Menteri PUPR Ingatkan Pasoepati Tak Lakukan Vandalisme di Stadion Manahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Jumat (14/2). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperingatkan pada suporter di Solo agar tidak merusak fasilitas yang ada di Stadion Manahan saat laga persahabatan Persis Solo vs Persib Bandung, Sabtu (15/2) malam.

Menteri PUPR mengancam akan mencabut perizinan penggunaan Stadion Manahan jika sampai ditemukan kerusakan atau vandalisme di stadion. Hal itu ditegaskan oleh Menteri PUPR Basuki saat meninjau Stadion Manahan, Jumat (14/2).

Baca Juga:

Lobi Presiden Jokowi, Wali Kota Solo Minta Stadion Manahan Segera Diresmikan

"Stadion Manahan bakal diresmikan Presiden Jokowi bersamaan laga uji coba Persis vs Persib. Suporter tuan rumah (Pasoepati) diminta tidak merusak fasilitas stadion demi terselenggaranya Piala Dunia U-20 pada 2021," ujar Basuki kepada awak media.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Wali Kota Solo tinjau Stadion Manahan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengecek Stadion Mabahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/2). (MP/Ismail)

Basuki memaparkan Stadion Manahan statusnya saat ini masih dalam pemeliharaan rekanan. Selama pemeliharaan ini semua fasilitas harus dijaga dengan baik.

"Stadion Manahan masih dalam masa pemeliharaan. Jangan dirusak, harus benar-benar kita pelihara. Jika suporter nekat merusak, saya akan melarang digelarnya pertandingan di Stadion Manahan," papar dia.

Stadion Manahan kalau sampai rusak, kata Basuki, bisa gagal menjadi vuneu Piala Dunia U-20. Peringatan ini diharapkan benar-benar diperperhatikan.

"Kalau sampai ada corat-coret (vandalisme), saya cabut izinnya. Kalau suporter ada yang melakukan vandalisme, berarti yang menggagalkan Piala Dunia U-20, Pasoepati," katanya.

Stadion Manahan Solo
Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah (MP/Ismail)

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mendukung ancaman Menteri PUPR teresebut. Ia mempercayai adanya stadion baru dengan sistem baru, suporter akan lebih tertib.

Baca Juga:

Wali Kota Solo Pasang Badan Laga Persis vs Persib Tetap Digelar di Stadion Manahan

"Jika nekat (Pasoepati) merusaknya harus siap dikeroyok orang se-Indonesia. Ini menjadi edukasi, karena nanti stadion juga dipakai untuk Liga 2 musim 2020," tutup Rudy.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputh.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Piala Dunia U-20 di Solo, Iwan Bule Puji Kualitas Stadion Manahan Tak Kalah dari GBK



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH