Menurut Mitos, Jangan Memberi Barang-Barang ini Ketika Imlek! Beberapa benda yang tidak boleh diberikan saat Imlek (foto: Pixabay-PublicDomainPictures)

SAAT Imlek, kamu tidak bisa sembarangan memberikan hadiah lo! Karena ternyata semua barang memiliki maknanya masing-masing. Jadi jangan sampai salah memberikan hadiah ya.

Ini dia delapan barang yang sangat dilarang untuk diberikan ketika Imlek seperti yang dilansir dari cosmopolitan.co.id.

1. Apapun yang bernomor empat, simbol kematian

mitos imlek
Angka empat dilambangkan dengan simbol kematian (foto: Pixabay.com-TheDigitalArtist)


Kenapa? Karena dalam bahasa Mandarin, nomor empat, 'si', terdengar mirip dengan kata yang artinya kematian. Apalagi kamu sudah tahu kan kalau orang Tionghoa jarang banget menggunakan angka empat. Makanya ketika Imlek pun lebih baik hindari hadiah-hadiah yang menunjukkan angka empat.

2. Jam, kehabisan waktu

mitos imlek
Memberikan jam sama dengan menghadiri ritual pemakaman (foto: Pixabay-Pexels)


Jangan pernah memberi hadiah jam tangan maupun jam dinding ketika Imlek. Karena perkataan 'memberikan sebuah jam' (song zhong) terdengar sama dengan 'menghadiri sebuah ritual pemakaman (song zhong).

Konon jam itu sebagai penanda waktu dan juga menandakan habisnya waktu. Jadi dengan menghadiahi seseorang jam, kamu mendoakan waktu orang itu cepat habis.

3. Cermin, mengundang roh jahat

mitos imlek
Kaca dipercaya bisa mengundang hantu dan roh jahat (foto: twowaysmirrors.com)


Di negara-negara Asia terutama Cina, menghadiahkan cermin bukan pertanda yang baik. Cermin dipercaya bisa mengundang roh jahat dan hantu.

Apalagi cermin merupakan barang yang bisa pecah. Menurut tradisi, barang yang pecah pada Imlek bisa memberikan nasib buruk. Daripada perayaanmu diganggu makhluk halus, lebih baik coret cermin dari daftar hadiah.

4. Sepatu, simbol kejahatan

Mitos Imlek
Sepatu jadi simbol kejahatan atau kemalangan (foto: Pixabay-Pexels)


Kalau kamu ingin memberikan sepatu, lebih baik ditahan dulu deh sampai Imlek sudah lewat. Kata sepatu, 'xie', terdengar persis seperti kata “kemalangan” atau “kejahatan” (xie). Selain itu sepatu juga buat dipakai dengan cara diinjak sehingga katanya akan membawa kesialan.

5. Bunga, hadiah pemakaman

Mitos Imlek
Bunga putih biasanya digunakan saat pemakaman (foto: pixabay.com-GLady)


Lo bukannya bunga itu cantik ya? Kok enggak boleh diberikan? Ternyata dalam tradisi Tionghoa, bunga yang dipotong biasanya diberikan saat pemakaman, bukan Tahun Baru Cina.

Apalagi bunga krisan, serunai, atau bunga berwarna putih yang melambangkan kematian. Jadi kalau terpaksa memberi bunga lebih baik pilih bunga mawar merah yang melambangkan kemakmuran.

6. Payung dan benda tajam, simbol putus hubungan

Mitos Imlek
Kata payung terdengar seperti putus hubungan (foto: Pixabay-Pexels)

Payung dalam bahasa Cina adalah 'san. Kata ini terdengar seperti 'putus hubungan' (san). Sementara kalau kamu memberikan benda tajam, itu artinya kamu ingin memutuskan hubungan dengan penerimanya.

7. Buah pir, perpisahan

Mitos Imlek
Buah pir disimbolkan sebagai perpisahan (foto Pixabay-PublicDomainPictures)


Hadiah buah-buahan ketika Chinese new year selalu disambut dengan baik. Apalagi buah jeruk yang menjadi lambang kemakmuran. Namun jangan sekali-kali ya memberi buah pir ketika Imlek karena kata 'buah pir' sama seperti 'perpisahan'. Hanya 'hanzi' saja yang berbeda.

8. Saputangan, simbol mengucapkan selamat tinggal

Mitos Imlek
Saputangan simbol atau salam perpisahan untuk selamanya (foto Pixabay-Big_Heart)


Dalam tradisi Cina, orang biasanya memberikan saputangan di akhir sebuah pemakaman untuk mengucapkan selamat tinggal untuk selamanya. Jadi kalau kamu memberi saputangan sama saja kamu menyumpahi seseorang untuk pergi dan mengucapkan selamat tinggal untuk selamanya.

Nah, itu dia beberapa benda atau barang yang tidak boleh diberikan saat Imlek. Lebih baik cari hadiah lain, daripada nanti barangnya dikembalikan. (sam)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH