Menunggu Langkah Perdana Bukalapak Melantai di Bursa Bambang Brodjonegoro dan Yenny Wahid. (Foto: Bukalapak)

MerahPutih.com - Bukalapak akan segera lakukan pencatatan perdana atau listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021 mendatang. Bukalapak melepas 25,76 miliar lembar saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru atau 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Jumlah seluruh nilai IPO saham tersebut mencapai Rp 21,9 triliun dengan harga IPO sebesar Rp 850 per saham yang merupakan batas atas harga yang ditawarkan kepada masyarakat pada penawaran awal yang berada di kisaran Rp 750 per saham hingga Rp 850 per saham.

Baca Juga:

Bambang Brodjonegoro dan Yenny Wahid Jadi Komisaris Bukalapak

Perusahaan e-commerce ini, telah melakukan penawaran umum perdana saham dimulai pada Rabu (28/7) dan diklaim animo investor jika dilihat dari permintaan yang oversubscribed bisa dibilang bagus dengan kondisi emisi yang terbilang besar.

"Tapi tetap hati-hati setelah listing nanti, jika hari pertama tidak mampu langsung menguat," kata Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas dilansir Antara, beberapa waktu lalu.

Ia menyarankan, investor untuk mencermati prospek saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) meski saham perusahaan rintisan (startup) berstatus unicorn tersebut dikabarkan banyak peminatnya.

"Coba pelajari minat masyarakat dalam menggunakan Bukalapak ini dibandingkan pesaingnya. Karena di sini kita bisa melihat juga peluang ke depannya untuk Bukalapak, apakah masih ada peluang untuk bisa meningkatkan kinerja dan bisa menghasilkan laba," ujar Sukarno.

Salah seorang investor, Dwitya Putra, mengaku tertarik membeli saham BUKA karena optimistis perusahaan all-commerce tersebut perlahan tapi pasti akan memiliki kinerja positif walau saat ini masih merugi.

Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2020, Bukalapak tercatat masih mengalami kerugian Rp 1,35 triliun, membaik 51,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,79 triliun. Kerugian tersebut seiring dengan masih tingginya beban penjualan dan pemasaran yang mencapai Rp 1,51 triliun dan juga beban umum dan administrasi Rp1,49 triliun. Sementara pendapatan Bukalapak pada 2020 mencapai Rp 1,35 triliun, naik 25,56 persen dibandingkan 2019 Rp 1,07 triliun.

Sementara itu, total aset konsolidasian perseroan pada per akhir Desember 2020 mencapai Rp 2,59 triliun, naik 26,29 persen dari tahun sebelumnya Rp2,05 triliun. Kenaikan total aset konsolidasian perseroan terutama disebabkan oleh kenaikan kas dan setara kas konsolidasian sebesar 67,93 persen atau senilai Rp600 miliar, serta kenaikan aset pajak tangguhan konsolidasian senilai Rp 477,79 miliar.

Pada 2020, total processing value (TPV) perseroan mencapai Rp85 triliun. Hingga 31 Desember 2020, jumlah pengguna yang terdaftar sebanyak 104,9 juta. Adapun dari TPV tersebut, sekitar 70 persen transaksi berasal dari kota-kota di luar wilayah tier 1.

"Selain masuk daftar efek syariah, saham berbau teknologi sedang naik daun. Perusahaan rugi ke depan bisa jadi untung," ujar Dwitya.

Chief Executive Officer PT Bukalapak.com Tbk Rachmat Kaimuddin mengatakan, Bukalapak bertumbuh dengan performa finansial yang terus meningkat, strategi bisnis yang efektif, dan didukung oleh potensi pasar yang besar.

Ilustrasi belanja online. (Foto: Antara)
Ilustrasi belanja online. (Foto: Antara)

Dari 2018 hingga 2020, rata-rata tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) pendapatan perseroan mencapai 115 persen. Pada 2020, pendapatan Bukalapak sebesar Rp1,35 triliun.

Ia mengklaim, perseroan memiliki rekam jejak program online to offline (O2O) yang dikenal dengan nama Mitra Bukalapak yang telah terbukti menunjukkan hasil yang bertumbuh secara signifikan. Pertumbuhan pendapatan mitra Bukalapak dari 2018 hingga 2020 lebih dari 1.200 persen.

