Menteri Tidak Loyal, Jokowi Diminta Segera Cari Pengganti Rapat Kabinet Jokowi. (Foto: Tangkapan Layar).

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta waspada terhadap manuver-manuver politik para pembantunya. Hal itu disampaikan Politikus PDI Perjuangan, Darmadi Durianto menyikapi satu tahun pertama periode kedua pemerintahan Jokowi.

"Jangan lengah. Tidak tertutup kemungkinan ada manuver-manuver politik dari beberapa pembantu Jokowi demi kepentingan jangka panjang (Pilpres)," kata Darmadi kepada wartawan, Sabtu (24/10).

Anggota Komisi VI DPR ini menyarankan Presiden Jokowi agar melakukan evaluasi kinerja menteri secara berkala. Evaluasi itu untuk mengidentifikasi kepentingan-kepentingan menteri yang menyelinap ke Istana tanpa diketahui Presiden Jokowi.

Baca Juga:

Luhut, Terawan hingga Sri Mulyani Terancam Didepak Jokowi

"Per tiga bulan bila perlu mesti ada review secara ketat. Jangan menunggu sesuatu terjadi tapi kita harus waspada dan antisipasi," ujarnya.

Peraih gelar MBA dari University of Manila, Filipina ini memprediksi, bahwa loyalitas para menteri Kabinet Indonesia Kerja kepada Presiden Jokowi akan terlihat di pertengahan periode kedua nanti.

"Karena di fase itu patut diduga sudah tidak lagi memikirkan kepentingan kabinet dan program-program yang digariskan pak presiden tapi mereka akan lebih mengedepankan kepentingan mereka," ungkapnya.

Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, mantan Ketua Departemen Hubungan Internasional DPP PDIP ini menyarankan agar Presiden Jokowi segera mencari calon pengganti menteri yang dianggap tidak loyal.

"Lebih baik diganti ketimbang menggerogoti dari dalam bahkan bisa menelikung dengan cara mengambil alih kekuasaan di tengah jalan. Hati-hati kudeta merangkak. Ingat sejarah," tegas Darmadi. (Pon)

Baca Juga:

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Pengamat Minta Para Jubir 'Direm' Bicaranya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 Persen di 2022
Indonesia
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 Persen di 2022

Pemulihan kinerja bisnis BUMN, tergantung jenis bisnisnya karena dengan kondisi normal baru, banyak dunia usaha pasti berubah pola bisnisnya dan harus beradaptasi.

Update Corona DKI Minggu (9/8): Bertambah 472 Kasus
Indonesia
Update Corona DKI Minggu (9/8): Bertambah 472 Kasus

Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah 4 kali lipat standar WHO

Bikin Perkumpulan Grafik, Politisi Gerindra Janji Buat Boarding School di Jakarta
Indonesia
Bikin Perkumpulan Grafik, Politisi Gerindra Janji Buat Boarding School di Jakarta

Untuk saat ini Grafik fokus di wilayah Jakarta dahulu lantaran masih banyak warga DKI berkalangan ekonomi ke bawah.

Kemerdekaan Pers Harus Semakin Berkualitas
Indonesia
Kemerdekaan Pers Harus Semakin Berkualitas

Data Aliansi Jurnalis Independen (AJI), setidaknya ada 84 kasus kekerasan terhadap jurnalis dari 1 Januari - 25 Desember 2020.

Gerindra Soroti Sikap PKS dan Demokrat Terkait RUU Pemilu
Indonesia
Gerindra Soroti Sikap PKS dan Demokrat Terkait RUU Pemilu

Partai Gerindra merespons keberatan sejumlah partai di parlemen terkait dengan kesepakatan Komisi II DPR untuk tidak melanjutkan pembahasan RUU Pemilu.

DKI Jakarta Rajai Penambahan Kasus Per 18 Juli
Indonesia
DKI Jakarta Rajai Penambahan Kasus Per 18 Juli

Total kasus corona per 18 Juli secara nasional sebanyak 84.882 pasien.

Kasus Dugaan Korupsi PT DI, KPK Periksa Anak Buah Budi Karya Sumadi
Indonesia
Kasus Dugaan Korupsi PT DI, KPK Periksa Anak Buah Budi Karya Sumadi

Keduanya diduga melakukan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa fiktif

Buruh Akui Lebih Takut Sama RUU Cipta Kerja Dibanding Corona
Indonesia
Buruh Akui Lebih Takut Sama RUU Cipta Kerja Dibanding Corona

Sebab, lanjut dia, hal itu bakal menuai protes dan menyebabkan aksi unjuk rasa secara besar-besaran.

Polisi Bubarkan Pasukan Dewinta Bahar yang Tuntut Cabut PSBB di DPRD DKI
Indonesia
Polisi Bubarkan Pasukan Dewinta Bahar yang Tuntut Cabut PSBB di DPRD DKI

Polsek Gambir membubarkan masa Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) yang menggelar aksi di depan gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (5/10).

LPSK Pastikan Saksi dan Korban Terorisme Mapolsek Daha Dapatkan Perlindungan
Indonesia
LPSK Pastikan Saksi dan Korban Terorisme Mapolsek Daha Dapatkan Perlindungan

Keluarga korban telah menyampaikan permohonan perlindungan secara langsung kepada tim LPSK yang sedang melakukan kunjungan.