Relasi
Menurut Penelitian, Hubungan Paling Romantis Berawal dari Teman Pertemanan dapat mengarah pada hubungan romantsi. (Foto: Pexels/sharefaith)

BERTENTANGAN dengan persepsi populer bahwa cinta biasanya muncul dari gairah. Studi baru menemukan dua pertiga dari hubungan romantis dimulai sebagai persahabatan jangka panjang.

Meskipun sangat lazim, jalur teman-ke-kekasih menuju suatu hubungan sebagian besar telah diabaikan oleh sains, kata Danu Stinson, ketua studi tersebut dan profesor psikologi di University of Victoria di British Columbia, Kanada.

Baca Juga:

Pantang Dilakukan Saat Kencan Pertama

cinta
Banyak peserta mengaku, mereka membentuk hubungan romantis dengan teman yang dikenal. (Foto: 123RF/dolgachov)

Seperti ditulis pada laman cnn.com (2/8), Stinson telah mempelajari inisiasi hubungan selama 20 tahun, dan dia memperhatikan selama bertahun-tahun bahwa banyak peserta mengungkapkan bahwa mereka membentuk hubungan romantis dengan teman-teman yang telah mereka kenal untuk sementara waktu.

Dia mulai mengajukan pertanyaan, "Apakah kamu berteman dengan pasangan sebelum terlibat asmara?" dalam penelitiannya yang lain dan melakukan meta-analisis untuk makalah ini.

"Sangat sedikit penelitian yang benar-benar melihat inisiasi hubungan yang berawal dari teman, meskipun pengamatan kami bahwa itu adalah bentuk inisiasi hubungan yang paling umum sejauh ini," Stinson menambahkan.

Dia menduga hubungan yang berawal dari teman akan umum ditemukan, tetapi terkejut melihat betapa dominannya itu dalam penelitian. Prevalensi hubungan yang berawal dari teman juga konsisten di seluruh usia dan kelompok etnis.

Baca Juga:

Bingung Kenapa Kamu Selalu Balikan dengan Sang Mantan? Ini Penjelasan Para Ahli

Berawal dari Teman

cinta
Garis perbedaan antara persahabatan dan hubungan romantis tidak sejelas yang dipikirkan beberapa orang. (Foto: 123RF/rido)

Penelitian yang diterbitkan minggu lalu di jurnal Social Psychological and Personality Science ini terdiri dari empat studi berbeda tentang inisiasi hubungan.

Dua studi pertama menganalisis jurnal dan buku teks populer dan menemukan bahwa literatur yang ada tentang hubungan yang berawal dari teman sangat berfokus pada "hubungan romantis yang muncul di antara orang asing" dan sebagian besar mengabaikan "hubungan romantis yang berkembang di antara teman-teman," demikian disebutkan.

Para peneliti kemudian melakukan analisa terhadap tujuh studi lab mereka dengan mahasiswa dan orang dewasa dari segala usia, yang terdiri dari hampir 1.900 orang di Kanada dan Amerika Serikat. Studi daring dilakukan antara tahun 2002 dan 2020 untuk tujuan lain, dan data yang digunakan untuk analisa ini berasal dari informasi demografis tentang peserta.

Analisis itu menemukan bahwa 66 persen pasangan berawal dari persahabatan, banyak dari mereka adalah persahabatan jangka panjang yang berlangsung selama beberapa bulan atau tahun.

Dalam studi terakhir, yang hanya mengamati 300 mahasiswa, pertemanan berlangsung rata-rata hampir 22 bulan sebelum berubah menjadi romantis. Hampir setengah dari sample ini mengatakan inisiasi hubungan yang berawal dari teman adalah metode pilihan mereka untuk memulai hubungan romantis. Namun, sebagian besar sample tidak memasuki pertemanan mereka dengan tujuan hubungan romantis.

Temuan ini harus mendorong orang untuk memikirkan kembali praduga mereka tentang hubungan yang sering berasal dari kencan yang dominan dalam budaya kita, demikian menurut Stinson.

"Skenario kencan benar-benar mengatakan bahwa kamu akan bertemu seseorang, dan langsung jatuh cinta," kata Stinson. Dia berpikir, jika kamu benar-benar percaya pada naskah kencan itu, maka sulit untuk membayangkan situasi lain, di mana kamu menjadi lebih dekat dengan seorang teman dan memulai hubungan romantis.

Baca Juga:

Kesalahan Besar yang Dilakukan Perempuan Saat Menjalin Hubungan

Teman tapi Mesra

cinta
Banyak peserta terlibat dalam perilaku romantis dengan teman mereka. (Foto: 123RF/dolgachov)

Menurut Stinson, ada pula temuan tambahan, bahwa garis perbedaan antara persahabatan dan hubungan romantis tidak sejelas yang dipikirkan beberapa orang. Dari pasangan menikah dalam penelitian tersebut, dua pertiga mengatakan mereka adalah teman sebelum menjadi pasangan, tetapi banyak dari pasangan juga mengatakan mereka adalah "teman tapi mesra," yang terlibat dalam hubungan romantis sebelum berkomitmen penuh.

