Menyoal Reklamasi, Anies Baswedan Sebut Ahok Sangat Cerdik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengakui bahwa pemimpin Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sangat cerdik. Hal ini berkaitan dengan Peraturan Gubernur Pergub Nomor 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, D, dan E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

"Menurut saya yang mengerjakan ini (Pergub 206 Tahun 2016) semua cerdik, serius, dan itu semua dikerjakan dikebut sebelum saya mulai kerja. Ini yang bikin sebel," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (25/6).

Anies menuturkan, bahwa setelah pergub dikeluarkan, Ahok mengeluarkan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemerintah DKI dengan pengembang pulau reklamasi. Tapi posisi Pemprov dalam PKS itu bukan sebagai pembuat kebijakan atau regulator.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: antaranews)
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: antaranews)

Baca Juga: Ahok: Anies Pinter Ngomong Soal Penerbitan IMB Reklamasi

Namun, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak membocorkan secara detail isi perjanjin kerja sama tersebut. "Kemudian khusus untuk kasus reklamasi, Pemda DKI itu punya posisi yang berbeda sekali. Dalam semua urusan di Jakarta Pemprov itu sebagai regulator ya," tutup Anies.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah menerbitkan 932 Izin Mendirikan Bangungan (IMB) Pulau Reklamasi D atau Pantai Maju. IMB tersebut diperuntukkan bagi 932 bangunan yang terdiri dari 409 rumah tinggal dan 212 rumah kantor (rukan). Selain itu ada 311 rukan dan rumah tinggal yang belum selesai dibangun.

Penerbitan 932 IMB itu berlandaskan pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 206/2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, D, dan E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

IMB itu diterbitkan PTSP DKI atas nama PT Kapuk Naga Indah, pengembang Pulau D pada November 2018.

Menurut Ahok, Pergub itu seharusnya tidak bisa dijadikan dasar hukum bagi Anies untuk memberikan 932 IMB di Pulau Reklamasi Teluk Jakarta.

Kata dia, bila Pergub 206 tahun 2016 bisa jadi landasan hukum terbitkan IMB, sejak menjadi Gubernur dirinya akan memberikan IMB pada Pulau Reklamasi.

"Aku udah malas komentarinya. Kalau Pergub aku (206/2016) bisa terbitkan IMB reklamasi, sudah lama aku terbitkan IMB. Kan aku pendukung reklamasi," tegas Ahok saat dihubungi, Rabu (19/6) lalu. (Asp)

Baca Juga: Mengukur Keberanian DPRD Menginterplasi Anies di Polemik IMB Reklamasi

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH