Menteri Nadiem Bebaskan Sekolah Atur Teknis PTM Mendikbudristek Nadiem Makarim (kedua kanan) saat kunjungan kerja di Yogyakarta, Selasa (14/09). (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meminta sekolah di daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 sampai 3 tidak ragu menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Ia juga membebaskan sekolah untuk menentukan teknis pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini.

Nadiem menambahkan, Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 memberikan keleluasaan bagi daerah terkait teknis pelaksanaan PTM.

Baca Juga:

Ombudsman Minta PTM Diawasi Secara Ketat

"Kami bebaskan untuk semua persiapan tatap muka. Jadi harapan kami baik pemda maupun kepala dinas benar-benar ada konsiderasi (pertimbangan) juga terutama untuk sekolah-sekolah swasta yang sekarang sangat terpukul secara ekonomi," kata Nadiem saat kunjungan kerja ke kantor Kepatihan Yogyakarta, Selasa (14/09).

SKB 4 Menteri, sambung dia, hanya mengatur batasan jumlah siswa di ruang kelas yakni 18 anak untuk SD, SMP, SMA, dan lima anak untuk PAUD, kemudian kewajiban penerapan prokes, meniadakan aktivitas kantin serta kegiatan ekstrakurikuler untuk sementara.

"Sama sekali tidak ada isi atau muatan yang berhubungan dengan berapa hari dalam seminggu boleh sekolah atau berapa jam diperbolehkan sekolah," ujar dia.

Mendikbudristek Nadiem Makarim saat kunjungan kerja di Yogyakarta, Selasa (14/09). (Foto: MP/Teresa Ika)
Mendikbudristek Nadiem Makarim (kedua kiri) saat kunjungan kerja di Yogyakarta, Selasa (14/09). (Foto: MP/Teresa Ika)

Selain itu, capaian vaksinasi tidak menjadi kriteria sekolah dapat menggelar PTM. Sebaliknya, sekolah yang seluruh gurunya telah memperoleh vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua justru wajib menyediakan opsi PTM.

Lantaran hingga saat ini, vaksinasi tenaga pendidik atau guru telah mencapai 60 persen.

Dalam kesempatan ini, ia mendorong seluruh sekolah yang berada dalam PPKM Level 1-3 segera menjalankan PTM.

"Semua (sekolah di wilayah PPKM) Level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga," tegas mantan bos aplikasi ojek online ini.

Baca Juga:

Sekolah di Yogyakarta Gelar PTM Terbatas Pekan Depan

Meski demikian, ia menegaskan, keputusan siswa mengikuti PTM harus berdasarkan persetujuan orang tua.

Sekolah tidak boleh memaksa orang tua membawa anaknya PTM. Sekolah diminta memfasilitasi murid yang orang tuanya menginginkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Terakhir ia menegaskan, pemanfaatan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dibebaskan sepenuhnya untuk keperluan persiapan PTM. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Hindari Loss of Learning pada Siswa, Nadiem Dorong Pemda Segera Adakan PTM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ma'ruf Amin Sebut Lulusan Program Ekonomi Syariah Tak Siap Pakai
Indonesia
Ma'ruf Amin Sebut Lulusan Program Ekonomi Syariah Tak Siap Pakai

Sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci penting

KPK Limpahkan Barang Bukti dan Lima Tersangka Korupsi Proyek Waskita Karya
Indonesia
KPK Limpahkan Barang Bukti dan Lima Tersangka Korupsi Proyek Waskita Karya

Dalam waktu 14 hari kerja, JPU akan menyusun surat dakwaan

Sri Sultan HB X Tutup Belasan Tambang Pasir di Lereng Merapi
Indonesia
Sri Sultan HB X Tutup Belasan Tambang Pasir di Lereng Merapi

Pemda DIY menutup belasan lokasi penambangan pasir ilegal di lereng Gunung Merapi.

Ketua DPC PDIP Kendal Diduga Terima Uang Korupsi Bansos dari Bekas Mensos Juliari
Indonesia
Ketua DPC PDIP Kendal Diduga Terima Uang Korupsi Bansos dari Bekas Mensos Juliari

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Kendal, Akhmat Suyuti diduga menerima uang dari bekas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Polres Metro Jakarta Pusat Lakukan Tes COVID-19 Kepada Warga di Wilayah Menteng
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Lakukan Tes COVID-19 Kepada Warga di Wilayah Menteng

Polsek Metro Menteng Polres Jakarta Pusat juga membentuk Posko Kampung Tangguh Jaya

Pemprov DKI Segera Bagikan BST PPKM Darurat Rp 600 Ribu
Indonesia
Pemprov DKI Segera Bagikan BST PPKM Darurat Rp 600 Ribu

Sejumlah anggaran yang digeser Pemda DKI yaitu program rehabilitasi bangunan Dinas Sosial (Dinsos) dan renovasi Dinas Pendidikan (Disdik) yang tidak mendesak saat ini.

Satgas Sebut Butuh Waktu Panjang untuk Kendalikan COVID-19
Indonesia
Satgas Sebut Butuh Waktu Panjang untuk Kendalikan COVID-19

Penggunaan vaksin Sinovac masih menunggu emergency use authorization (UEA) yang akan dikeluarkan oleh Badan POM.

Jokowi: Saya Sering Dihina
Indonesia
Jokowi: Saya Sering Dihina

Hal itu dikatakan Jokowi ke Mahfud sebelum dirinya belum menjadi Menko Polhukam

Kapolsek dan Anak Buah Diduga Pakai Narkoba, DPR Minta Usut Tuntas Sampai Bandar
Indonesia
Kapolsek dan Anak Buah Diduga Pakai Narkoba, DPR Minta Usut Tuntas Sampai Bandar

"Propam harus mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan lebih mendalam," tutur Azis.

Vandalisme dan Pencurian Fasilitas Taman Kerap Terjadi di Kota Bandung
Indonesia
Vandalisme dan Pencurian Fasilitas Taman Kerap Terjadi di Kota Bandung

Pemeliharaan dilakukan di 250 lokasi taman, termasuk taman-taman tematik. Keseluruhan di Kota Bandung terdata 733 taman, yang sebagian besarnya didominasi oleh taman di lingkungan perumahan dan pemukiman.