Berdasarkan riset Frost & Sullivan, Bukalapak merupakan platform e-commerce yang paling banyak memiliki jaringan mitra di Indonesia. Tahun lalu, sekitar 27 persen dari TPV Bukalapak berasal dari mitra.

Per akhir Desember 2020, jumlah mitra yang terdaftar sebanyak 6,9 juta dengan pertumbuhan penjualan per mitra setelah bergabung mencapai tiga kali lipat, berdasarkan estimasi internal perusahaan. (*)

Baca Juga:

Gandeng Bukalapak dan Tokopedia, Kemenkeu Optimis APBN Berbasis Digital Dapat Tercapai

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 DKI Jumat (12/3): Total Pasien Sembuh Capai 343.351 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jumat (12/3): Total Pasien Sembuh Capai 343.351 Orang

Dengan positivity rate 14,4 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.873 jiwa.

Jokowi Ajak Gibran Berziarah Malam Hari ke Makam Ibunda Sujiatmi
Indonesia
Jokowi Ajak Gibran Berziarah Malam Hari ke Makam Ibunda Sujiatmi

Jokowi langsung menuju ke lokasi makam keluarga ibunda dan ayahnya Sujiatmi Notomihardjo dan Widjiatmo Notomiharjo di Dukuh Mundu.

Tahun 2021 Diharapkan Jadi Tonggak Bebaskan Indonesia dari Diskriminasi
Indonesia
Tahun 2021 Diharapkan Jadi Tonggak Bebaskan Indonesia dari Diskriminasi

Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, tahun ini juga diharapkan menjadi tonggak untuk membebaskan Indonesia dari segala bentuk diskriminasi atas nama apapun.

Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 2 Juta
Indonesia
Kasus COVID-19 di Indonesia Tembus 2 Juta

Pemerintah melaporkan tambahan kasus COVID-19 di Indonesia mencapai 14.535 kasus per Senin (21/6). Dengan tambahan 14.535, kasus Corona di Indonesia sejak Maret 2020 telah mencapai total 2.004.445 kasus.

Siap-siap! Bantuan Subsidi Gaji Segera Cair ke 1 Juta Pekerja
Indonesia
Siap-siap! Bantuan Subsidi Gaji Segera Cair ke 1 Juta Pekerja

"Jumlah data yang diserahkan hari ini 1 juta calon penerima BSU dari estimasinya 8,7 juta pekerja akan menerima BSU," ucap Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah

Demo Tolak UU Ciptaker di Yogya Ricuh dan Satu Bangunan Terbakar
Indonesia
Demo Tolak UU Ciptaker di Yogya Ricuh dan Satu Bangunan Terbakar

Aksi demo menolah UU Cipta Kerja yang berlangsung di depan gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (8/10), berlangsung ricuh.

9.400 Lebih Kasus Nikah Dini Terjadi di Jatim Selama Pandemi
Indonesia
9.400 Lebih Kasus Nikah Dini Terjadi di Jatim Selama Pandemi

Angka pernikahan dini di Jatim masih harus ditekan lagi.

KRI Teluk Ende Dikerahkan Kirim Kebutuhan Pokok dan Relawan ke Sulbar
Indonesia
KRI Teluk Ende Dikerahkan Kirim Kebutuhan Pokok dan Relawan ke Sulbar

Awalnya Kapal Angkatan Laut (KAL) Mamuju II-6-64 akan digunakan untuk upacara tabur bunga

Marak Bendera Putih di Lapak Pedagang Tanah Abang Dipasang Orang Tak Dikenal
Indonesia
Marak Bendera Putih di Lapak Pedagang Tanah Abang Dipasang Orang Tak Dikenal

Di media sosial tengah ramai dengan banyaknya bendera putih dipasang di lapak pedagang kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Puluhan Ribu Warga Indonesia Masih Menunggu Berangkat Umrah
Indonesia
Puluhan Ribu Warga Indonesia Masih Menunggu Berangkat Umrah

Mereka sudah mendaftar di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan sudah diinput dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).