Banyak peserta terlibat dalam perilaku intim yang biasanya dianggap romantis dengan teman-teman mereka, kata Stinson.

"Mereka berpelukan di dekat api unggun, mereka melakukan perjalanan bersama, mereka memperkenalkan teman-teman mereka kepada keluarga mereka, tetapi mereka sangat jelas bahwa itu adalah persahabatan," kata Stinson, "Itu benar-benar membuatku berpikir tentang definisi yang kita miliki tentang persahabatan, romansa, dan bagaimana hal-hal itu berbeda, dan betapa tidak jelas batasannya."

Joanne Davila, seorang profesor psikologi klinis dan direktur Relationship Development Center di departemen psikologi Universitas Stony Brook yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan, makalah itu menyoroti perlunya melakukan penelitian tambahan tentang jalur teman-ke-kekasih.

"Yang benar-benar saya sukai dari makalah ini adalah bahwa mereka mengungkap asumsi yang terang dan menantang yang selalu dimiliki para peneliti hubungan," kata Davila kepada CNN, "Saya suka bahwa mereka semacam mengatakan kita perlu membuka pikiran kita dan berpikir lebih luas tentang hubungan."

Menurut Davila, para peneliti harus melihat perbedaan antara hubungan yang diawali dengan pertemanan dan inisiasi kencan, dan melihat apakah yang satu menghasilkan hubungan yang lebih sehat dan lebih kuat dari yang lain. Dia juga tertarik dengan apa yang terjadi ketika hubungan yang diawali pertemanan berakhir, mengingat individu-individu tersebut mungkin masih berada dalam kelompok teman yang sama setelah putus.

"Kita perlu mengajukan lebih banyak pertanyaan tentang dengan siapa orang menjalin hubungan dan bagaimana mereka sampai di sana," kata Davila, "Itu bisa menjadi faktor yang sangat penting dalam bagaimana kita memahami hubungan."

Stinson telah mulai mengeksplorasi cara-cara di mana teman bertransisi ke dalam hubungan romantis dengan menganalisa catatan tertulis langsung pasangan tentang awal hubungan mereka. Dia dan timnya ingin melihat bagaimana kisah-kisah ini mungkin berbeda, bagaimana orang membuat keputusan untuk bertindak berdasarkan perasaan romantis terhadap seorang teman, urutan pencapaian tertentu, dan banyak lagi.

Stinson mengatakan, dia berencana untuk melakukan studi longitudinal di mana peneliti mengikuti pasangan teman selama beberapa tahun untuk melihat apakah hubungan romantis terbentuk di antara beberapa dari mereka, dan keadaan apa yang dapat menyebabkan hubungan romantis antara teman. (aru)

Baca Juga:

Cara Sederhana untuk Memprioritaskan Diri Sendiri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lewat Kemanayo, Alternatif Traveling Jadi Lebih Personal
Fun
Mana yang Lebih Serius, Pasangan via Aplikasi atau yang Langsung Bertemu?
Fun
Mana yang Lebih Serius, Pasangan via Aplikasi atau yang Langsung Bertemu?

Pasangan yang bertemu melalui aplikasi kencan sebenarnya membentuk ikatan yang dalam.

Pemuda, Ayo Pulih dari Pandemi
Fun
Pemuda, Ayo Pulih dari Pandemi

Pandemi jangan menjadi alasan untuk menyerah dengan perjuangan.

Cegah Hoaks, Twitter Akan Batasi Retweet
Fun
Cegah Hoaks, Twitter Akan Batasi Retweet

Twitter akan membatasi retweet guna mencegah hoaks menjelang pemilu AS

PC dengan Desain Sneaker dari NZXT Dipersenjatai RTX 3080
Fun
PC dengan Desain Sneaker dari NZXT Dipersenjatai RTX 3080

Bentuk PC ini mirip seperti sneaker hi-top ala Air Jordan.

Reza Rahadian Jabat Ketua FFI 2021-2023
ShowBiz
Reza Rahadian Jabat Ketua FFI 2021-2023

Menggantikan Lukman Sardi.

Twitter Kembangkan Fitur Pembatalan Tweet
Fun
Twitter Kembangkan Fitur Pembatalan Tweet

Kabarnya, jadi bagian dari Twitter berbayar.

Enggak Cuma Korea, Serial Indonesia Kini Kian Diminati
Fun
Enggak Cuma Korea, Serial Indonesia Kini Kian Diminati

Serial-serial Indonesia mampu bersaing dengan negara lainnya.

Penyintas Autoimun Negeri Aing Gemakan Kampanye Se-Asia Tenggara Hapus Stigma Negatif Psoriasis
Hiburan & Gaya Hidup
Penyintas Autoimun Negeri Aing Gemakan Kampanye Se-Asia Tenggara Hapus Stigma Negatif Psoriasis

Secara garis besar, mereka takut saya menulari karena keliatan banget di kulit

Mengenal Ragam Vaksin COVID-19 dan Dampaknya pada Penderita Komorbid
Fun
Mengenal Ragam Vaksin COVID-19 dan Dampaknya pada Penderita Komorbid

Apakah ada efek samping yang timbul setelah mereka mendapatkan vaksin COVID-19?