Headline
Menyinyiri Kepergian Anies ke Luar Negeri, DPRD: Tidak Untungkan Warga DKI Gubernur Anies Rasyid Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI fraksi PDI Perjuangan, William Yani menanggapi kepergian Gubernur Anies Baswedan ke Kolombia beberapa hari lalu. Yani menilai terbangnya Anies ke luar negeri tak membawa hasil untuk Ibu Kota Jakarta.

"Iya gini-gini aja. Ga ada nilai tambah kok. Jadi menurutku keseringan dia ke luar negeri," ujar William Yani, Jumat (12/7).

Baca Juga: Ajak Pasang Foto Anies dan Turunkan Foto Jokowi di Kelas, Guru SMA ini Ditangkap

Namun memang tidak ada kewajiban Gubernur Anies untuk melaporkan apa saja yang dilakukan saat kunjungan ke luar negeri.

Namun saat ini, menurut dia, kunjungan orang nomor satu di Jakarta itu ke luar negeri tidak menguntungkan bagi warga DKI Jakarta. Sebab hingga kini belum ada kerja yang konkrit dilakukan Anies selepas bertolak dari luar negeri.

"Kalau kesalahan ya ga ada, tetapi tidak menguntungkan bagi warga DKI karena gubernur ga ngurusin," tutur dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah). Foto: Twitter/@mrtjakarta

Ia pun bingung sudah hampir 2 tahun menjabat gubernur DKI dan rutin pergi keluar negeri namun hingga kini belum ada janji kampanyenya yang dipenuhi.

"Sekarang program yang dia kampanyekan apa yang sudah jalan? Tidak ada. Dia malah jalankan mudik bersama. Ada ga waktu di kampanye dia bilang mau jalankan mudik bersama? Ga ada kan. Itu kan program dadakan, program unggulan ga ada sama sekali loh," tutupnya.

Baca Juga: Menteri Tjahjo Tak Persoalkan Kepergian Anies ke Kolombia

Seperti diketahui, pada Rabu 10 Juli kemarin Anies pergi ke Kolombia untuk menghadiri forum World Cities Summit Mayors (WCSMF) ke-10.

Tujuan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut ke forum WCSMF itu agar membagikan ide serta gagasan dan juga bertukar pengalaman dengan pimpinan kota yang hadir dalam forum tersebut. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tambah Tersangka, Hasutan di Grup WhatsApp Jadi Pemicu Pembubaran Midodareni
Indonesia
Tambah Tersangka, Hasutan di Grup WhatsApp Jadi Pemicu Pembubaran Midodareni

Saat ini polisi mengamankan 12 pelaku, 8 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dikenakan pasal 160 KUHP dan atau pasal 335 KUHP.

Seluruh Banten Terapkan PSBB, KCI Batasi Penumpang 74 Per Kereta
Indonesia
Seluruh Banten Terapkan PSBB, KCI Batasi Penumpang 74 Per Kereta

Mulai hari ini 7 September 2020 Provinsi Banten memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh kabupaten/kota.

Kogabwilhan I Turun Gunung Cek Wisma Atlet Kemayoran, TNI Mulai Jaga Lokasi
Indonesia
Kogabwilhan I Turun Gunung Cek Wisma Atlet Kemayoran, TNI Mulai Jaga Lokasi

Wisma Atlet layak digunakan sebagai tempat menangani pasien positif corona

Sandiaga Uno Khawatir 'Cash Flow' UMKM Tergerus Gegara COVID-19
Indonesia
Sandiaga Uno Khawatir 'Cash Flow' UMKM Tergerus Gegara COVID-19

UMKM harusnya menjadi fokus utama dan prioritas pemerintah di tengah pandemi

 Matangkan Rencana Koalisi, Nasdem Bakal Gelar Pertemuan Lanjutan dengan PKS
Indonesia
Matangkan Rencana Koalisi, Nasdem Bakal Gelar Pertemuan Lanjutan dengan PKS

"Jadi kalau dinamika ke depan ada pembicaraan-pembicaraan lain tentu itu juga bukan merupakan, bisa jadi tidak secara langsung merupakan sambungan dari pertemuan kemarin tapi hal yang wajar dari sistem demokrasi,

 Pemprov DKI: 20.532 Orang Lakukan Rapid Test, 428 Dinyatakan Positif COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI: 20.532 Orang Lakukan Rapid Test, 428 Dinyatakan Positif COVID-19

Dari total 20.532 orang yang telah menjalani rapid test, sebanyak 428 orang terkonfirmasi positif corona dan 20.104 orang dinyatakan negatif.

Ormas Islam Solo Nobar Film G30S/PKI di Masjid Dekat Rumah Jokowi
Indonesia
Ormas Islam Solo Nobar Film G30S/PKI di Masjid Dekat Rumah Jokowi

Massa ormas Islam Solo yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta mengadakan nobar film penghianatan PKI.

Jokowi Ngaku Berantas Korupsi, Aktivis Nilai Tidak Terbukti
Indonesia
Jokowi Ngaku Berantas Korupsi, Aktivis Nilai Tidak Terbukti

Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perppu) KPK untuk mengganti UU KPK Baru nomor 19 tahun 2020 yang melemahkan KPK.

Kota Wuhan Gelar Pameran Mobil Terbesar sejak Di-lockdown
Dunia
Kota Wuhan Gelar Pameran Mobil Terbesar sejak Di-lockdown

Otomotif merupakan salah satu pilar utama industri di Wuhan.

Penyebab Banjir di Jakarta Selatan
Indonesia
Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Beberapa lokasi genangan yang banyak ditemukan sampah, antara lain, kolong Jembatan Semanggi, Jalan Gatot Subroto depan Balai Kartini dan depan Dinas Pendidikan di Setiabudi.