Menuju Polri yang Presisi, Asisten Kapolri Buat Program Polri Belajar ASM Kapolri, Irjen Pol Wahyu Widada. Foto: Dok Humas Polda Aceh

MerahPutih.com - Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Irjen Wahyu Widada membuat gebrakan baru lewat program Polri Belajar.

Program Polri Belajar ini berupa seminar pemberian motivasi atau pembimbingan yang dilakukan dua arah selama 60 menit yang dibawakan Wahyu secara rutin setiap hari Kamis secara daring.

Baca Juga

Wakapolri Awasi Langsung Vaksinasi di Mimika Jelang PON XX Papua

Menurut Wahyu, peserta dari program Polri Belajar adalah perwakilan dari tiga orang perwira pertama yang dipilih oleh Polda masing-masing. Lalu, seorang perwira pertama yang dipilih dari Satker-satker Mabes Polri.

“Harapannya lewat program ini dapat menjadi sarana mentorship untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas anggota polisi menuju Polri yang Presisi,” ujar Wahyu dalam program Polri Belajar perdana Kamis (23/9).

Wahyu membawakan tema “Membangun Kepercayaan Masyarakat”. Wahyu menekankan pentingnya legitimasi polisi dalam persepsi masyarakat. Legitimasi polisi dapat ditingkatkan melalui transformasi organisasi, salah satunya dalam komunikasi sosial anggota polisi.

Menurut mantan Kapolda Aceh ini, komunikasi sosial yang lebih mendengarkan masyarakat dan cara penyampaian yang mudah dipahami perlu dijalankan setiap anggota polisi.

Irjen Wahyu Widada

Peraih Adhi Makayasa 1991 ini menilai edukasi dan sosialisasi yang telah dilakukan anggota selama ini sudah bagus, namun belum tentu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Untuk itu anggota polisi harus membuka ruang untuk diskusi dengan masyarakat sehingga intervensi yang diberikan dapat sinergis dan tepat sasaran," kata rekan seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini.

Ia yakin, kepercayaan dari masyarakat tidak hanya harus dibangun. Namun juga harus selalu dirawat dan dipertahankan lewat adanya pengawasan secara berjenjang dan mengemban nilai moralitas serta humanis.

“Dengan demikian, penyelewengan dan pelanggaran dari internal anggota polisi dapat berkurang, dan kualitas anggota polri dapat menjadi sosok yang dicontoh oleh masyarakat,” pesan Wahyu. (Knu)

Baca Juga

Diduga Langgar Kode Etik, 5 Oknum Polda Metro Dilaporkan ke Propam Polri

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman Diduga Petasan
Indonesia
Benda yang Meledak di Rumah Ortu Veronica Koman Diduga Petasan

"Sementara dugaan kuat adalah petasan," kata Kepala Polres Metro Jakbar, Kombes Ady Wibowo yang dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (8/11).

Komponen Cadangan Jangan Mengulang Jejak Politik ABRI
Indonesia
Komponen Cadangan Jangan Mengulang Jejak Politik ABRI

Komponen cadangan dibentuk semata-mata sebagai bagian integral sistem pertahanan rakyat semesta yang hanya bisa dimobilisasi untuk kepentingan pertahanan negara.

13 Ribu Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir dan Senen
Indonesia
13 Ribu Penumpang Kereta Api Berangkat dari Stasiun Gambir dan Senen

70 persen ini dari kuota maksimal 70 persen, bukan total dari keseluruhan tempat duduk

Gibran Pergoki SMP Al-Irsyad Gelar PTM, Siswa dan Guru Langsung Dites Swab
Indonesia
Gibran Pergoki SMP Al-Irsyad Gelar PTM, Siswa dan Guru Langsung Dites Swab

Pemerintah Kota Solo kembali mendapati sekolah swasta nekat menggelar pembelajaran tatap muka di tengah PPKM Level 4.

Satgas COVID-19 Minta Pembukaan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap
Indonesia
Satgas COVID-19 Minta Pembukaan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) harus dilakukan secara bertahap.

Menang Mutlak di Pilkada 2020, PDIP Apresiasi Kader Jateng dan DIY
Indonesia
Menang Mutlak di Pilkada 2020, PDIP Apresiasi Kader Jateng dan DIY

"Sehingga kemenangan di Jateng dan Yogyakarta adalah kemenangan rakyat Marhaen, meneguhkan sebagai kandang banteng," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Ratusan Anggota FPI Diduga Tersandung Pelanggaran Hukum, Salah Satunya Terorisme
Indonesia
Ini Dia, 68 Paskibraka Dari 34 Provinsi Yang Bertugas Pada 17 Agustus 2021
Indonesia
Ini Dia, 68 Paskibraka Dari 34 Provinsi Yang Bertugas Pada 17 Agustus 2021

Pasukan pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih akan kembali dilakukan dengan formasi lengkap 17-8-45.

Menag Belum Berani Beri Kepastian Soal Kuota Jemaah Haji
Indonesia
Menag Belum Berani Beri Kepastian Soal Kuota Jemaah Haji

Berbagai persiapan di dalam negeri, meskipun sudah sejak beberapa waktu lalu kami siapkan, namun belum bisa sepenuhnya difinalisasi