Menyambut Paskah, Gereja Katedral Angkat Tema Pancasila  Altar Gereja Katedral (MP/Yohanes Abimanyu)

Gereja Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) mengusung tema "Amalkan Pancasila: Makin Adil, Makin Beradab" dalam pekan suci Perayaan Paskah 2017 Paroki Katedral Jakarta. Tema ini dipilih Gereja Katolik memandang Pancasila sebagai wadah kesatuan dan persatuan nasional dan menerima Pancasila sebagai landasan pemersatu berbagai golongan di Indonesia.

Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwandie mengatakan dalam Surat Gembala Masa Pra-Paskah 2017, Uskup KAJ Mgr. Ignatius Suharyo mengingatkan kembali agar umat Katolik mengamalkan Pancasila yang juga Arah Dasar (ARDAS) KAJ sejak 2016 sampai 2020 nanti.

Pada tahun 2016, KAJ mengambil tema pokok Masa Pra-Paskah dan Paskah yaitu "Kerahiman Allah Memerdekakan".

"Di tahun 2016 kita diajak untuk lebih memahami arti kerahiman Allah. Tema ini selaras dengan Sila Pertama Pancasila yaitu "Ketuhanan yang Maha Esa"," kata Susyana di Gereja Katedral Jakarta, Jumat (14/4).

Sementara di tahun ini, KAJ mengajak umat Katolik untuk menyelami sila kedua untuk merenungkan apakah keadilan sudah dinikmati oleh segenap masyarakat Indonesia.

"Tema ini menunjukkan dan menumbuhkan sikap makin adil dan makin beradab pada sesama sebagai bagian dari upaya mengamalkan Pancasila dengan iman yang teguh," ucap Susyana.

Dengan tema keadilan sosial ini, KAJ juga mengajak umat Katolik untuk bergerak bersama dan masuk dalam duka dan derita jemaat.

Kreativitas juga sangat mungkin dihasilkan dengan menjawab pertanyaan apa yang dapat dilakukan umat agar lingkungan sekitar baik keluarga, gereja, dan masyarakat bisa lebih beradab.

"Semuanya diharapkan mengarah kepada Gerakan Suka Menolong dan ini juga mengingatkan kami akan semangat gembala baik dan murah hati," ucap Susyana.

Sumber: ANTARA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Jelang Natal dan Tahun Baru, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Masih Sepi
Indonesia
Jelang Natal dan Tahun Baru, Penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Masih Sepi

Usman memperkirakan akan ada tiga maskapai melakukan penambahan penerbangan untuk melayani penumpang pada libut Nataru tahun ini

 Tangani Pandemi COVID-19, Pemerintah Hanya Miliki 35 Ribu Dokter
Indonesia
Tangani Pandemi COVID-19, Pemerintah Hanya Miliki 35 Ribu Dokter

Yuri mengatakan, hingga saat ini sudah ada lebih dari 18 ribu orang yang mendaftar sebagai relawan penanggulangan Covid-19.

Lagi-Lagi, KPAI Soroti Pelibatan Anak-Anak Saat Aksi PA 212 'Ganyang Komunis'
Indonesia
Lagi-Lagi, KPAI Soroti Pelibatan Anak-Anak Saat Aksi PA 212 'Ganyang Komunis'

KPAI menyayangkan keberadaan panitia, orator dan tokoh acara yang berada dalam keteduhan panggung, dan anak anak

 Bentuk Pansus Banjir, Haji Lulung: DPRD DKI Ga Ada Kerjaan
Indonesia
Bentuk Pansus Banjir, Haji Lulung: DPRD DKI Ga Ada Kerjaan

"Pansus? Saya menghormati dan menghargai. Tapi apa yang mau dipansusin?," kata Lulung di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Bermodal Stiker 'Kemenhub', Satu Unit Bus Bisa Antar Pemudik ke Solo
Indonesia
Bermodal Stiker 'Kemenhub', Satu Unit Bus Bisa Antar Pemudik ke Solo

Bus dengan pelat nomor B 7088 WGA itu diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan

Dampak Banjir, Ganjil-Genap Hari Ini Ditiadakan
Indonesia
Dampak Banjir, Ganjil-Genap Hari Ini Ditiadakan

"Iya hari ini (ganjil genap) tidak berlaku," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar

Begini Operasi Yustisi 14 Hari Satpol PP Jakarta
Indonesia
Begini Operasi Yustisi 14 Hari Satpol PP Jakarta

Operasi simpatik ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar selalu disiplin menaati protokol kesehatan.

Jokowi Pilih PSBB, DPR: Pemerintah tidak Punya Uang untuk Terapkan Lockdwon
Indonesia
Jokowi Pilih PSBB, DPR: Pemerintah tidak Punya Uang untuk Terapkan Lockdwon

""Sepertinya bukan mejadi opsi utama pemerintah," kata Saleh

Jika Berulah Lagi, Napi Asimilasi Layak Ditembak di Tempat
Indonesia
Masyarakat Diminta Tak Menolak dan Khawatir dengan Jenazah Pasien COVID-19
Indonesia
Masyarakat Diminta Tak Menolak dan Khawatir dengan Jenazah Pasien COVID-19

Tidak ada alasan bagi masyarakat menolak penguburan jenazah dengan alasan medis atau pun agama.