Menteri Bintang Minta Kapolri Hukum Berat Perwira Polisi Terduga Pemerkosa Anak Ilustrasi Perkosaan (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) meminta aparat penegak hukum menggunakan UU No.17/2016 tentang Perlindungan Anak untuk menuntut terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak berusia 13 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Kekerasan yang dilakukan oleh terduga pelaku seorang aparat penegak hukum dengan sangat keji. Korban masih anak-anak dan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga di Jakarta, Jumat (4/3).

Baca Juga:

Perwira Polisi di Sulsel Diduga Perkosa dan Perbudak Gadis Remaja

Ia mendorong aparat penegak hukum untuk menerapkan hukum yang seadil-adilnya dalam penanganan kasus tersebut dan Menteri Bintang, mengecam keras terjadinya kasus yang pelakunya diduga oknum aparat ini.

Korban diketahui bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah pelaku sejak pertengahan September 2021 agar bisa mendapat penghasilan. Namun, sejak Oktober 2021 hingga Februari 2022, korban diduga disetubuhi oleh pelaku beberapa kali.

Menteri Bintang pun meminta Kapolri melalui Kapolda Sulsel untuk mendalami kasus ini sehingga jika terbukti memenuhi unsur pidana dari kekerasan seksual pada anak dan mempekerjakan anak di bawah umur atau eksploitasi anak dapat diproses sesuai dengan aturan disiplin dan kode etik yang berlaku.

Deputi Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Nahar mengatakan, perbuatan pelaku jika terbukti dapat dituntut sesuai dengan ketentuan Pasal 81 UU No.17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak terkait adanya pemaksaan persetubuhan pada anak.

"Begitu juga pelaku dapat diberikan pemberatan sesuai dengan Pasal 81 Ayat (3) karena pelaku merupakan aparat yang seharusnya melindungi anak," kata Nahar.

Kasus ini telah ditangani oleh Propam Polda Sulsel serta sudah dilakukan pemeriksaan visum di RS Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan. Korban telah membuat laporan polisi di Polda Sulawesi Selatan didampingi kuasa hukum korban, yaitu salah satu LBH di Sulawesi Selatan.

Korps Bhayangkara kembali mendapat sorotan negatif akibat ulah oknum anggotanya. Mirisnya, kali ini dilakukan seorang perwira menengah berpangkat AKBP berinisial M. Perwira polisi ini diduga melakukan perkosaan dan perbudaan seksual di kediamannya, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. (Knu)

Baca Juga:

Oknum Polisi Sulsel Perkosa ART Anak, Ponakan Prabowo Ungkit Nasib RUU TPKS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Tunjukkan Dukungan untuk Pendidikan Perempuan kepada Taliban
Indonesia
Indonesia Tunjukkan Dukungan untuk Pendidikan Perempuan kepada Taliban

Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus terkait penutupan akses terhadap sekolah tingkat atas bagi perempuan di Afghanistan.

Belum Tentukan Siapa Figur di Pilpres, PKS Fokus Perjuangkan PT 0 Persen
Indonesia
Belum Tentukan Siapa Figur di Pilpres, PKS Fokus Perjuangkan PT 0 Persen

PKS belum menentukan siapa figur yang akan diusung nantinya untuk maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.

Verifikasi Anggota serta Pengurus Partai Politik Pakai Data Kependudukan Terbaru
Indonesia
Verifikasi Anggota serta Pengurus Partai Politik Pakai Data Kependudukan Terbaru

Komisi II DPR meminta KPU untuk tidak hanya memberikan akses pembacaan data Sipol kepada Bawaslu.

MRT Jakarta akan Relokasi Rel Trem di Harmoni-Mangga Besar
Indonesia
MRT Jakarta akan Relokasi Rel Trem di Harmoni-Mangga Besar

Nantinya, benda bersejarah itu akan direlokasi agar kondisinya tetap terjaga seperti saat penemuannya.

Paviliun Indonesia di Dubai Expo Ramai Dengan Ragam Produk UMKM
Indonesia
Paviliun Indonesia di Dubai Expo Ramai Dengan Ragam Produk UMKM

Sebanyak 1.527.823 pengunjung telah mendatangi Paviliun Indonesia di Dubai Expo 2020 yang berlangsung sejak 1 Oktober 2021 lalu.

Fenomena La Nina Tiga Tahun Berturut Landa Indonesia
Indonesia
Fenomena La Nina Tiga Tahun Berturut Landa Indonesia

Fenomena tersebut sebelumnya pernah terjadi dari 1973 -1975 serta 1998-2001. Fenomena ini akan berpengaruh terhadap pola cuaca dan iklim di Indonesia.

KPK Tagih Duit Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya
Indonesia
KPK Tagih Duit Korupsi Proyek Fiktif Waskita Karya

Jaksa KPK menagih uang pengganti mantan Kepala Bagian Pengendalian Divisi II dan Wakadiv Sipil PT Waskita Karya, Fakih Usman senilai Rp 5,9 miliar.

8,4 Juta Pekerja Telah Terima BSU Rp 600 RIbu
Indonesia
8,4 Juta Pekerja Telah Terima BSU Rp 600 RIbu

Ia menjelaskan penyaluran BSU sebesar Rp 600.000 dilakukan secara bertahap dengan tujuan agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Dua Warga Jakarta Meninggal akibat Omicron, 1 Pasien Telah Divaksin Lengkap
Indonesia
Dua Warga Jakarta Meninggal akibat Omicron, 1 Pasien Telah Divaksin Lengkap

Kawasan Jabodetabek khususnya Jakarta tengah waspada terkait tingginya penyebaran COVID-19 varian Omicron.

Kritik Desmond soal MA Sarang Koruptor Dinilai Berlebihan
Indonesia
Kritik Desmond soal MA Sarang Koruptor Dinilai Berlebihan

Kritik yang dilontarkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa yang menyebut Mahkamah Agung (MA) sarang koruptor dinilai berlebihan. Kendati demikian, MA tidak berniat memproses Desmond secara hukum