Menuju Kapolri, Komjen Listyo Ikuti Tes Pembuatan Makalah Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Humas Polri)

MerahPutih.com - Komisi III melanjutkan proses fit and proper test calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo. Materi tes hari ini adalah pembuatan makalah.

“Makalah calon akan diterima untuk dipelajari oleh semua anggota, guna keperluan fit and proper test,” ungkap Ketua Komisi III DPR, Herman Hery, kepada wartawan, Selasa (19/1).

Baca Juga:

Komjen Listyo Dikritik karena Temui AHY Jelang Fit and Proper Test

Sesuai jadwal, usai menjalani tes makalah, calon Kapolri akan melaksanakan tes wawancara dan tanya jawab yang dijadwalkan Rabu (20/1) besok. Selain tes makalah, Komisi III DPR menggelar rapat internal tertutup. Pembahasannya mengenai tata cara tes wawancara itu.

"Jam 14.00 rapat internal tertutup tentang tata cara jalannya rapat serta protokol kesehatan,” kata Herman Hery.

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengatakan, institusinya dalam rapat dengan Komisi III DPR Senin 18 Januari 2021 menjelaskan mekanisme terkait lima nama calon Kapolri yang disampaikan kepada Presiden Jokowi.

Menurut dia, Kompolnas telah melakukan tiga kali Focus Group Discussion (FGD) untuk meminta masukan masyarakat sebelum mengusulkan nama-nama calon Kapolri.

Dari hasil FGD itu maka disusun kriteria Kapolri yang diharapkan masyarakat, lalu didata anggota Polri aktif berpangkat Komjen atau Bintang Tiga.

"Kami mulai seleksi, yang masa dinasnya kurang dari dua tahun kami 'drop', dua tahun lebih kami masukan. Berarti sudah berkurang banyak," ujar Benny.

Kabareskrim Listyo
Kabareskrim Listyo. (Foto: Antara)

Setelah itu, Kompolnas melihat rekam jejak karena ada yang belum pernah menjadi Kapolda, itu dicoret hingga mengerucut pada lima nama yaitu Komjen Gatot Eddy Pramono, Komjen Boy Rafly Amar, Komjen Listyo Sigit Prabowo, Komjen , Arief Sulistyanto, dan Komjen Agus Andrianto.

Dia menjelaskan, setelah mendapatkan lima nama tersebut, Kompolnas melakukan analisis SWOT yaitu apa saja kekuatan, kelebihan, kelemahan, potensi, dan peluang masing-masing calon Kapolri.

"Misalnya, bagaimana kepribadian yang bersangkutan maka kami mendengarkan dari mantan anak buah dan teman-temannya. Baru mengajukan lima nama tersebut kepada Presiden Jokowi untuk dipilih sebagai calon Kapolri," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Mekanisme Kompolnas Seleksi Calon Kapolri Hingga Jokowi Pilih Listyo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MPR Ungkap Jokowi Sebetulnya Punya Dana Tes Corona Massal Gratis Rp128 T
Indonesia
MPR Ungkap Jokowi Sebetulnya Punya Dana Tes Corona Massal Gratis Rp128 T

MPR mendesak Pemerintah menfasilitasi rakyat yang berinisiatif minta dites virus corona

Bupati Melawi Buka-Bukaan Sekeluarga Positif COVID-19 Tanpa Gejala
Indonesia
Bupati Melawi Buka-Bukaan Sekeluarga Positif COVID-19 Tanpa Gejala

Apa yang dialaminya patut diwaspadai karena terpapar corona tidak harus ada gejala

ESDM Targetkan Sampai Akhir 2021 Terbangun 763.968 Jaringan Gas Rumah
Indonesia
ESDM Targetkan Sampai Akhir 2021 Terbangun 763.968 Jaringan Gas Rumah

Pembangunan jargas tahun 2021 ini diperkirakan menyerap kurang lebih 12.000 pekerja. Sebagian besar jargas yang akan dibangun ini berlokasi di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Komisi III Cecar Komjen Listyo Soal Tewasnya 6 Laskar FPI
Indonesia
Komisi III Cecar Komjen Listyo Soal Tewasnya 6 Laskar FPI

Achmad Dimyati Natakusumah mencecar Komjen Listyo Sigit Prabowo mengenai kasus tewasnya 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Perunding PLO Dilarikan ke RS Tel Aviv
Dunia
Kepala Perunding PLO Dilarikan ke RS Tel Aviv

Erekat, berusia 65 tahun itu, menjalani perawatan medis di rumah sejak 8 Oktober mengumumkan bahwa dia terinfeksi COVID-19.

COVID-19 Ancam Keselamatan Warga, DPR Desak Pemerintah Segera Sediakan Vaksin
Indonesia
COVID-19 Ancam Keselamatan Warga, DPR Desak Pemerintah Segera Sediakan Vaksin

Komisi VII DPR RI meminta Pemerintah untuk mempercepat pengembangan vaksin COVID-19 demi untuk memastikan kemandirian Indonesia dalam pemenuhan kebutuhan vaksin di tengah Pademi ini.

UU Cipta Kerja Diklaim Bisa Dorong Terciptanya Era Penyiaran Digital
Indonesia
Belum Satu pun Insentif Tenaga Medis COVID-19 Cair, Begini Dalih Sri Mulyani dkk
Indonesia
Pemprov DKI Tak Masalahkan Aturan Isolasi Lima Hari Bagi WNA
Indonesia
Bukan Hoaks, BIN Benarkan Ada Pegawai Kemenkeu Reaktif COVID-19
Indonesia
Bukan Hoaks, BIN Benarkan Ada Pegawai Kemenkeu Reaktif COVID-19

BIN gelar tes swab COVID-19 untuk PNS Ditjen Anggaran Kemenkeu.