Mensos Juliari Diduga Catut Rp33 Ribu per Paket Bansos Menteri Sosial (Mensos) RI Juliari Peter Batubara saat diwawancarai awak media massa di Jakarta, Kamis, terkait Hari Disabilitas International (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menduga Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, diduga mencatut Rp33.000 dari nilai Rp300.000 perpaket bantuan sosial (bansos) untuk wilayah Jabodetabek.

"Kalau berapa kira-kira gambarannya per paket yang dikorup, dugaannya dari hitung-hitunganku adalah Rp28.000 ditambah Rp5.000 adalah Rp33.000," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, Jumat (11/12).

Baca Juga

Cari Pengganti Mensos dan Menteri KP, Jokowi Diminta tak Pilih Kader Partai

Dugaan Boyamin berbeda dengan hasil penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut Mensos Juliari meminta jatah Rp10.000

Menurut Boyamin, dugaan nilai yang dikorupsi politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu melebihi angka Rp10.000. Boyamin menelusuri dugaan tersebut dari survei harga barang yang beredar di pasaran.

"Jadi anggaran kan Rp300.000, terus dipotong Rp15.000 untuk transport, Rp15.000 untuk tas goody bag. Jadi seakan-akan pemborong mendapatkan Rp270.000. Kalau berdasarkan barang yang ada di lapangan yang diterima masyarakat senilai Rp188.000. Jadi artinya dugaan yang dikorupsi adalah Rp82.000," ungkap Boyamin.

Menteri Sosial Juliari P Batubara tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (6/12). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.
Menteri Sosial Juliari P Batubara tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (6/12). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Boyamin mengungkapkan, dalam program pengadaan bansos pemenang tender boleh mengambil keuntungan maksimal 20 persen. Adapun 20 persen dari Rp270.000 itu adalah Rp54.000.

"Dari selisih tadi, Rp82.000 dikurangi Rp54.000. Jadi kira-kira yang dikorup adalah per paket Rp28.000, itu untuk barang ya. Dan untuk goody bag juga ada sekitar Rp5.000 yang dikorup. Karena goody bag itu anggap saja harganya Rp 10.000 dari Rp 15.000. Jadi Rp28.000 ditambah Rp5.000 sekitar Rp33.000," jelas Boyamin.

Dengan demikian, menurut Boyamin dari Rp23.000 tersebut dapat menjadi bancakan untuk pejabat di Kementerian Sosial (Kemensos) dan para vendor.

"Jadi pemborong mengambil untungnya lebih dari 20 persen. Karena apa? Selain dugaan untuk bancakan antara pemborong dan pejabat senilai Rp23.000 tadi, karena udah dipotong untuk Mensos Rp10.000," kata Boyamin. (Pon)

Baca Juga

Jerat 2 Anak Buah Jokowi, KPK Dinilai Masih Punya Gigi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI: Operasi Yustisi Turunkan Penyebaran COVID-19 Sebesar 20 Persen
Indonesia
Wagub DKI: Operasi Yustisi Turunkan Penyebaran COVID-19 Sebesar 20 Persen

Hal itu diungkap Riza Patria dari hasil analisa para pakar dan para ahli.

Ajakan Jokowi Warga Bersikap Kritis Dianggap Hanya Candaan
Indonesia
Ajakan Jokowi Warga Bersikap Kritis Dianggap Hanya Candaan

Penahanan terhadap beberapa pengkritik pemerintah berimplikasi langsung pada keberanian warga untuk menyatakan pendapat.

Kapolri dan Panglima TNI Perintahkan Anak Buahnya Tak Takut Divaksin Corona
Indonesia
Kapolri dan Panglima TNI Perintahkan Anak Buahnya Tak Takut Divaksin Corona

Idham memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk tidak boleh ada lagi keraguan tentang vaksin asal Tiongkok itu.

Bekas Legislator PPP Irgan Mahfiz Jalani Sidang Suap Kamis Pekan Depan
Indonesia
Bekas Legislator PPP Irgan Mahfiz Jalani Sidang Suap Kamis Pekan Depan

Dalam perkara ini, lembaga antirasuah menduga Irgan Chairul Mahfiz menerima total Rp100 juta

Komnas HAM Sudah Panggil Firli Bahuri Cs soal TWK KPK
Indonesia
Komnas HAM Sudah Panggil Firli Bahuri Cs soal TWK KPK

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, M Choirul. Anam berharap pimpinan lembaga antirasuah dapat memenuhi panggilan yang dilayangkan pihaknya.

Flyover Tanjung Barat-Lenteng Agung Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh
Indonesia
Flyover Tanjung Barat-Lenteng Agung Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh

"Flyover U Turn (berputar) dapat memangkas baik dari segi jarak maupun waktu tempuh," kata Hari

Pemprov DKI Tegaskan Tak Ambil Nakes dari Luar Negeri
Indonesia
Pemprov DKI Tegaskan Tak Ambil Nakes dari Luar Negeri

Dalam waktu dekat ini juga, DKI Jakarta akan menerima nakes

Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini
Indonesia
Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini

Termasuk di lima willayah di DKI

103 Warga di Papua Meninggal akibat Terpapar COVID-19
Indonesia
103 Warga di Papua Meninggal akibat Terpapar COVID-19

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua menyatakan bahwa pada Kamis (1/10) ada tambahan empat warga meninggal dunia sehingga jumlah totalnya menjadi sebanyak 103 orang.

Limbah Medis COVID-19 Lebih dari 6 Ribu Ton, DKI Penyumbang Terbanyak
Indonesia
Limbah Medis COVID-19 Lebih dari 6 Ribu Ton, DKI Penyumbang Terbanyak

KLHK memberikan diskresi bagi rumah sakit yang memiliki insinerator