Mentan Janji Bikin Sentra Produksi Jagung dan Telur Pedagang telur. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kebutuhan jagung untuk pakan ternak terus meningkat dan harga melambung tinggi. Kementerian Pertanian menyiapkan tiga langkah memenuhi kebutuhan yaitu dengan meningkatkan produktivitas, pengelolaan pascapanen, dan membuka akses pasar baik lokal maupun nasional.

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk fokus pada budidaya dan meningkatkan produktivitas jagung, khususnya dalam menghadapi perubahan anomali cuaca nasional dan global.

Baca Juga:

Impor Bisa Stabilkan Harga Jagung

"Ketiga strategi itu merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden. Kami dari jajaran Kementan siap melaksanakannya," ujar Mentan.

Dia mengatakan, ketiga strategi tersebut nantinya akan didorong untuk melakukan ekspor, akan tetapi dengan syarat apabila kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi secara baik. Selanjutnya, kata Mentan, jajaran Kementan juga akan memfokuskan kerjanya pada pengembangan jagung hingga melebihi kondisi lahan yang ada.

Kementan bersama kementerian lain juga akan membuka pengembangan industri telur sebagai antisipasi jika nantinya terjadi masalah dengan produksi yang meningkat.

Jokowi panen jagung. (Foto: setkab.go.id)
Jokowi panen jagung. (Foto: setkab.go.id)

"Kita akan berupaya bagaimana agar semua hasil-hasil ini (petani dan peternak) bisa terjualkan. Dan tentu semua tidak bisa berdiri sendiri, harus ada kolaborasi maksimal antar semua pihak," katanya.

Mentan berjanji akan membangun sentra jagung besar-besaran di wilayah Blitar, Kendal dan Lampung, sebagai basis utama peternakan mandiri agar bisa memenuhi kebutuhan sendiri. "Umumnya masalah yang terjadi saat ini karena sentra jagung kita dan sentra peternak terlalu jauh, dan di situ yang membuat ada delta yang membuat pasokannya terhambat dan lain-lain. Tetapi agenda permanen kita adalah membuat industri telur," katanya.

Baca Juga:

Harga Telur dan Cabai Rendah, Deflasi Terjadi di September

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Azis Syamsuddin: Kalau Mau Bertanya Perkara di KPK, Saya Cukup ke Komisioner
Indonesia
Azis Syamsuddin: Kalau Mau Bertanya Perkara di KPK, Saya Cukup ke Komisioner

Pernyataan itu disampaikan Azis menanggapi pertanyaan Jaksa KPK Lie Putra Setiawan.

Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dapat Santunan Rp 30 Juta
Indonesia
Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dapat Santunan Rp 30 Juta

"Sebagai sebagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp 30 juta kepada keluarga dari masing-masing korban yang meninggal dunia dalam musibah ini," kata Yasonna

KPK Jebloskan Eks Mensos Juliari Batubara ke Lapas Tangerang
Indonesia
KPK Jebloskan Eks Mensos Juliari Batubara ke Lapas Tangerang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, Banten.

Polda Metro Jaya Perketat Perizinan Pelat Khusus
Indonesia
Polda Metro Jaya Perketat Perizinan Pelat Khusus

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan pihaknya tidak akan mengistimewakan kendaraan dengan pelat dewa tersebut.

Siang Ini Dua Wilayah di DKI Diperkirakan Hujan Ringan
Indonesia
Siang Ini Dua Wilayah di DKI Diperkirakan Hujan Ringan

Sementara itu, memasuki malam hingga dini hari, cuaca seluruh wilayah Jakarta diperkirakan kompak berawan

[Hoaks atau Fakta]: Anggota Brimob Jadi Korban Vaksin AstraZeneca
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Anggota Brimob Jadi Korban Vaksin AstraZeneca

Banyaknya anggota brimob yang hilang kesadaran dan histeris di UGD tidak benar, faktanya puluhan anggota brimob hanya mengalami meriang setelah penyuntikan vaksinasi

BPBD Kota Yogyakarta Imbau Warga Waspadai Longsor Talud Usai Hujan Deras
Indonesia
BPBD Kota Yogyakarta Imbau Warga Waspadai Longsor Talud Usai Hujan Deras

Pemkot Kota Yogyakarta mengimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran untuk waspada pada potensi bencana banjir dan tanah longsor pada talud sungai.

Hindari Polarisasi, Pemerintah Tak Setuju Usul KPU Durasi Masa Kampanye 4 Bulan
Indonesia
Hindari Polarisasi, Pemerintah Tak Setuju Usul KPU Durasi Masa Kampanye 4 Bulan

Pemerintah tidak setuju dengan usulan KPU terkait masa kampanye Pemilu Serentak 2024 selama 120 hari atau 4 bulan.

Dalami Kasus Benur, KPK Periksa Pejabat KKP Jadi Saksi Edhy Prabowo
Indonesia
Dalami Kasus Benur, KPK Periksa Pejabat KKP Jadi Saksi Edhy Prabowo

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Produksi dan Usaha Perikanan Budidaya Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Arik Hari Wibowo, Kamis (4/3).

[HOAKS atau FAKTA]: Garam Rupanya Jadi Sumber Energi Listrik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garam Rupanya Jadi Sumber Energi Listrik

Sebuah akun Twitter bernama @Mylova 211 men-tweet video yang memperlihatkan seorang pria sedang memasukkan sebotol garam ke dalam tabung.