Merapi Meletus, BPPTKG Imbau Warga Tutup Sumber Air Awan panas keluar dari Gunung Merapi. Foto: BPPTKG

MerahPutih.com - BPPTKG mengimbau warga Lereng Merapi untuk menutup sumber air dan memakai masker agar tidak terkena debu dari letusan Gunung Merapi.

Akibat dari kejadian awan panas guguran tersebut, terjadi hujan abu dengan intensitas tipis hingga tebal di wilayah Boyolali dan Klaten. Di antaranya di Kecamatan Tamansari dan Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali dan beberapa lokasi di Klaten.

Baca Juga

Merapi Erupsi, BPBD Sleman Bersiap Ungsikan Warga

“Erupsi tipe Merapi adalah erupsi dengan aktivitas berupa pertumbuhan kubah lava, disertai guguran lava & awan panas. Hujan abu terjadi akibat dari kejadian awan panas guguran," Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (27/1).

BPPTKG menetapkan radius bahaya sejauh 5 km dari Puncak Merapi. Ia mengimbau masyarakat mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dengan memakai masker, kacamata, & menutup sumber air.

Selain itu, warga dan penambang diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di puncak Gunung Merapi.

"Potensi bahaya erupsi Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya, yaitu meliputi Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih dengan jarak maksimal 5 km dari puncak,"jelas dia.

Awan panas keluar dari Gunung Merapi.
Awan panas keluar dari Gunung Merapi. Foto: BPPTKG

Para penambang pasir juga diminta menjauhi dan tidak melakukan aktifitas di sepanjang alur Kali Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, & Putih.

BPPTKG memperkirakan Merapi masih akan terus mengeluarkan awanpanas dan memuntahkan guguran material serta lava pijar. Lontaran material vulkanik diperkirakan menjangkau radius 3 km dari puncak.Status Gunung Merapi masih Siaga sejak 5 November 2020. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Merapi Muntahkan Abu Vulkanik, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Normal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Level 4 Diperpanjang, Penyekatan 100 Titik Tetap Berlaku
Indonesia
PPKM Level 4 Diperpanjang, Penyekatan 100 Titik Tetap Berlaku

"Masih sama berjalan (di 100 titik)," kata Sambodo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/8).

Buntut Pernyataan Presiden Prancis, Jokowi Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik
Indonesia
Buntut Pernyataan Presiden Prancis, Jokowi Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik

Yang dilakukan Presiden Prancis menimbulkan ketegangan baru terhadap negara-negara muslim di dunia. Bahkan, kejadian ini dapat merusak perdamaian internasional.

Anggota DPRD Solo Fraksi PDIP Terpapar COVID-19, 4 Orang Dilakukan Tracing
Indonesia
Anggota DPRD Solo Fraksi PDIP Terpapar COVID-19, 4 Orang Dilakukan Tracing

Seorang anggota DPRD Solo dari Fraksi PDIP Siti Muslikhah dinyatakan positif COVID-19 setelah tertular dari anggota keluarganya, Senin (14/12).

[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Presiden AS Ditangkap Massa saat Kongres Kemenangan Biden
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Presiden AS Ditangkap Massa saat Kongres Kemenangan Biden

Pengguna Twitter appledoglives mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence telah ditangkap atas tuduhan mengkhianati Presiden Donald Trump.

Ba'asyir Bakal Pulang, Pendukung Diminta Tidak Datang ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki
Indonesia
Ba'asyir Bakal Pulang, Pendukung Diminta Tidak Datang ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki

Abu Bakar Ba'asyir divonis pada tanggal 16 Juni 2011 dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Pada 2019, sempat ada wacana pemerintah akan memberikan pembebasan bersyarat.

Kapasitas Hunian di RSD Wisma Atlet Hampir Terisi Penuh
Indonesia
Kapasitas Hunian di RSD Wisma Atlet Hampir Terisi Penuh

Dengan demikian, orang yang tengah dirawat sebanyak 5.812 orang dari semula 5.730 orang.

[HOAKS atau FAKTA] Bantuan Dana Kesehatan dan Modal Usaha dari BPJS Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Bantuan Dana Kesehatan dan Modal Usaha dari BPJS Kesehatan

Beredar pesan melalui SMS dengan pesan mengenai dana bantuan kesehatan & modal usaha dari Pusat BPJS Kesehatan.

Enggan Kasasi Kasus Pinangki, Reformasi Birokrasi Kejagung Dinilai Gagal
Indonesia
Enggan Kasasi Kasus Pinangki, Reformasi Birokrasi Kejagung Dinilai Gagal

Kejaksaan Agung dinilai Fickar, kurang serius dalam melakukan pengawasan secara internal. Terutama pada jaksa-jaksa yang menangani perkara berpotensi terjadi transaksi.

BI dan Bank Sentral Tiongkok Mulai Implementasi Kerja Sama Mata Uang Lokal
Indonesia
BI dan Bank Sentral Tiongkok Mulai Implementasi Kerja Sama Mata Uang Lokal

Kerangka kerja sama ini disusun berdasarkan nota kesepahaman yang telah disepakati dan ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur PBC Yi Gang pada tanggal 30 September 2020.

Jika Tak Datang Hari Ini, Polisi Siapkan 'Upaya' ke Panglima FPI dkk
Indonesia
Jika Tak Datang Hari Ini, Polisi Siapkan 'Upaya' ke Panglima FPI dkk

Polisi memberikan dua opsi kepada kelimanya