Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (depan). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyiapkan dana sekitar Rp7 miliar untuk membeli senjata Senapan Serbu 2 (SS2) buatan PT Pindad (Persero) sebanyak 200 pucuk.

Senjata tersebut nantinya akan dipakai oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP untuk memperkuat pengawasan dan memberantas kapal pencuri ikan yang masuk wilayah Indonesia.

Baca Juga:

KKP Kembali Tangkap 5 Kapal Asing Pencuri Ikan di Perairan Indonesia

"Untuk senjata, Pindad sedang proses untuk 200 pucuk untuk perbaikan ke standar sipil. Jadi realisasinya tinggal menunggu senjatanya jadi," kata Edhy di kantornya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (26/4).

Pengadaan senjata ini menggunakan dana APBN dan pihaknya sudah melakukan down payment (DP) sebesar 20 persen.

Untuk saat ini, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP mempunyai 38 kapal perikanan. Namun yang aktif beroperasi hanya sebanyak 28 unit, di mana 10 unit lainnya sedang mengalami perbaikan.

Tak hanya itu, Edhy menyatakan pihaknya telah menerima niat baik Jepang yang memberikan 2 kapalnya guna memperketat pengawasan kelautan.

Hal itu belum terealisasi karena terganjal satu aturan. Kini pihaknya tengah menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kapal ikan asing yang ditangkap di perairan Laut Sulawesi. ANTARA/HO-KKP
Kapal ikan asing yang ditangkap di perairan Laut Sulawesi. ANTARA/HO-KKP

Edhy juga menyatakan sudah berkoordinasi dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memperkuat pengawasan sumber daya laut.

Menurut Edhy, Menhan sudah mendapat informasi bahwa Amerika Serikat akan menghibahkan kapal pengawasnya kepada Indonesia.

Saat ini, jumlah armada KKP dinilai belum cukup untuk mengawasi lautan Indonesia. Oleh karenanya, pihaknya akan terus mengusahakan penambahan alat dan senjata agar pertahanan maritim Indonesia semakin kuat.

"Makanya kerja sama lintas sektor sangat penting dan kami siap," kata Edhy.

Selain membeli senjata Pindad, Edhy menyatakan siap menerima kapal hibah dari negeri tetangga guna memperkuat pengawasan illegal fishing atau penangkapan ikan tak berizin.

Baca Juga:

KKP Ingin Gunakan Anjungan Migas Bekas Untuk Kawasan Budidaya

Edhy mengatakan, pihaknya telah menerima niat baik Jepang untuk memberikan dua kapalnya guna memperkuat pengawasan sumber daya laut.

Hal itu belum terealisasi karena terganjal satu aturan. Namun dirinya sangat serius untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Namun saat ini sudah maju dan bagus sekali dengan Jepang," ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan menempuh segala cara guna memperkuat guna mengisi kekurangan armada pengawas sumber daya laut. Karena ia mengakui, untuk saat ini armada pengawas dirasa kurang dengan wilayah laut Indonesia yang luas.

"Makanya kerja sama lintas sektor sangat penting dan kami siap," kata Edhy. (Knu)

Baca Juga:

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Ilegal Berbendera Filipina dan Taiwan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Pinangki
Indonesia
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Pinangki

Jaksa penuntut umum (JPU) meminta Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta agar menolak nota keberatan atau eksepsi Pinangki Sirna Malasari.

BTN Optimis Kredit Rumah Tetap Melonjak Disaat Pandemi
KPR
BTN Optimis Kredit Rumah Tetap Melonjak Disaat Pandemi

Paling tidak, BTN telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp253,25 triliun hingga akhir kuartal I-2020. Posisi tersebut tumbuh 4,59 persen secara tahunan (yoy) dari Rp242,13 triliun di kuartal I-2019.

Ini Surat Balasan Anak Buah Anies Soal Penggunaan Monas untuk Reuni 212
Indonesia
Ini Surat Balasan Anak Buah Anies Soal Penggunaan Monas untuk Reuni 212

Surat bernomor 4801/-1.853.37 itu ditujukan kepada Ketua Umum Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni 212

H-2 Libur Natal 2020, Kendaraan Meninggalkan Jakarta Capai 174 Ribu
Indonesia
H-2 Libur Natal 2020, Kendaraan Meninggalkan Jakarta Capai 174 Ribu

PT Jasa Marga mencatat sebanyak 174.678 kendaraan meninggalkan Jakarta pada H-2 libur Natal 2020.

Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa
Indonesia
Per Jumat (11/12), Penambahan Kasus COVID-19 Ibu Kota Capai 1.232 Jiwa

Dengan positivity rate 9,2 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 1.232 jiwa.

Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi
Indonesia
Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi

Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin

Ketua DPR Berharap Santri Jadi Agen Perubahan
Indonesia
Ketua DPR Berharap Santri Jadi Agen Perubahan

Hari Santri Nasional adalah wujud penghormatan atas jasa para santri dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

Konflik Ideologis PDIP vs Ormas ANAK NKRI
Indonesia
Konflik Ideologis PDIP vs Ormas ANAK NKRI

Apalagi, dampak negatif selanjutnya juga bisa mengarah ke konflik ideologis.

Wapres Imbau Ulama-Ulama Daerah Divaksin AstraZeneca
Indonesia
Wapres Imbau Ulama-Ulama Daerah Divaksin AstraZeneca

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengimbau seluruh ulama di daerah untuk disuntik vaksin COVID-19 AstraZeneca.

ESDM Targetkan Sampai Akhir 2021 Terbangun 763.968 Jaringan Gas Rumah
Indonesia
ESDM Targetkan Sampai Akhir 2021 Terbangun 763.968 Jaringan Gas Rumah

Pembangunan jargas tahun 2021 ini diperkirakan menyerap kurang lebih 12.000 pekerja. Sebagian besar jargas yang akan dibangun ini berlokasi di Jawa Timur dan Jawa Barat.