Menyentuh! Ini Pengorbanan Tim Medis yang Menangani Virus Corona Suster di Wuhan menangani pasien Corona (Sumber: China Daily)

TENAGA medis menjadi ujung tombak bagi kota Wuhan, Tiongkok. Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan bahwa pemerintah telah mengorganisir tim medis sebanyak 959 orang dari tujuh provinsi dan kota untuk menuju Wuhan. Tim tersebut berasal dari provinsi Henan, Jilin, Liaoning, Shanxi, Tianjin dan Chongqing. Keberadaan mereka mampu menjadi lentera bagi para pasien yang putus asa usai didagnosa virus corona.

Namun, dalam menangani pasien yang membludak, ada begitu banyak hal yang harus dikorbankan oleh para dokter dan perawat. Mulai dari waktu, tenaga, jiwa, dan raga. Salah satu pengorbanan raga yang dilakukan oleh perawat di Wuhan, Tiongkok bisa kita lihat dari sosok bernama Shan Xia.

Baca juga:

Bill Gates Sumbang Dana Jutaan Dollar untuk Perangi Virus Corona

Suster di Wuhan
Suster Shin Xia (Sumber: China Daily)

Perawat yang bertugas di Rumah Sakit Renmin, Universitas Wuhan tersebut rela memangkas habis mahkota kepalanya saat menangani pasien yang mengidap virus corona. Menurut perempuan berusia 30 tahun tersebut, dengan memplontosi kepalanya dapat membuat ia mampu bekerja secara maksimal. "Aku bisa menghemat waktu ketika mengenakan dan melepas pakaian pelindung," demikian tuturnya.

Baca juga:

Belum Ada Antivirus, Tiongkok Uji Coba Obat HIV untuk Pasien Corona

Suster di Wuhan
Suster di Wuhan kenakan baju pelindung (Sumber: Reddit)

Xia bukanlah satu-satunya perawat yang mengorbankan penampilannya demi pelayanan maksimal pada pasien. Shan, seorang ibu dari dua anak juga memangkas rambutnya. Dirinya memotong rambut agar terhindar dari infeksi silang virus yang mungkin menempel pada rambutnya. (Avia)

Baca juga:

Gejala, Pencegahan, serta Asal Virus Corona yang Mematikan

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH