Merapi Erupsi, Desa Tlogolele Boyolali Diguyur Abu Vulkanik Gunung Merapi mengalami erupsi terpantau dari Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Senin (14/10). (Istimewa/BPPTKG)

MerahPutih.Com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta mengalami erupsi, Senin (14/10) pukul 16.31 WIB. Akibat erupsi Gunung Merapi tersebut Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengalami hujan abu vulkanik.

Sekretaris Desa (Sekdes) Tlogolele, Nur Edy Saputra mengungkapkan warga sempat panik keluar rumah setelah mendengar suara dentuman dari arah puncak Gunung Merapi. Setelah mendengar suara dentuman, dari atas Gunung Merapi terlihat awan putih membumbung tinggi.

Baca Juga:

Gunung Merapi Alami 4 Kali Gempa Guguruan, Aktivitas Warga Dibatasi 3 KM

"Ya meskipun panik warga tidak sempat sampai berlari ke tempat pengugsian. Setelah itu merapi terdengar gemuruh," ujar Edy.

Erupsi Gunung Merapi menyebabkan sejumlah desa di Boyolali diguyur abu vulkanik
Dampak erupsi Merapi menyebabkan sejumlah desa di Boyolali diguyur abu vulkanik (Istimewa/BPPTKG)

Ia memastikan tidak ada satupun warga yang dievakuasi pasca kejadian itu. Kepulan asap hanya terlihat sekitar 5 menit. Pasca kejadian itu, Dusun Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo diguyur hujan abu tipis.

"Hujan abu vulkanik tipis terlihat di genteng dan rumah warga. Saya kasih warga masker untuk warga Stabelan," kata dia.

Ia mengimbau pada warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasca kejadian itu warga melakukan ronda pada malam hari sampai pagi. Jarak Desa Tlogolele dengan Gunung Merapi hanya 3 km.

"Kami berharap tidak ada lagi erupsi Gunung Merapi. Kami koordinasi debgan BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Jawa Tengah untuk update status Gunung Merapi," jelasnya.

Baca Juga:

Gunung Merapi Keluarkan Guguran Lava 500 Meter, Warga Diminta Waspada

Sementara keterangan BPPTKG menyebut awan panas akibat erupsi Gunung Merapi menyembur dengan durasi 270 detik dan amplitudo 75 mm. Awan panas terpantau kolom setinggi max. ±3.000 m dari puncak, sedangkan angin bertiup ke arah barat daya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gunung Merapi di DIY Luncurkan Lava Sejauh 870 Meter


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH