perundang-undangan yang berlaku, begitu pula harapan beliau kepada masyarakatnya untuk juga mematuhi hal tersebut," ujarnya.

Lukas Enembe juga mengingatkan warga Papua agar tak terprovokasi dengan informasi yang beredar di media sosial. Ketua DPD Partai Demokrat Papua itu tak ingin kondisi di Papua dimanfaatkan kelompok tertentu.

Sebelumnya, keputusan Menteri Dalam Negeri yang menunjuk Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy sebagai Plh Gubernur Papua diprotes Lukas Enembe. Sebab, Lukas yang saat ini dirawat karena sakit tidak diberitahu terlebih dahulu atau dikonsultasikan ataupun dimintai persetujuan selaku Gubernur Papua yang sah. (Knu)

Baca Juga:

Kemendagri Tunjuk Sekda Jadi Plh Gubernur Papua

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Keluarkan Surat Edaran Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja
Indonesia
Anies Keluarkan Surat Edaran Cegah Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja

Pemprov DKI Jakarta tidak menolerir segala bentuk kasus kekerasan di lingkungan kerja, termasuk kekerasan seksual.

Menpan RB Sebut Jabatan Wamen Kewenangan Jokowi
Indonesia
Menpan RB Sebut Jabatan Wamen Kewenangan Jokowi

“Pembantu presiden adalah jabatan politis, sehingga sah saja diambil dari unsur mana pun,” kata Tjahjo

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Rizieq Shihab Atas Kasus Swab RS UMMI
Indonesia
Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Rizieq Shihab Atas Kasus Swab RS UMMI

Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak banding Rizieq Shihab atas kasus swab test di RS Ummi.

Kabareskrim Pastikan Paspor Jozeph Paul Zhang Bakal Dicabut
Indonesia
Kabareskrim Pastikan Paspor Jozeph Paul Zhang Bakal Dicabut

Menurut Agus, jika paspor Jozeph nantinya telah dicabut maka akan mempersempit geraknya.

Jateng Buka Pembelajaran Tatap Muka pada Juli, Ganjar Minta Guru Divaksin
Indonesia
Jateng Buka Pembelajaran Tatap Muka pada Juli, Ganjar Minta Guru Divaksin

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan lampu hijau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh 35 kabupaten/kota pada Juli mendatang.

Kerumunan Pasar Tanah Abang, PSI: Anies Baru Bertindak saat Viral
Indonesia
Kerumunan Pasar Tanah Abang, PSI: Anies Baru Bertindak saat Viral

Fraksi PSI DPRD DKI menyesalkan langkah Gubernur Anies Baswedan yang gagal mengantisipasi kerumunan massa di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhir pekan kemarin.

Cek Ya, Hari Ini Pengumuman Hasil SNMPTN Jam 15.00 WIB
Indonesia
Cek Ya, Hari Ini Pengumuman Hasil SNMPTN Jam 15.00 WIB

Peserta SNMPTN 2021 dapat mendaftar UTBK-SBMPTN 2021 setelah pengumuman SNMPTN 2021.

Satu Unit Motor Terbakar di Gereja Katedral Makassar saat Bom Bunuh Diri
Indonesia
Satu Unit Motor Terbakar di Gereja Katedral Makassar saat Bom Bunuh Diri

Satu buah motor terbakar dalam peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3) sekitar pukul 10.20 WITA.

35 Ribu Orang Bekerja Dalam Program Padat Karya Sanitasi Pesantren
Indonesia
35 Ribu Orang Bekerja Dalam Program Padat Karya Sanitasi Pesantren

Kementerian PUPR pada 2021 memperluas penyaluran PKT melalui penyediaan sarana dan prasarana sanitasi di pondok pesantren/lembaga pendidikan keagamaan (LPK).

Diskon Pajak Berlanjut Sampai Tengah Tahun 2022
Indonesia
Diskon Pajak Berlanjut Sampai Tengah Tahun 2022

Presiden Jokowi, juga menyetujui "front loading" bantuan sosial, termasuk memberikan dana Rp 600 ribu bagi penduduk miskin ekstrem.