Mental Belum Siap, Anak Nia Daniaty Tak Datangi Pemeriksaan Polisi Ilustrasi rekrutmen CPNS. (Antara/Ist)

MerahPutih.com - Anak penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania (Oi) tidak hadir dalam pemeriksaan klarifikasi sebagai terlapor di Polda Metro Jaya pada Selasa (5/10).

Susanti Agustina selaku kuasa hukum menyampaikan Oi tidak dapat hadir karena beberapa alasan.

Salah satunya belum memiliki kesiapan mental.

Baca Juga:

Polisi Periksa Pengelola Gedung Bidakara Terkait Kasus Dugaan Penipuan Olivia Nathania

"Penundaanya karena satu (belum adanya) kesiapan mental, kedua kesiapan dokumen pendukung atas laporan pelapor paling tidak ada bukti-bukti tambahan lain," kata Susanti kepada wartawan di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (5/10).

Dengan alasan tersebut, Oi diwakili kuasa hukumnya meminta penjadwalan ulang pemeriksaan sebagai terlapor pada Senin (11/10) esok.

"Iya yang jelas belum siap diperiksa makanya kita minta re-schedule lagi, jelas ini boleh kan, karena ini baru undangan klarifikasi saja," terangnya.

Advokat Odie Hodianto (kiri) dan pelapor Fulan (kedua kiri) berikan keterangan kepada wartawan pada Jumat (1/10) di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan oleh publik figur Olivia Nathania. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Advokat Odie Hodianto (kiri) dan pelapor Fulan (kedua kiri) berikan keterangan kepada wartawan pada Jumat (1/10) di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan oleh publik figur Olivia Nathania. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Diberitakan sebelumnya, Olivia Nathania (Oi) dan sang suami Rafly N Tilaar (Raf) dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas aksi penipuan dan penggelapan CPNS serta pemalsuan surat sejak 2019 lalu.

Terdapat 225 orang yang menjadi korban penipuan ini.

Laporan tersebut tercacat dengan nomor STTLP/B/4728/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 24 September 2021.

Baca Juga:

Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Jasa Penerimaan CPNS

Kuasa hukum 225 korban, Odie Hudianto menjelaskan, keduanya mengaku dapat memasukkan seseorang untuk lolos posisi PNS melalui jalur prestasi dengan modus menggantikan PNS yang meninggal dunia karena COVID-19.

Oi dan Raf memasang tarif yang beragam untuk satu posisi PNS, mulai dari Rp 25-150 juta. Sementara nilai kerugian dari 225 korban yang ditipu mencapai Rp 9,7 miliar. (Knu)

Baca Juga:

Anak Nia Daniaty Sebut Hanya Tawarkan Les, Bukan Jasa Penerimaan CPNS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komunitas UMKM Sukoharjo Deklarasi Gus Muhaimin Capres 2024
Indonesia
Komunitas UMKM Sukoharjo Deklarasi Gus Muhaimin Capres 2024

Warga yang tergabung dalam komunitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendeklarasi dukungan kepada Gus Muhaimin Iskandar sebagai Calon Presiden (Capres) Pemilu 2024

Lukas Enembe Tidak akan Hadir Pemeriksaan Karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis
Indonesia
Lukas Enembe Tidak akan Hadir Pemeriksaan Karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Gubernur Lukas Enembe untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.

Indonesia Ekspor Perdana Bahan Bakar Kapal Laut Ramah Lingkungan ke Singapura
Indonesia
Indonesia Ekspor Perdana Bahan Bakar Kapal Laut Ramah Lingkungan ke Singapura

Berbagai produk bahan bakar minyak (BBM) dan Non Bahan Bakar Minyak (NBBM) telah dihasilkan dari Kilang Pertamina Plaju dan telah didistribusikan ke berbagai pelosok tanah air hingga mancanegara.

Kasus Korupsi Pupuk, KPK Tahan Eks Dirjen Kementan
Indonesia
Kasus Korupsi Pupuk, KPK Tahan Eks Dirjen Kementan

Hasanuddin merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk hayati untuk pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada Kementan tahun anggaran 2013.

Pakar Tata Kota Harap DKI Prioritaskan Persoalan Polusi Udara seperti Banjir
Indonesia
Pakar Tata Kota Harap DKI Prioritaskan Persoalan Polusi Udara seperti Banjir

Kualitas udara ibu kota menjadi yang terburuk di dunia versi lembaga data kualitas udara IQ Air.

Utamakan Kenyamanan Tamu, Hotel JHL Solitaire Gunakan Robot Disinfektan Untuk Cegah Virus
Foto
Utamakan Kenyamanan Tamu, Hotel JHL Solitaire Gunakan Robot Disinfektan Untuk Cegah Virus

Robot melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke udara secara berkala dan beroperasi selama 12 jam setiap harinya di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang Banten

[HOAKS atau FAKTA]: Luhut dan Mahfud MD Tidak Divaksin dengan Alasan Usia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut dan Mahfud MD Tidak Divaksin dengan Alasan Usia

BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin COVID-19 Coronavac dari Sinovac bagi kelompok usia di atas 60 tahun

AS Diduga Gunakan Rudal Hellfire Modifikasi dalam Serangan terhadap Pemimpin Al Qaida
Dunia
AS Diduga Gunakan Rudal Hellfire Modifikasi dalam Serangan terhadap Pemimpin Al Qaida

Amerika Serikat (AS) menyatakan telah menewaskan pemimpin Al Qaida Ayman Al Zawahiri akhir pekan lalu.

[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Buah dalam Keadaan Perut Kosong Dapat Sembuhkan Kanker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Buah dalam Keadaan Perut Kosong Dapat Sembuhkan Kanker

Telah beredar melalui Telegram berisi informasi mengonsumsi buah saat perut kosong dapat menyembuhkan kanker.

 Digitalisasi jadi Isu Utama Bidang Pertanian dan Perikanan
Indonesia
Digitalisasi jadi Isu Utama Bidang Pertanian dan Perikanan

Munas dan Rakernas LKPN 2022 ini juga menjadi ajang silaturahim bagi para pengurus dari berbagai propinsi di Indonesia.